Latest Post

Account Assistant Account Officer Account Payable Account Receivable Accounting Accounting Case Study Accounting Certification Accounting Contest Accounting For Manager Accounting Manager Accounting Software Acquisition Admin Administrasi administrative assistant Administrator Advance accounting Aktiva Tetap Akuisisi Akun Akuntan Privat Akuntan Publik AKUNTAN. Akuntansi Akuntansi Biaya Akuntansi Dasar Akuntansi Management Akuntansi Manajemen Dan Biaya Akuntansi Pajak Akuntansi Perusahaan Dagang Akuntansi Perusahaan Jasa Akuntansi Syariah Akuntansi Translasi Akunting Analisis Transaksi Announcement Aplikasi Akuntansi archiving ARTICLES ARTIKEL Asumsi dasar Akuntansi Asuransi Aturan Pencatatan Akuntansi Audit Audit Kinerja Auditing Balance sheet Bank Basic Accounting Bea Cukai Bea Masuk Bidang Akuntansi Bukti Transaksi Buku Besar Calculator Capital Cara Pencatatan Akuntansi Career Cash Cash Flow Cat Certification Checker Checker Gudang COGS Collection Contest Corporate Social Responsibility (CSR) Cost Cost Analysis CPA CPA EXAM Credit Credit Policy Current Asset Custom Custom Clearence Dasar Akuntansi Data Debit Kredit Discount Diskon Distributor Dyeing Ekspor Engineering Etika Profesi & Tata Kelola Korporat Example Expense Export - Import FASB Finance FINANCIAL Financial Advisor Financial Control Finansial Foreign Exchange Rate Form FRAUD Free Download Freebies Fungsi Akuntansi GAAP GAJI Garansi Gift Goodwill Gudang Harga Pokok Penjualan Hotel HPP HRD IFRS Impor Import Import Duty Informasi Akuntansi International Accounting Investasi IT Jasa Jasa Konstruksi Job Vacant JUDUL SKRIPSI AKUNTANSI TERBARU Jurnal Khusus Jurnal Pembalik Jurnal Pembalik Dagang Jurnal Penutup Jurnal Penutup Dagang Jurnal Penyesuaian Jurnal Umum Kas Kas Bank Kas Kecil Kasus Akuntansi Kasus Legal Kasus Pajak Kepala Rekrutment Kertas Kerja Keuangan Knitting Komentar Komputer Konsolidasi Konstruksi Konsultan Laba-Rugi Laboratorium Lain-lain lainnya LANDING COST Laporan akuntansi Laporan Arus Kas Laporan Keuangan Laporan Keuangan Dagang Laporan Keuangan Jasa Laporan Laba Rugi Laporan Perubahan Modal laporan Rugi Laba Layanan Konsumen Lean Accounting Lean Concept Lean Manufacturing Legal Logistik Lowongan Kerja Accounting MA Accounting Macam Transaksi Dagang Management Management Accounting Manager Manajemen Manajemen Keuangan Manajemen Keuangan Manajemen Stratejik Manajer Manajer Administrasi Manfaat Akuntansi Manufaktur Marketing Matching Color Mekanisme Debit Mekanisme Kredit Mencatat Transaksi Merger metode fifo dan lifo Mid Level Miscellaneous Modal Neraca Neraca Lajur Neraca Saldo Neraca Saldo Setelah Penutupan Nerasa Saldo Office Operator Operator Produksi Paint PAJAK pajak pusat.pajak daerah(provinsi dan kabupaten) payroll Pelaporan Korporate Pemasaran Pembelian Pemberitahuan Pemindahbukuan Jurnal Pencatatan Perusahaan Dagang Pendapatan Pengakuan Pendapatan Pengarsipan Pengendalian Pengendalian Keuangan Pengertian Akuntansi PENGERTIAN LAPORAN KEUANGAN pengertian pajak PENGERTIAN PSAK PENGGELAPAN Pengguna Akuntansi Pengkodean Akun Penjualan Perbankan Perlakuan akuntansi Perpajakan Persamaan Dasar Akun Petty Cash Piutang Posting Buku Besar PPH PASAL 21 PPh Pasal 22 PPh Pasal 26 PPn PPn Import Prefesi Akuntansi Prinsip Akuntansi PRINSIP DASAR AKUNTANSI Produksi Profesi Akuntansi Professi Akuntan Profit-Lost Proses Akuntansi Proyek PSAK PSAK TERBARU PURCHASE Purchasing QA QC Quality Assurance Quality Control Quiz Rabat Rajut rangkuman Rebate Recruitment Recruitment Head Rekrutment Retail Retur Return Revenue Review Saldo Normal Sales Sales Representative Sejarah Akuntansi SERIE ARTIKEL Sertifikasi Shareholder Shipping Agent Shipping Charge siklus akuntansi Silus Akuntansi Dagang Sistem sistem akuntansi Sistem Informasi Sistem Informasi & Pengendalian Internal Soal dan Jawaban CPA SPI Spreadsheet Accounting Spreadsheet Gratis Staff Struktur Dasar Akuntansi Supervisor system pengendalian system pengendalian gaji Tax Taxation Teknik Tekstil Template Teori-teori Akuntansi Tinta Tip n Tricks TIPS AND TRICKS Tools Top Level Transaksi Keuangan Tutup Buku Ujian CPA UPAH update situs USAP Utilities Video Tutor Warehouse Warna warranty What Is New

 Dalam dunia industri istilah operator sangat sering dipakai Jobdesk Operator Produksi, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Operator Produksi

Dalam dunia industri istilah operator sangat sering digunakan, tidak hanya sering dipakai saja, posisi operator ini merupakan posisi yang bisa menampung banyak pekerja alasannya ialah hampir di seluruh ranah industri, operator ialah posisi yang membutuhkan pekerja paling banyak. Hal ini dikarenakan seorang operator merupakan posisi yang sangat vital dalam memilih produktivitas suatu perusahaan. Bagaimana tidak, dalam memulai sebuah produksi, operator ini merupakan posisi yang menghandle semua kerja produksi (sesuai bab dan divisinya tentunya) dari mulai penyiapan material produksi hingga proses finishing alias penyelesaian, semuanya dikerjakan oleh operator ini. Kata operator berasal dari bahasa inggris, Operate yang mempunyai arti, mengoperasikan. Operator itu sendiri bisa diartikan seseorang atau sekelompok orang yang mengoperasikan suatu alat kerja, baik berupa mesin, alat manual, maupun kendaraa. Sebenarnta kiprah operator ini berbeda beda sesuai dengan embel embel di belakang kata operator nya, misal, operator timbang, maka mungkin bisa diartikan kiprah utama dalam kesehariannya ialah melaksanakan proses timbang, begitu pula dengan posisi operator yang lain. Tapi dalam postingan kali ini akan dibahas secara umum saja kiprah operator produksi secara keseluruhan.

B. Tugas Operator Produksi

Dalam segala industri seorang operator produksi mempunyai kiprah yang sama meskipun secara spesifik cara kerja nya yang berbeda, untuk lebih jelasnya silakan dilihat urutannya di bawah ini ;

1. Briefing

Setiap akan memulai kerja, seorang operator diwajibkan untuk mengikuti briefing yang akan dipimpin oleh leader produksi. Karenanya jikalau seorang operator masuk jam 8 pagi, biasanya perusahaan mengharapkan durunya tiba 30 menit sebelumnya untuk mengikuti briefing yang bisa dibilang wajib. Hal ini dikarenakan, dalam briefing ini biasanya dibahas rencana kerja hari tersebut, target, dan review dari kerja dihari sebelumnya. Rencana kerja yang dibahas biasanya meliputi pembagian pekerjaan, pembagian mesin jaga, pembagian sasaran kerja dan lain lain. Di sebagian industri, pada dikala yang bersamaan di beberapa perusahaan biasanya juga diinformasikan isu penting lainnya yang masih berkaitan dengan pekerjaan dan perusahaan. Briefing biasanya ditutup dengan doa bersama.

2. Mengoperasikan mesin/alat/kendaraan yang menjadi tanggung jawabnya

Setelah dilakukan briefing, seorang operator akan memulai pekerjaannya sesuai bidangnya masing masing, misal, seorang operator mesin akan mulai menyalakan mesinnya dan bekerja sesuai perkerjaannya, begitupula seorang operator jahit ia akan mulai menyalakan mesin jahitnya sesuai dengan bagiannya. Dari awal kerja ini seorang operator sudah mulai menyalakan mesin sesuai dengan sasaran yang diberikan kepadanya. Tentu saja aspek yang harus diperhatikan ialah kecepatan mesinnya, alasannya ialah kecepatan operasi sebuah mesin berbanding lurus dengan kuantitas atau jumlah produksi yang dihasilkan.

3. Bekerja Sesuai SOP (Standard Operational Procedure)

Dalam bekerja, seringkali seorang operator tidak memperhatikan SOP (Standar Operational Procedure) yang sudah ditentukan perusahaan, SOP ini bahwasanya sangat penting alasannya ialah mencakup 

a. Pemeliharaan media kerja
Dengan mengikuti SOP yang ditentukan perusahaan, maka tata cara seorang operator dalam menjalankan mesin dan atau media kerja lainnya tidak akan asal asalan dan sesuai dengan prosedyr yang seharusnya. Misal, jikalau seharusnya pada dikala mengganti gear sebuah mesin harus dilumasi oli dulu dan seorang operator mengikutinya, Hal ini tentunya akan menciptakan mesin lebih infinit dibanding tidak memakai pelumas, padahal meskipun tidak pakai pelumas, mesin akan tetap jalan dan bisa beroprasi, tapi kemungkinan akan lebih cepat rusak.

b. Efisiensi material produksi
Jika mesin lancar dan tidak ada kendala, kemungkinan material atau materi produksi yang dipakai akan lebih efisien. Tapi jikalau tidak mengikuti SOP dan terjadi kerusakan mesin, kemungkinan material yang sudah dijalankan ialah 50:50, bisa dipakai atau bisa saja terbuang alasannya ialah kualitasnya jadi buruk.

c. Kualitas produksi yang dihasilkan
Dengan mengikuti SOP yang ditentukan perusahaan pada dikala bekerja, seorang operator tentu akan bisa menghasilkan produksi yang berkualitas sehingga lebih efektif dan efisien baginya dalam memenuhi target.

d. Keamanan (safety) bagi operator itu sendiri
Dengan mengikuti SOP yang ditenyikan perusahaan, seorang operator telah menjaga keselamatan difinya sendiri. Tidak bisa dipungkiri, SOP itu sendiri bahwasanya dibentuk untuk mengutamakan keselamatan pekerja.

4. Bekerja sesuai target

Perusahaan menerapkan sasaran kepada operator atau line produksi alasannya ialah berkaitan dengan deadline yang diminta oleh klien. Sebagai operator, tentunya harus berusaha untuk memenuhi sasaran produksi tersebut demi menjaga dapat dipercaya perusahaan.

5. Memberikan Informasi pada dikala pergantian shift

Sebagian perusahaan menerapkan bagan shift pada karyawannya demi mencapai sasaran produksi. Satu hari biasanya dibagi menjadi tiga shift dengan masing masing jam kerja 8 jam dipotong satu jam untuk istirahat. Kaprikornus jikalau shift pagi masuk jam 8.00 hingga jam 16.00, shift siang masuk jam 16.00 hingga jam 12 malam dan shift malam masuk jam 12 malam hingga jam 8.00 pagi. Pada dikala pergantian shift ini seorang operator harus memperlihatkan isu selengkap lengkapnya pada shift selanjutnya terkait order yang dijalankan, perubahan rencana kerja, target, kendala, dan lain lain.

6. Menjaga dan memelihara lingkungan kerja

Dalam bekerja, seorang operator haruslah menjaga dan memelihara lingkungan kerja nya yang meliputi, peralatan produksi, material mentah, sparepart, kebersihan mesin dan line, dan lain lain.

7. Membuat Laporan

Seperti hal wajib, seorang operator apapun di dunia industri haruslah menciptakan laporan dari kinerja yang ia lakukan sebagai materi analisa bagi leader produksi dan sebagai laporan untuk akunting produksi nantinya. Biasanya dalam laporan ini berisikan,
1. Kuantitas produksi yang dicapai
2. Jenis produk yang dihasilkan
3. Jam lembur
4. Keterangan pemanis lainnya

C. Tanggung Jawab Operator Produksi

1. Memastikan kinerjanya sesuai dengan yang telah ditentukan oleh perusahaan sesuai hasil briefing pagi
2. Memastikan segala sesuatu dikerjakan sesuai SOP ( standard operational procedure)
3. Memastikan sasaran yang ditentukan perusahaan tercapai dengan baik
4. Memastikan lingkungan kerja terjaga kerapihan dan kebersihannya
5. Memastikan shift selanjutnya memahami kiprah yang disampaikan dikala briefing
6. Menjaga Safety
7. Memastikan Laporan kerja dibentuk sebagai materi pertanggung balasan nantinya

D. Kualifikasi Operator Produksi

Sebuah perusahaan biasanya mencari kandidat operator produksi dengan kualifikasi pendidikan minimal SMU atau Sekolah Menengah kejuruan sederajat. Tapi biasanya Sekolah Menengah kejuruan lebih diminati. Hal ini biasanya dikarenakan lulusan Sekolah Menengah kejuruan lebih kompatible untuk bekerja alasannya ialah memang dipersiapkan untuk menjadi engineer. Berbeda dengan lulusan Sekolah Menengan Atas yang lebih cenderung ke administratif. Tapi ada juga beberapa perusahaan yang masih mendapatkan lulusan SD-SMP (biasanya garment). Dari segi pengalaman ada di kisaran 0 hingga 1 tahun pengalaman kerja. Kaprikornus bisa dibilang fresh graduate atau lulusan gres dengan pengalaman minim bisa bekerja menjadi operator produksi. Untuk tinggi tubuh biasanya perisahaan mematok 165 cm untuk tinggi tubuh laki-laki dan 150 cm untuk tinggi tubuh perempuan meskipun ada juga perusahaan yang tidak mempermasalahkan tinggi tubuh untuk menjafi operator di perusahaannya.

E. Kemampuan Khusus

Seorang operator produksi biasanya dibutuhkan untuk mempunyai kemampuan sebagai berikut ;
1. Memiliki ketahan fisik yang baik
2. Tidak buta warna
3. Mampu bekerja dengan target
4. Mampu berada dalam tekanan
5. Mampu bekerja dalam tim
6. Memiliki inisiatif 
7. Bersedia bekerja secara shift

Berikut itulah jobdesk, kiprah dan tanggung jawab seorang operator produksi di perusahaan industri dan manufaktur. Untuk melihat jenis jenis operator produksi lainnya bisa dilihat di Jenis-jenis Operator Produksi. Jika diras artikel ini bermanfaat silakan di share, jikalau terdapat kesalahan atau kekurangan silakan ditambahkan di kolom komentar.

Salam

Jobdesk Operator Permainan di Game Arena Jobdesk Operator Permainan di Game Arena, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Operator Permainan

Kembali membahas Jobdesk, kiprah dan tanggung jawab operator, kali ini yang akan dibahas ialah Operator Permainan yang biasanya bekerja di Game Area menyerupai Time Zone, Funworld, atau bahkan yang kelas besar menyerupai Dunia Fantasi atau Trans Studio. Sebelum membahas kiprah dan tanggung jawab operator permainan ini kembali perlu diingatkan bahwa kata operator itu sendiri berasal dari bahasa inggris, operate, yang artinya mengoperasikan, dilihat dari dasar katanya ini maka operator bisa diartikan seseorang atau sekumpulan orang yang mengoperasikan suatu alat kerja. Dalam hal ini operator permainan bisa diartikan seorang atau sekumpulan orang yang mengoperasikan alat alat dan mesin mesin permainan yang biasa ada di arena permainan. Untuk kiprah dan tanggung jawabnya, mari kita lanjut ke paragraf selanjutnya di bawah ini.


B. Tugas Operator Permainan

Dalam kesehariannya seorang operator permainan bertugas untuk ;

1. Menyalakan mesin permainan di awal kerja

Jam kerja seorang operator permainan biasanya berada di satu jam sebelum arena bermain dibuka untuk umum. Makara bila arena bermain dibuka mulai pukul 8, biasanya seorang operator permainan harus sudah mulai masuk maksimal pada pukul 7. Hal ini dikarenakan terkadang ada beberapa mesin yang harus dipanaskan terlebih dahulu. Makara pada dikala pelanggan tiba untuk mencoba mesin atau alat permainan  tersebut, mesin sudah siap dioperasikan dan pelanggan tidak perlu menunggu lagi. Mesin mesin atau alat permainan yang harus dipanaskan terlebih dahulu menyerupai ini biasanya ialah mesin mesin atau alat permainan berukuran besar atau membutuhkan energi listrik yang besar menyerupai halilintar, tornado, komidi putar, dan lain lain.

2. Menyalakan mesin atau alat permainan bagi pelanggan

Untuk mesin atau alat permainan yang tidak perlu dipanaskan terlebih dahulu menyerupai kuda kudaan atau kendaraan beroda empat mobilan kecil, operator permainan bertugas untuk membantu menyalakan alat permainan tersebut alasannya ialah biasanya pelanggan atau klien yang memakai alat alat tersebut ialah anak kecil. Biasanya media untuk menyalakan alat alat tersebut berupa koin atau kartu anggota yang bisa di isi ulang saldonya.

3. Mengecek aspek keamanan dan kenyamanan alat alat permainan

Setelah mesin atau alat bermain dinyalakan, seorang operator permainan harus melaksanakan pengecekan terhadap aspek keamanan bagi pelanggan menyerupai sabuk, helm, sarung tangan, pelampung, dan lain lain dengan jenis dan bentuk permainan yang berbeda beda. Dari segi kenyamanan, pastinya yang perlu diperhatikan ialah aspek pendukung lainnya menyerupai kondisi alat dan kebersihannya.

4. Melakukan pengecekan secara terencana terhadap alat alat tersebut

Terhadap alat alat permainan yang sudah ada, operator permainan juga bertugas melaksanakan perawatan yang diikuti dengan pengecekan secara terencana terhadap alat alat permainan yang sudah ada. Perawatan dan pengecekan secara terencana ini bertujuan untuk menghindari dan meminimalisir kesalahan alat yang menyebabkan kecelakaan yang dialami oleh pengunjung.

5. Memberikan pengarahan kepada pengunjung

Kepada pengunjung gres yang belum mengetahui tata cara dan persyaratan terkait penggunaan alat permainan, operator permainan bertugas untuk memperlihatkan pengarahan.

6. Menjaga kebersihan lingkungan kerja

Demi kenyamanan pelanggan, sudah sepatutnya operator permainan menjaga kebersihan lingkungan kerja dan memperlihatkan teguran secara moral terhadap pelanggan yang justru sebaliknya (tidak menjaga kebersihan).

7. Membuat laporan

Terkait kiprah tugas yang telah dilakukan, kiprah terakhir dari seorang operator permainan ialah menciptakan laporan yang akan dipertanggungjawabkan terhadap atasannya nanti. Dari laporan ini juga sanggup dilihat pencapaian dari kinerja operator tersebut selama batas waktu tenggang yang ditentukan olah perusahaan.

C. Tanggung Jawab Operator Permainan

Dalam melaksanakan kinerjanya, seorang operator permainan bertanggung jawab untuk
1. Memastikan kepuasan pengunjung dengan pelayanan yang prima
2. Memastikan kenyamanan pengunjung dengan menjaga dan memelihara peralatan kerja.
3. Memastikan kebersihan lingkungan kerja.
4. Memastikan sasaran yang ditentukan perusahaan terpenuhi dengan baik.
5. Memastikan laporan kerja terselesaikan dan diterima oleh atasan sebagai materi review.
6. Menjaga nama baik perusahaan.

D. Kualifikasi Operator Permainan
Untuk menjadi seorang operator permainan, biasanya diharapkan seorang kandidat dengan pengalaman minimal 0-1 tahun, artinya seorang fresh graduate pun sah sah saja untuk mengisi posisi ini alasannya ialah tingkat kesulitan kerja yang tidak begitu tinggi. Dari segi pendidikan, ijazah minimal untuk mengisi posisi ini biasanya Sekolah Menengan Atas sederajat.

E. Keahlian Khusus

Dari segi keahlian khusus, yang lebih diharapkan untuk mengisi posisi ini lebih cenderung ke sikap. Karakter yang ramah, supel, bisa mengikuti keadaan dengan pengunjung adala poin perilaku utama untuk mengusi posisi ini. Hal pendukung lainnya biasanya ialah mempunyai penampilan yang menarik, dan bersedia bekerja dengan sasaran dengan kondisi dibawah tekanan.

Berikut itulah jobdesk, kiprah dan tanggung jawab operator permainan  yang bisa dipaparkan. Jika dirasa artikel ini bermanfaat silakan dishare, kalau terdapat kesalahan atau kekurangan silakan ditambahkan di kolom komentar.

Salam

 Operator QC yaitu serpihan yang menangani pengelolaan kualitas dalam suatu proses produksi Jobdesk Operator QC di Manufaktur, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Operator QC di Manufaktur

Operator QC yaitu serpihan yang menangani pengelolaan kualitas dalam suatu proses produksi di perusahaan manufaktur. Secara bahasa QC yaitu akronim dari Quality Control yang mempunyai arti kontrol kualitas atau pengelolaan kualitas. Dalam hal ini harus dipahami dulu perbedaan antara Quality Control dengan Quality Assurance (Penjaminan kualitas). Quality assurance lebih cenderung ke bentuk akreditasi terhadap suatu produk bahwa produk tersebut terjamin secara kualitas, sedang Quality Control lebih ke bagaimana proses produksi suatu barang sanggup menghasilkan kualitas produk yang sanggup lolos di Quality Assurance. Tapi lantaran terkadang banyak hal yang terlalu merumitkan, perusahaan manufaktur seringkali menyatukan kedua kiprah ini menjadi kiprah satu orang, yaitu Operator Quality Control. Karenanya dalam pembahasan kiprah dan tanggung jawab operator qc ini akan ada beberapa kiprah qa (quality assurance) yang dimasukkan. Untuk lebih lengkapnya silakan lanjut ke paragraf selanjutnya.


B. Tugas Operator Quality Control

Dalam kesehariannya seorang operator QC diharuskan melaksanakan hal-hal yang tentunya sangat teliti dan penuh tanggung jawab ibarat ;

1. Briefing 

Briefing atau meeting pagi yaitu sebuah keharusan di dunia industri, terutama untuk para pekerja yang bekerja di line produksi yang tentunya menjadi titik awal produksi suatu perusahaan. Dalam briefing pagi, biasanya akan dibahas schedule kerja hari tersebut, review dari shift sebelumnya dan info penting lain terkait urusan kerja pada hari tersebut. Karenanya jikalau seorang operator tidak menghadiri briefing pagi, tentunya ia akan kebingungan lantaran ia tidak mengetahui secara lengkap info terkait pekerjaan hari tersebut. Dalam hal ini operator QC (Quality Control) juga mempunyai kans yang sama lantaran mereka merupakan salah satu serpihan dari line produksi yang bertanggung jawab dalam kualitas dan kuantitas produksi. Dalam hal ini, perusahaan terkadang hanya menyebut operator QC sebagai operator produksi juga dikarenakan kesamaan mereka di line produksi. Tapi ada juga beberapa perusahaan yang memang membedakan secara signifikan antara operator produksi dengan operator QC meskipun pada kenyataannya, kiprah mereka selintas memang terlihat sama.

2. Melihat Task Schedule

Setelah melaksanakan briefing pagi, Operator Quality Control pribadi berkumpul dengan sub leader QC, atau leader QC untuk meminta WPS (work planning sheets). Istilah perusahaan berbeda beda dalam menamai WPS ini, ada yang dinamai Plan Sheets saja, ada Agenda Kerja, ada Task Schedule, dan lain lain. Tapi pada dasarnya sama saja lantaran di dalam WPS ini berisikan kegiatan kerja yang harus dilakukan oleh operator QC pada hari itu. Dari WPS ini operator QC sanggup melihat poin poin ibarat ;

a. Target
Target apa saja yang harus tercapai pada hari itu.

b. Material
Produk apa saja yang harus dicek pada hari tersebut, mana yang harus didahulukan, mana yang tidak harus didahulukan, mana yang tidak lolos, mana yang lolos, mana yang audah di cek, mana yang belum di cek, dan lain lain.

c. Kendala
Selain dua hal di atas, dari WPS ini seorang operator QC sanggup menemukan apa saja hambatan dari pengecekan hasil produksi sebelumnya.

3. Melakukan pengecekan hasil produksi

Setelah selesai dengan dua poin penting di atas, kiprah operator QC selanjutnya berlanjut pada kiprah mereka yang paling utama yaitu melaksanakan pengecekan terhadap hasil produksi. Tentunya anda tahu bahwa hasil produksi disini sanggup berbeda beda tergantung bidang perjuangan dari perusahaan masing masing, ada yang memproduksi sparepart, kendaraan, elektronik, kain, gerabah, dan lain lain. Lepas dari jenis produksi perusahaan, intisari dari kiprah operator QC ini yaitu melaksanakan pengecekan secara menyeluruh dan mendetail terhadap hasil produksi ini. Bagaimana cara mengeceknya? Anda tidak usah khawatir akan ketidaktahuan, lantaran setiap perusahaan akan mempunyai standarisasi masing masing. Standarisasi ini biasanya dibukukan atau setidaknya dibentuk semacam poster di sekitar daerah anda bekerja. Dengan mengacu pada standarisasi dari perusahaan ini anda sanggup memilih mana yang lolos dan mana yang tidak. 

4. Menyortir hasil produksi yang lolos dengan yang tidak lolos

Setelah melaksanakan pengecekan secara menyeluruh dan mendetail terhadap hasil produksi, selanjutnya operator QC harus melaksanakan penyortiran terhadap material hasil produksi yang telah dicek, jadi disini anda akan menemukan tiga jalur atau tiga daerah untuk menyimpan hasil sortir
- Jalur pertama yaitu jalur untuk material atau hasil produksi yang lolos
- Jalur kedua yaitu jalir untuk hasil produksi yang tidak lolos dengan kegagalan dibawah 50%, dalam artian, produk ini sanggup diperbaiki dalam waktu yang singkat.
- Jalur ketiga yaitu jalur untuk material dan hasil produksi yang kegagalannya diatas 50%, sanggup dikatakan harus di daur ulang, atau mungkin bila diperbaiki akan memakan waktu yang sangat lama. Dalam pembagian jalur atau daerah ini tentunya anda harus sanggup memastikan bahwa anda benar benar mengikuti SOP (Standard Operational Procedure) alias standarisasi yang telah ditentukan oleh perusahaan. Untuk barang barang yang bersifat ambigu atau anda ragu akan kerusakannya, akan lebih baik jikalau anda mengambil kemungkinan terburukbdari produk tersebut. Kaprikornus jangan ambil resiko dan mengorbankan karir anda hanya lantaran sebuah kesalahan kecil atas nama kemungkinan atau perasaan anda.

5. Menemukan kesalahan atau penyebab tidak lolos secara detail

Setelah berhasil menemukan produk mana saja yang lolos dengan yang tidak lolos Quality Control, dari sini anda pastinya akan sangat paham mengenai alasannya sebab suatu produk tidak anda loloskan. Sebab alasannya ini harus anda analisa dengan baik dan jangan hingga lupa, minimal anda harus menandai atau memperlihatkan note pada setiap barang yang tidak diloloskan sebagai materi analisa dan investigasi nantinya. Tidak sembarangan lantaran terkadang hal ini menjadikan konflik dengan operator produksi yang memproduksi barang yang tidak anda loloskan jikalau anda tidak tahu secara mendetail penyebab barang tersebut tidak anda loloskan.

6. Menemukan solusi untuk produk yang gagal

Tidak hanya menemukan cacat atau kesalahan dari suatu hasil produksi, operator QC juga harus memperlihatkan solusi kepada operator produksi terkait kesalahan yang mengakibatkan hasil produksi menjadi cacat atau tidak lolos. Hal ini juga merupakan salah satu kiprah dari operatot QC ini. Demi efisiensi dan efektifitas kerja di line produksi, kerjasama dan koordinasi yang baik sangat diharapkan untuk mencapai sasaran produksi yang ditentukan perusahaan.

7. Membuat laporan kerja

Setelah semua kiprah terealisasi dengan baik, kiprah operator QC selanjutnya yaitu sama dengan operator produksi yaitu menciptakan dan menyusun laporan kinerja sebagai materi pertanggungjawaban nantinya. Laporan ini berisikan sasaran yang dicapai dan info penting lainnya terkait kondisi produksi, agenda, kendala, dan lain lain.

8. Berkoordinasi antar shift

Tugas operator QC yang terakhir yaitu melaksanakan koordinasi dengan shift lain terkait pekerjaan yang telah dilakukan dan info lainnya. Kordinasi antar shift ini sangat penting untuk dilakukan lantaran akan menghasilkan efisiensi kerja.

C. Tanggung Jawab Operator QC di Manufaktur

1. Memastikan kinerja sesuai WPS (work plan sheet)
2. Memastikan barang hasil produksi di cek dengan baik
3. Memastikan barang yang tidak lolos cek diketahui kesalahan dan cara menanggulangi nya
4. Memastikan koordinasi dengan shift lain terealisasi dengan baik
5. Memastikan laporan kerja dibentuk sempurna waktu
6. Memastikan sasaran produksi tercapai dengan maksimal
7. Menjaga nama baik perusahaan

D. Kualifikasi Operator QC di Manufaktur

Untuk menjadi operator QC di manufaktur biasanya diharapkan kandidat dengan pendidikan minimal diploma 3 atau D3, tapi tak jarang perusahaan hanya mematok pendidikan Sekolah Menengan Atas atau Sekolah Menengah kejuruan untuk mengisi posisi ini. Pengalaman minimal 1 tahun di bidang yang sama akan sangat membantu untuk anda yang berencana mengisi posisi sebagai operator QC.

E. Keahlian Khusus

Untuk menjadi seorang operator QC biasanya diharapkan kandidat yang teliti dan mempunyai pengetahuan mengenai produk yang di cek. Selain itu fokus yang tinggi dan daya tahan badan yang besar lengan berkuasa juga sangat diharapkan untuk mengisi posisi ini.

Berikut itulah jobdesk, kiprah dan tanggung jawab operator QC yang sanggup kami jelaskan, jikalau dirasa artikel ini bermanfaat silakan di share, jikalau terdapat kesalahan atau kekurangan, silahkan ditambahkan di kolom komentar.

Salam

 Manager Administrasi atau dalam Bahasa Inggris disebut Administration Manager Jobdesk Manajer Administrasi, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Sekilas Tentang Manajer Administrasi

Manager Administrasi atau dalam Bahasa Inggris disebut Administration Manager, merupakan salah satu posisi yang vital dalam suatu perusahaan. Seperti diketahui gotong royong level sekelas Manager yaitu posisi decision maker, atau pembuat keputusan. Kaprikornus tanggung jawab yang di emban oleh pegawai kelas manager ini tentu lebih besar, Tak heran bila honor pegawai sekelas manager sangatlah besar. Pastinya anda tahu bahwa yang disebut dengan manajemen yaitu segala hal yang berkaitan dengan kelengkapan berkas dan pendataan serta persyaratan lainnya demi menunjang suatu proses kerja. Dan manager berasal dari bahasa inggris, manage yang berarti mengatur. Kaprikornus pengertian manajer manajemen secara harfiah mungkin sosok yang melaksanakan pengambilan keputusan atau menciptakan aturan secara terencana terkait kelengkapan, pendataan, dan pemenuhan syarat dari berkas berkas yang mempunyai kegunaan untuk menunjang sebuah proses kerja.

B. Tugas Manajer Administrasi

Melakukan Perencanaan Proses Kerja

Dalam kesehariaannya di perusahaan, Tugas utama seorang manajer manajemen yaitu mlakukan perencanaan dan koordinasi dengan pihak pihak lain di perusahaan terkait mekanisme dan sistem manajemen yang diterapkan serta dan merancang cara untuk merampingkan proses demi efisiensi perusahaan.

Melakukan Perekrutan Pegawai

Selain kiprah utamanya di atas, seorang manajer manajemen juga mempunyai kiprah untuk melaksanakan perekrutan dan training pegawai biar mempunyai kemampuan sesuai dengan yang diperlukan oleh perusahaan. Selain itu Manager Administrasi juga mempunyai kiprah untuk mengatur pembagian tanggung jawab bagi tiap tip pegawai dan pembagian posisi ruang kantor. 

Melakukan Penilaian atas Kinerja Pegawai dan Melakukan Evaluasi

Tugas lainny dari seorang manajer manajemen yaitu melaksanakan penilaian terhadap kinerja pegawai dan melaksanakan penilaian biar terjadi filtering secara alami bagi pegawai yang mempunyai kans untuk maju dan bertahan di perusahaan dengan karyawan yang itdak mempunyai kans. Bisa juga dengan memperlihatkan pengarahan dan pendidikan secara mendalam terhadap karyawan yang mempunyai potensi namun belum menemukan momentum yang tepat.

Memastikan Ketersediaan Data

Dalam dunia kerja dalam ranah industri apapun, data dan inormasi yaitu al yang sangat pentng sebab aneka macam proses kerja perusahaan yang bergantung pada info ini. Manager Administrasi bertugas untuk memastikan ketersediaan arus info ini untuk memfasilitasi operasi bisnis perusahaan lainnya.

Mengelola Dadwal dan Tenggat Waktu

Dalam hal manajemen terkadang ada hambatan yang terjadi kiprah manajer manajemen selanjutnya yaitu melaksanakan pengelolaan agenda processing data ini biar tidak melewati sasaran atau tengat waktu yang ditentukan.

Mengelola akomodasi dan inventoris

Dalam perusahaan, akomodasi dan inventoris yang disediakan oleh perusahaan yaitu poin yang sangat penting. Dalam hal ini, seorang manajer manajemen mempunyai kiprah untuk memantau persediaan perlengkapan kantor dan melaksanakan pembelian akomodasi atau inventoris gres dengan memperhatikan batasan anggaran.

Memantau biaya pengeluaran dan membantu penyusunan anggaran

Bersama dengan manajer dari divisi lainnya, seorangmanajer manajemen saling pundak membahu untuk menekan pengeluaran perusahaan dan memastikan penyusunan anggaran perusahaan kedepannya terorganisir dengan baik dan tidak merugikan perusahaan.

Memastikan operasi manajemen mematuhi kebijakan dan peraturan

Meskipun dibantu oleh para staff yang mempunyai keahlian mumpuni,seorang manajer manajemen mempunyai kiprah untuk melaksanakan penelitian dan pengawasan terhadap pegawainya biar kinerja dan proses pengerjaan manajemen sesuai dengan kebijakan dan aturan perusahaan.

C. Tanggung Jawab Manajer Administrasi.

  • Memastikan Perencanaan Proses Kerja Tersediadan Bisa Dipertanggung jawabkan
  • Memastikan Proses Perekrutan Pegawai Berjalan lancar dan Pegawai yang direkrut sesuai dengan ekspektasi perusahaan.
  • Memastikan Kinerja Pegawai sesuai dengan ekspektasi perusahaan
  • Memastikan Ketersediaan Data
  • Memastikan Pengelolaan Jadwal dan Tenggat Waktu manajemen sesuai dengan yang ditargetkan.
  • Memastikan akomodasi dan inventoris perusahaan terjaga dengan baik.
  • Memastikan biaya pengeluaran dan penyusunan anggaran seefisien mungkin.
  • Memastikan operasi manajemen mematuhi kebijakan dan peraturan

D. Kualifikasi Manajer Aministrasi

Manajer manajemen yang hebat dan diinginkan oleh perusahaan diharuskan mempunyai kemampuan komunikasi dan organisasi yang baik. Kandidat yang berpengalaman dalam mekanisme dan kebijakan departemen manajemen akan menjai kandidat yang ideal untuk mengisi posisi ini. Seorang Manager Administrasi diharapakan secara aktif bisa menemukan cara gres untuk melaksanakan pekerjaan dengan lebih efisien. Tujuannya yaitu untuk memastikan semua aktivitas pendukung dijalankan secara efisien dan efektif sehingga memungkinkan operasi lain berfungsi dengan baik dan sinergis.
Untuk poin lain biasanya akan dicari kandidat yang mempunyai pengalaman sebagai manajer manajemen atau minimal di kelas supervisor serta  mempunyai pemahaman mendalam wacana mekanisme manajemen kantor dan kebijakan departemen dan aturan hukum yang terkait.  Memahami dengan baik prinsip pengelolaan keuangan dan akomodasi kantor juga bisa menjadi poin tambahan.
Secara non teknis lainnya, seorang manajer manajemen diperlukan mempunyai pikiran analitis dengan kemampuan untuk memecahkan problem secara sempurna dan  kemampuan organisasional dan multitasking yang sangat baik. Serta mempunyai jiwa kepemimpinan. Untuk segi pendidikan, seorang kandidat dengan strata pendidikan minimal S1 atau lebih di jurusan manajemen Bisnis akan lebih dipertimbangkan. Jurusn lain dengan pengalaman di bidang yang sama juga bisa mencoba mengisi posisi ini.

Itulah deskripsi singkat mengenai kiprah dan tanggung jawab manajer Administrasi. Jika dirasa artikel ini bermanfaat silakan dishare, bila terdapat kesalahan atau kekurangan, silakan ditambahkan di kolom komentar.
 
Salam

 Administrative Assistant yaitu bab yang sangat penting dalam sebuah perusahaan dalam  Jobdesk Administrative Assistant, Tugas dan Tanggung Jawab


Administrative Assistant yaitu bab yang sangat penting dalam sebuah perusahaan dalam skala apapun. Kata Administrative Assistant ini sendiri berasal dari kata bahasa Inggris, Administrative dan Assistant, Adminitrative berasal dari kata administration yang mempunyai arti sama dalam bahasa indonesia, dan bila diartikan secara harfiah, administrative mempunyai makna segala hal yang berkaitan dengan manajemen dan pemberkasan. Sedangkan assistant berasal dari kata assist yang mempunyai arti membantu atu menunjang. Kaprikornus posisi administrative assistant bisa diartikan sebagai posisi yang membantu atau menunjang biar proses manajemen dalam suatu perusahaan bisa berjalan dengan baik sesuai dengan jadwal dan usul perusahaan. Posisi ini juga hampir sama dengan posisi Executive Administrative Assistant.

Deskripsi Singkat pekerjaan

Administrative Assistant akan diarahkan untuk melaksanakan banyak sekali kiprah manajemen termasuk menunjukkan proteksi kinerja kepada manajer dan karyawan lainnya, membantu kebutuhan kantor sehari-hari dan mengelola acara manajemen umum perusahaan.

Tanggung Jawab

Tanggung jawab Administrative Assistant mencakup pembuatan pengaturan perjalanan dan pertemuan, menyiapkan laporan dan memelihara sistem pengarsipan yang sesuai. Kandidat yang ideal harus mempunyai kemampuan komunikasi mulut dan goresan pena yang baik dan sanggup mengatur pekerjaan mereka dengan memakai alat, menyerupai MS Excel dan peralatan kantor. Jika Anda juga mempunyai pengalaman sebelumnya sebagai Sekretaris atau ajudan manajemen Eksekutif dan sesuai dengan ranah industri yang dibutuhkan, hal iniakan sangat menguntungkan bagi anda. Pada intinya, Administrative Assistant yang sukses harus memastikan operasional kantor menjadi lebih efisien dan lebih lancar.

Tugas Administrative Assistant

Dalam menjalani pekerjaannya ada beberapa kiprah yang harus dikerjakan oleh seorang administrative assistant diantaranya ;
  • Menangani usul manajemen dan pertanyaan dari manajer senior
  • Mengorganisir dan menjadwalkan komitmen temu dengan klien atau pihak yang terkait dengan manajemen perusahaan.
  • Merencanakan rapat dan menuliskan poin poin penting yang terjadi selama rapat.
  • Menjawab dan menelepon klien secara langsung
  • Mengatur dan menjadwalkan komitmen temu
  • Menulis dan mendistribusikan email, memo korespondensi, surat, faks dan formulir
  • Membantu dalam penyusunan laporan terencana secara teratur
  • Mengembangkan dan memelihara sistem pengarsipan
  • Memperbarui dan memelihara kebijakan dan mekanisme kantor
  • Memesan perlengkapan kantor dan meneliti penawaran dan pemasok baru
  • Menjaga daftar kontak perusahaan
  • Memesan pengaturan perjalanan
  • Menyerahkan dan menyesuaikan laporan pengeluaran
  • Memberikan proteksi umum kepada klien
  • Bertindak sebagai titik kontak untuk klien internal dan eksternal
  • Berhubungan dengan ajudan manajemen administrator dan senior untuk menangani usul dan usul dari para manajer senior

Persyaratan


  • Memiliki pengalaman sebagai ajudan administrasi, ajudan virtual atau ajudan admin kantor
  • Memiliki pengetahuan wacana sistem dan mekanisme manajemen kantor
  • Memiliki pengetahuan wacana peralatan kantor, menyerupai printer dan mesin faks
  • Mahir dalam mengoperasikan MS Office (MS Excel dan MS PowerPoint, khususnya)
  • Memiliki keterampilan dalam manajemen waktu yang sangat baik dan kemampuan untuk memprioritaskan pekerjaan
  • Suka terhadap terhadap hal hal yang detail dan Memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah
  • Memiliki kemampuan komunikasi tertulis dan verbal yang baik
  • Keterampilan organisasi yang berpengaruh dengan kemampuan multi tasking

Pendidikan

Minimal Lulusan SMA, D3 atau S1 lebih diutamakan, Pengalaman dan Kualifikasi komplemen sebagai Asisten Administrasi atau Sekretaris akan menjadi nilai tambah


PPn Import sanggup dikreditkan terhadap kewajiban PPn, yaitu dengan memasukkan unsur PPn Import ini pada Surat Pemberitahuan Masa (SPM) PPn.
(Mengenai cara menghitung PPn Import silahkan baca : Import Tax Calculation - Menghitung Pajak Import [-baca-] ). Yang dibawah ini ialah CARA MENGKREDITKAN PPn IMPORT.


Contoh perkara :

Atas Import materi penolong dari china, dikenakan PPn Import sebesar Rp 1,500,000,- dan telah dilunasi, pada kala (bulan) yang sama, terjadi :

Penjualan Lokal sebesar : Rp 345,761,500,
sehingga Faktur Pajak Keluarannya : Rp 34,576,150,-

Pembelian Bahan Baku sebesar : Rp 128,035,710,
sehingga Faktur Pajak Masukannya : Rp 12,803,571,-

PPn Import sebesar Rp 1,500,000

Maka PPn terhutangnya = 34,576,150 – 12,803,571 – 1,500,000 = Rp 20,272,579,- dibulatkan menjadi Rp 20,272,500,-


Cara memasukkan PPn Import ke SPM PPn :

PPn Import yang sebesar Rp 1,500,000 diatas dimasukkan ke dalam Formulir 1195 SPM PPn abjad 1.3.1, kolomPada Bulan Ini”, sedangkan akumulasinya dimasukkan pada kolom “s.d. Bulan Ini” perhatikan screen shoot di bawah :


 sanggup dikreditkan terhadap kewajiban PPn MENGKREDITKAN  PPn IMPORT-baca-]
Mengkreditkan PPh Import (Pasal 22) [-baca-]
Pengantar Bea Masuk [-baca-]
Import Duty Calculation - Menghitung Bea Masuk
[
-baca-]
Memahami Harmonized System (HS)
[
-baca-]
Pembebasan Bea Masuk, Kredit PPn & PPh Import
[
-baca-]


Penggunaan Sistem Manajemen Biaya Untuk Efisiensi

Manajemen jikalau ditinjau sebagai suatu proses yaitu merupakan suatu rangkaian tahap kegiatan yang diarahkan pada pencapaian tujuan dengan memanfaatkan semaksimal mungkin sumber-sumber yang ada dan tersedia semoga segala sesuatunya dapat dilakukan dengan seefisiensi mungkin.

Berbicara mengenai efisiensi, tidak terlepas dari permasalahan administrasi biaya. Sistem administrasi biaya terdapat dua kata yaitu sistem dan administrasi biaya. Sistem yang berarti struktur (adanya elemen – elemen yang menjawab pertanyaan “apa itu sistem?”) dan proses (elemen – elemen yang dibuat menjadi sebuah sistem). Sementara administrasi biaya itu sendiri yaitu proses yang sistematis dari segala kegiatan acara perusahaan yang memerlukan biaya tidak sedikit / banyak demi kepentingan organisasi / perusahaan dimasa yang akan datang.

Sistem administrasi biaya yaitu suatu kerangka kerja suatu perusahaan / acara perusahaan yang salalu dibarengi dengan biaya untuk operasional perusahaan yang menunjang masa depan organisasi / perusahaan. Penggunaan sistem administrasi biaya bagi perusahaan sangatlah penting dan diharapkan dalam kelangsungan / keberhasilan perusahaan yang akan datang dengan mengoptimalisasikan segala sesuatunya baik dari dalam internal perusahaan maupun dari luar perusahaan yang dilakukan secara efektif dan seefisiensi mungkin.

 Bagi anda yang gres mencoba melamar pekerjaan Jobdesk Operator Dyeing, Tugas dan Tanggung Jawab

Mengenal Departemen Dyeing

Bagi anda yang gres mencoba melamar pekerjaan, salah satu pekerjaan yang sangat potensial untuk anda coba lamar ialah operator dyeing. Tahukah anda apa itu operator dyeing? Operator Dyeing ialah orang yang bekerja di penggalan dyeing yang ada di perusahaan tekstil biasanya. penggalan dyeing ini sendiri biasanya ialah penggalan pewarnaan. Baik itu pewarnaan kain ataupun pewarnaan benang. Bagian Dyeing ini sendiri terbagi menjadi beberapa sub penggalan yang tidak kalah penting dibandingkan penggalan lain dan masing masing penggalan saling bersinergis dengan penggalan lainnya menyerupai diantaranya ialah di bawah ini:

  1. Bagian Laboratorium Warna
  2. Bagian Obat/Chemical
  3. Bagian Celup
  4. Bagian Coating
  5. Bagian Stenter
Makara jikalau anda melamar pada penggalan operator dyeing, maka ada beberapa kemungkinan posisi yang akan anda isi diantara ke - 5 posisi di atas.

Di perusahaan tekstil sendiri, penggalan dyeing merupakan salah satu penggalan yang sangat vital dan tidak sanggup dikesampingkan. Posisinya begitu penting hasilnya orang yang mengisi penggalan dyeing ini sendiri ialah orang orang yang sudah berpengalaman biasanya.

Tugas Operator Dyeing

Jika kita mengesampingkan beberapa sub penggalan yang ada di dalam departemen dyeing, maka kiprah seorang operator dyeing sanggup dikategorikan sebagai berikut di setiap harinya.

1. Melakukan Meeting Pagi dan Serah Terima Shift

Pada setiap kedatangannya, semua operator di penggalan dyeing akan melaksanakan meeting dan setelahnya mereka melaksanakan change shift atau serah terima shift. Pastinya anda tahu bahwa operator dyeing bekerja dalam sistem shift. Biasanya 3 shift dalam satu hari dengan waktu 8 jam per shift, tapi ada juga yang dua shift dalam satu hari dengan waktu 12 jam per shift. masing masing shift biasanya mempunyai job yang sama dengan shift lainnya dan shift lain akan melanjutkan kinerja dari shift sebelumnya. inilah yang dimaksud dengan change shift atau serah terima shift. Sedangkan meeting pagi disini bertujuan untuk membahas mengenai sasaran dan pekerjaan pada hari tersebut. Biasanya meeting dilakukan sebelum shift dimulai. hasilnya setiap operator harus tiba sebelum jam kerja dimulai.

2. Melihat WPS (Work Plan Sheet)

Work Plan Sheet atau biasa disingkat WPS ialah lembaran kertas yang berisikan job pada hari tersebut. Anda harus memulai pekerjaan dengan melihat WPS ini di setiap harinya. Perlu anda tahu, setiap perusahaan menciptakan istilah yang berbeda beda mengenai WPS ini. Ada yang menyebutnya rencana kerja (RK), Pekerjaan Harian (PH), dan lain lain. Makara anda jangan terlalu kaku dengan istilah istilah menyerupai ini sebab seringkali istilah menyerupai ini hanya menciptakan galau saja. Di dalam WPS ini biasanya terdapat pemberitahuan dri PPIC perihal berapa order (target) yang harus tercapai pada hari tersebut, berapa usang order tersebut akan dilaksanakan, Berapa jumlah materi yang diperlukan dan jenis bahannya apa saja, dan lain lain. Anda hanya perlu membacanya dan memastikan kalau WPS tersebut terealisasi dengan baik.

3. Menyiapkan Bahan Bahan Yang Dibutuhkan Dalam Proses Dyeing

Selanjutnya anda harus menyiapkan materi bahan yang diperlukan dalam proses dyeing yang sudah terlampir di dalm WPS. Barang barang ini sanggup anda dapatkan di gudang, tentunya ada mekanisme untuk mendapatkannya dan mekanisme ini harus diadaptasi dengan kebijakan perusahaan daerah anda bekerja. Tapi secara umum, materi bahan yang diperlukan dalam proses dyeing ialah :

a. Formula Warna
Formula warna ini sanggup anda dapatkan dari Laboratorium Warna dengan berkoordinasi pada operator Matching Color. Formula warna ini harus anda aplikasikan pada mesin dyeing yang dipakai dan anda sanggup mendapat materi bahan untuk formula yang diperlukan di gudang obat pada masing masing divisi dyeing.

b. Raw Material
Bahan kedua yang diperlukan dan harus anda dapatkan pada hari tersebut ialah Raw Material atau materi mentah. dalam hal ini materi mentah yang diperlukan berbeda beda sesuia dengan WPS yang berlaku. Jika yang akan dicelup ialah benang, maka anda harus mencari benar yang diminta dan jikalau yang diperlukan ialah kain, maka anda harus menemukan kain yang diminta. di beberapa perusahaan, ada penggalan pengatur benang dan kain menyerupai ini sehingga operator hanya tinggal melaksanakan pencelupan saja.

c. Pallet
Pallet ini harus anda sediakan sebelum proses selesai sebab materi bahan yang sudah dicelup nantinya akan disimpan di atas pallet sebelum di bawa ke penggalan lainnya.

4. Proses Pencelupan

Proses pencelupan merupakan proses pamungkas di dalam proses dyeing ini. Artinya, proses ini merupakan proses utama yang menjadi kewajiban departemen dyeing. Dalam proses ini formula warna akan dimasukkan ke dalam mesin celup bersama dengan air dan cairan kimia lainnya. kemudian operator produksi atau operator dyeing akan memasukkan materi yang akan di celup sesuai dengan mekanisme yang diberlakukan perusahaan.

Perlu anda ketahui, dalam departemen dyeing ini ada dua jenis mesin celup yakni mesin celup kain dan mesin celup benang. Jika anda masuk ke penggalan celup kain, maka anda akan menemukan mesin berukuran ekstra besar dengan beberapa bak dal roll. Kolam inilah yang menjadi daerah mencelup kain kain tersebut. Sedangkan untuk mesin celup benang, ukurannya lebih kecil dan biasanya mempunyai feeder atau daerah manggantungkan cones (gulungan benang).

5. Proses Clearing

Setelah benang atau kain selesai di celup, proses selanjutnya yang akan dilakukan oleh seorang operator dyeing ialah proses clearing yakni proses permbersihan senyawa kimia dari kain atau benang yang sudah dicelup. Ada cairan khusus yang dipakai untuk proses ini.

6. Proses Coating

Secara umum, proses coating ini tidak selalu dikaukan. proses coaling ialah proses laminasi untuk menciptakan kain menjadi anti air menyerupai contohnya kain jas hujan atau kain payung. Tidak semua kain membutuhkan proses coating menyerupai ini. tapi mungkin akan bermanfaat jikalau anda tahu bahwa proses coating ini biasanya disatukan di departemen dyeing pada perusahaan tekstil meskipun tidak semua melakukannya. ada juga yang mengakibatkan departemen coating sebagai departemen yang independen.

7. Proses Stenter

Tugas operator dyeing selanjutnya ialah melaksanakan proses stenter. Proses stenter merupakan proses yang terakhir di dalam departemen dyeing. Mungkin terdengar keren dalam istilah stenter. tapi perlu anda tahu kalau proses stenter ini tidak ubahnya menyerupai proses setrika saja. hanya saja mesin yang dipakai tidak menyerupai setrika rumahan pada umumnya.

Itulah beberapa proses yang menjadi kiprah dari seorang operator dyeing yang mungkin sedang anda coba untuk lamar.

Tanggung Jawab Operator Dyeing

Jika kiprah operator dyeing sudah ada pahami dengan baik, pastinya anda harus melanjutkan ke tanggung jawab apa yang harus anda emband dikala menjabat posisi ini. Silakan cek list di bawah ini :

1. Memastikan formula warna untuk pencelupan yang dibentuk sesuai dengan undangan dari klien.
2. Memastikan proses celup berjalan dengan lancar
3. Memastikan sasaran kerja tercapai dengan baik
4. Memastikan Kualitas dan kebersihan produksi terjaga dengan baik
5. Memastikan kebersihan lingkungan kerja dan peralatannya terjaga da terawat dengan baik.

Kualifikasi Operator Dyeing

Bagi anda yang sedang mencari pekerjaan sebagai opeartor dyeing, kualifikasi yang diperlukan dari posisi ini tidak terlalu tinggi. dari segi pendidikan mungkin ijazah minimal Sekolah Menengan Atas atau Sekolah Menengah kejuruan masih sanggup diterima. Dan sebab mesin dyeing mempunyai tinggi yang lumayan, tinggi tubuh minimal 165 juga akan diperlukan untuk mengisi posisi ini. Lebih jauh pengalaman di bidang yang sama juga akan sangat bermanfaat untuk kelancaran anda dalam melamar posisi ini. Kecuali untuk beberapa penggalan menyerupai contohnya operator laboratorium warna dan operator gudang obat, biasanya diperlukan seseorang dengan ijazah Sarjana analisa kimia atau ijazah Sekolah Menengan Atas dengan pengalaman tidak kurang dari 5 tahun.

Kualifikasi Tambahan

Di bebreapa perusahaan, mungkin sebab sistem kerja yang tidak general shift, perusahaan biasanya akan mematok kandidat yang mempunyai daya tahan tubuh yang bagus, tidak berkacamata, dan tidak mempunyai penyakit kelainan kulit atau alergi.

Inilah beberapa informasi yang sanggup kami sampaikan. Jika bermanfaat silakan di share, tapi jikalau terdapat kesalahan atau kekurangan silakan ditambahkan di kolom komentar.

Salam

Membuat Cash Flow Report dengan Direct Method gampang-gampang susah. Gampangnya : tidak perlu berpikir wacana mana yang accrual mana yg cash bases, mana yang cash transaction mana yang non cash, alasannya yakni data sources kita buku kas semua, sudah pasti cash bases Bukan?. Susahnya : mengkalisifikasikan semua transaksi kas yang lumayan banyak, lumayan memakan waktu. Tapi jikalau kita lakukan sedikit trick, mungkin pekerjaan itu mampu kita selesaikan lebih cepat. Di artikel ini saya akan kasi trick membuat cash flow report dengan excel, dengan screen shot – screen shot yang saya tampilkan, saya yakin anda mampu mengikutinya dengan mudah.

Seperti sudah dibahas di artikel saya sebelumnya (Tips Membuat Laporan Arus Kas – Direct Method), ada beberapa langkah yang harus dilakukan, yaitu : (1) Mengeleminasi transaksi kas silang, (2) Mengklasifikasikan transaksi ke dalam aktivtas operasi, investasi & pembiayaan dan, (3) Menyusun laporan arus kas.

Dengan menggunakan excel, eliminasi kita lakukan tidak pada langkah pertama melainkan pada langkah ke-dua. Ada beberapa langkah kecil yang harus dilakukan untuk setiap langkah besar tadi.

Langsung saja ke langkah-langkahnya :

Pekerjaan paling lama ada di langkah-langkah awal ini, yaitu mengklasifikasikan semua transaksi ke dalam kelompok acara operasi, investasi & pendanaan. Itu jikalau anda membuatnya pada ketika semua catatan sudah akibat dan laporan arus kas sudah harus selesai. Tetapi jikalau di set dari awal, dan dilakukan on daily bases, rasanya tidak akan berat.

Buku Kas Bank, mungkin bentuknya menyerupai ini :

Membuat Cash Flow Report dengan Direct Method gampang TRICK MEMBUAT  DIRECT CASH FLOW  REPORT DENGAN EXCELFree spreadsheet Cash Flow Statemen telah tersedia. Silahkan baca petunjuk cara mendapatkannya.

 kiprah sales representative sangatlah penting dan tidak bisa dianggap sepele Jobdesk Sales Representative, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Sales Representative

Dalam segala bidang usaha, kiprah sales representative sangatlah penting dan tidak bisa dianggap sepele. Bagi anda yang pernah bekerja di posisi ini pastinya anda paham betul bahwa sales representative merupakan ujung tombak perusahaan dalam menjual produknya sekaligus membuka peluang pasar baru. Bagi anda yang belum tahu, sales representative ini sendiri berasal dari Bahasa Inggris. Sales berasal dari kata sale yang berarti menjual dan sales ini sendiri berupakan bentuk tunggal dari penjual sedangkan bentuk jamaknya yaitu seller. Sedangkan kata representative, ini berarti sesuatu yang mewakili atau menggambarkan. Makara bila dipadukan, sales representative bisa diartikan sebagai sosok yang mempunyai kiprah untuk menjual produk dari sebuah perusahaan baik itu barang atau jasa dan sekaligus melaksanakan representasi untuk perusahaan itu sendiri. Seorang sales representative mempunyai kiprah yang sangat penting dan begitu signifikan.

B. Tugas Sales Representative

Seorang sales representative mempunyai kiprah yang begitu banyak dan multitasking. Tapi tentunya ada beberapa kiprah utama yang diemban dan harus diselesaikan dengan sukses. Berikut ini paparan dari beberapa kiprah seorang sales representative yang harus anda ketahui.

1. Membuka Pasar Baru

Tugas utama dari seorng sales representative yaitu memastikan kalau produk yang dimiliki oleh perusahaan baik itu berupa jasa atau bawang tertentu semakin dikenal oleh masyarakat luas. Metode pengenalannya juga berbeda beda tergantung spesialisasi dari sales itu sendiri. Ada yang memakai media umum sebagai senjata utamanya, ada yang memakai metode canvassing, ada yang memakai metode door to door, dan banyak cara lain yang biasanya dilakukan untuk memperlihatkan product knowledge kepada calon konsumen baru.

2. Melakukan Pengenalan Produk Terhadap Konsumen

Tugas selanjutnya yang harus diemban oleh seorang sales representative yaitu memastikan kalau informassi dan spesifikasi detail dari produk yang dimiliki oleh perusahaan tersampaikan dengan baik terhadap masyarakat. Karenanya seorang sales representative haruslah mempunyai product knowledge diatas rata rata. Makara mereka bisa menjawab antusiasme dan rasa ingin tau dari masyarakat umum yang mendengarkan warta terkait produk tersebut dimanapun. Bagaimana mungkin seseorang bisa menjadi penjual bisa tidak memahami produk dengan baik.

3. Menjual Produk Dan Mencapai Target Penjualan Yang Ditentukan

Selanjutnya perlu juga anda tahu bahwa kiprah lain yang lebih utama dari seorang
sales representative yaitu melaksanakan penjualan secara terpola baik itu terhadap konsumen yang sudah menjadi langganan, ataupun terhadap konsumen yang baru. Hal ini bertujuan biar mereka bisa meningkatkan kadar penjualan produk dari perusahaan daerah mereka bekerja, sekaligus biar sasaran yang dipatok oleh perusahaan terhadap mereka bisa tercapai. Sedangkan mengenai sasaran ini, tidak ada warta spesifik yang bisa kami sampaikan sebab setiap perusahaan mempunyai standar yang berbeda beda.

4. Menjaga Hubungan Baik Dengan Konsumen

Tugas seorang sales representative yang keempat yaitu menjaga korelasi baik dengan konsumen. baik itu konsumen yang sudah menjadi langganan, ataupun konsumen yang masih baru. Bahkan dengan calon konsumen yang belum melaksanakan pembelian pun mereka harus menjaga korelasi yang baik sebab pada prinsip sales, semua orang itu potensial untuk melaksanakan pembelian terhadap sebuah produk atau jasa, tergantung pada kapasitas mereka masing masing.

5. Membantu Proses Pengiriman Dan Pengembalian Produk Yang di Retur

Selanjutnya perlu anda tahu bahwa di dalam dunia sales atau dalam pekerjaan di bidang apapun, kendaa itu selalu ada. Kendala dalam dunia sales representative contohnya terjadi kesalahan dalam produk baik itu dari segi kualitas ataupun dalam segi kuantitas, atau bahkan apabila ada barang barang yang mesti di retur misalnya. Seorang sales representative mesti melaksanakan follow up terkait hal ini dan dengan segera melaksanakan penjelasan problem serta mencari penyelesaiannya hingga semua problem yang berkaitan dengan klien menjadi selesai.

6. Menjaga Reputasi dan Nama Baik Perusahaan

Terakhir, seorang sales representative diwajibkan untuk menjaga nama baik dan reputasi dari perusahaan daerah ia bekerja dan hal ini perlu diterapkan dalam segala aspek kehidupannya menyerupai misalkan dalam kehidupan sehari hari dan bahkan dalam segi dunia maya menyerupai media umum sekalipun. Seorang sales representative haruslah menentukan bahasa yang baik dalam percakapannya sebagai bentuk representasi dari perusahaan daerah ia bekerja.

C. Tanggung Jawab Sales Representative

Jika kiprah sales representative sudah anda pahami dengan baik, kini anda perlu tahu juga beberapa tanggung jawab yang mutlak diemban oleh seorang sales representative.
1. Memastikan kalau produk yang dimiliki oleh perusahaan dikenal oleh halayak luas dan sasaran audiens yang dituju.
2. Memastikan penjualan berlangsung sesuai ekspektasi perusahaan dan memastikan kalau sasaran yang ia emban bisa tercapai setiap bulannya.
3. Memastikan kalau korelasi baik dengan konsumen perusahaan terjaga dengan baik
4. Memastikan segala proses yang terkait dengan proses penjualan berjalan sebagaiana mestinya
5. Memastikan kalau nama baik perusahaan terjaga dengan baik.

D. Kualifikasi Sales Representative

Seorang sales representative biasanya tidak dipatok dari segi pendidikan. seorang yang mempunyai kapastitas dan pengalaman penjualan yang baik akan didapuk menjadi seorang sales representative oleh perusahaan manapun sebab disini yang dilihat yaitu kemampuan dari orang tersebut, bukan pendidikannya. Tapi secara umumkebanyakn perusahaan meminta minimal pendidikan Sekolah Menengan Atas sederajat sebagai calon karyawan mereka yang akan mengisi posisi sales representative. 

Pada sisi lain, sales representative haruslah mempunyai kemampuan bicara di atas rata rata dan mempunyai kemampuan menjual yang baik. terlebih, mereka juga harus mempunyai passion dan mental yang besar lengan berkuasa biar bisa bertahan di ranah persaingan pasar. Seorang sales representative juga harus mempunyai abjad yang supel dan gampang berbaur. 

Inilah beberapa eksplanasi yang bisa kami sampaikan terkait kiprah dan tanggung jawab sales representative yang mungkin sedang anda cari. Jika artikel wacana jobdesk ini bermanfaat silakan disahare untuk rekan rekan anda yang membutuhkannya. tapi kalau tidak dan ada kekurangan, sialakn ditambahakan di kolom komentar.

Salam

 Dunia industri dan perkantoran yang semakn modern terus saja memunculkan istilah istilah  Jobdesk Staff Payment Control, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Payment Control

Dunia industri dan perkantoran yang semakn modern terus saja memunculkan istilah istilah gres yang berkaitan dengan bidang yang dijalani oleh sebuah perusahaan. Salah satunya yaitu Payment Control. Posisi satu ini merupakan salah satu posisi gres di ranah pekerjaan dan industri. Khususnya di bidang akuntansi. Sebelum kita membahas lebih jauh, ada baiknya kalau kita memahami terlebih dahulu, apa arti dari payment control ini sendiri sebenarnya. Istilah Paymet Control merupakan kata serapan dari Bahasa Inggris dimana payment itu sendiri berarti pembayaran, sedangkan control ini bisa diartikan kontrol. Kaprikornus bila diartikan secara harfiah, posisi payment control bisa diartikan sebagai seseorang yang bertugas melaksanakan kontrol terhadap segala hal yang berkaitan dengan pembayaran yang harus dilakukan oleh perusahaan. Mungkin posisi payment control ini mempunyai sedikit kesamaan dengan posisi staff account payable.

B. Tugas Staff Payment Control

Sebagai seorang yang bertugas menangan pembayaran yang harus dilunasi oleh sebuah perusahaan, tentunya peranan seorang staff payment control ini sangatlah penting alasannya yaitu dalam hal ini mereka akan melibatkan dapat dipercaya dan nama baik dari perusahaan mereka sendiri. Karenanya mereka harus melaksanakan tugasnya dengan cepat dan akurat. Berikut ini beberapa kiprah staff payment control yang harus anda ketahui.

1. Menjamin kelancaran pembayaran terhadap vendor perusahaan

Salah satu kiprah yang begitu penting dari seorang payment control yaitu menjamin kelancara pembayaran terhadap vendor perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan kawasan ia bekerja. mengapa hal ini sangat penting? Alasannya sederhana saja. Jika di lalu hari terdapat keterlambatan pembayaran dari perusahaan kawasan ia bekerja kepada vendornya, sudah bisa dipastikan kalau dapat dipercaya dari perusahaan akan buruk di mata vendor alasannya yaitu dianggap tidak profesional. Dan hal ini tentunya akan sangat tidak manis untuk perusahaan. terutama perusahaan yang masih dalam tahap membangun reputasi.

2. Melakukan follow up pembayaran terhadap vendor kawasan ia bekerja

Tugas lain yang tidak kalah penting untuk seorang staff payment control yaitu memastikan kalau ia melaksanakan follow up pembayaran terhadap perusahaan lain yang menjadi vendor dari perusahaan kawasan ia bekerja. Sama menyerupai nomor satu, follow up ini dilakukan untuk memastikan kalau proses pembayaran utang perusahaan berjalan sesuai perencanaan dan sempurna waktu. Pastinya anda tahu bahwa di dalam perusahaan, jikalau terdapat keterlambatan dalam proses pembayaran akan ada denda yang cukup besar dan pastinya hal ini akan merugikan perusahaan itu sendiri.

3. Membuat laporan mingguan dan bulanan

Setelah kedua hal di atas berjalan sesuai rencana, seorang staff payment control selanjutnya akan melaksanakan pembuatan laporan dari kinerja ia dalam beberapa sesi yang berbeda. Biasanya laporan ini dibentuk per ahad dan per bulan. Di dalam laporan ini biasanya disebutkan sasaran yang sudah anda capai, perusahaan mana saja yang piutangnya sudah terbayarkan dan banyak hal penting lain di dalamnya.

4. Melakukan Negosiasi

Apabila terdapat hambatan dalam segi pembayaran yang dimiliki oleh perusahaan, seorang staff payment officer diharuskan melaksanakan perundingan terhadap pihak piutang dan mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak.

5. Integrasi data

Hal terakhir yang harus anda lakukan anda melaksanakan integrasi data di mana data data yang anda masukkan dalam laporan harus sesuai dengan laporan di bab lain yang terkait dengan pembayaran itu sendiri misalkan account payable dan bab payroll lainnya.

C. Tanggung Jawab Staff Payment Control

Setelah anda membaca sedikit klarifikasi mengenai jobdesk dan kiprah staff payment control di atas, selanjutnya ada bisa memahami beberapa tanggung jawab staff payment contro di bawah ini.
1. Memastikan pembayaran terhadap vendor perusahaan berjalan dengan lancar dan sempurna waktu
2. Memastikan semua hal yang berkaitan dengan proses pelunasan utang perusahaan berjalan dengan baik sesuai rencana.
3. Memastikan laporan payment control dibentuk setiap ahad dan bulannya.
4. Memastikan semua data terintegrasi dengan baik secara sistem maupun secara manual.

D. Kualifikasi Staff Payment Control

Untuk menjadi seorang staff payment control atau seringkali juga disebut staff account payable, diperlukan seorang lulusan Ilmu Akuntansi minimal Diploma 3 dengan pengalaman minimal satu tahun, atau Sarjana Akuntansi lulusan baru. Bagi anda yang berijasah Sekolah Menengan Atas atau Sekolah Menengah kejuruan mungkin akan sedikit kesulitan bersaing mendapat posisi ini. Dari segi software komputer, biasanya tiap tiap perusahaan mempunyai software yang berbeda beda. Kaprikornus anda harus benar benar siap untuk mempelajarinya.

Dari segi kemampuan khusus, biasanya dicari kandidat dengan kemampuan bicara di atas rata rata dengan kemampuan perundingan yang baik. Terlebih jikalau anda mempunyai perilaku tegas dan teliti serta menyukai hal hal yang detail menyerupai akuntansi ini. Jika ya, maka syarat terakhir yang harus anda penuhi yaitu siap bekerja di bawah tekanan.

Inilah sedikit eksplanasi yang bisa kami sampaikan terkait jobdesk, kiprah dan tanggung jawab seorang staff payment control. Jika artikel ini bermanfaat, silakan di share untuk rekan rekan anda yang membutuhkannya, tapi jikalau lalu terdapat kesalahan atau kekurangan, silakan ditambahkan di kolom komentar, terima kasih.

Salam

 Sebelum kita melaksanakan pembahasan pribadi mengenai kiprah admin proyek Jobdesk Administrasi Proyek, Tugas Dan Tanggung Jawab

A. Sekilas Tentang Administrasi Proyek

Sebelum kita melaksanakan pembahasan pribadi mengenai kiprah admin proyek, ada baiknya adan tahu bahwa ketika ini dunia konstruksi dan proyek merupakan salah satu ranah yang senantiasa mengalami peningkatan yang begitu signifikan. Ada banyak sekali proyek konstruksi yang dilakukan oleh para developer dari aneka macam sektor. Ada konstruksi bangunan, jalan, perbaikan, perawatan, dan lain lain. Tentunya diharapkan banyak sekali tenaga andal di dalamnya. Akan tetapi pastikan anda tahu bahwa dalam bidang perjuangan apapun, diharapkan bab manajemen yang bertugas menunjang segala aktifitas di dalam proyek itu sendiri supaya lebih lancar. Dalam hal ini posisi admin proyek mempunyai peranan yang sangat penting sebagai salah satu posisi yang menunjang kinerja proyek dari segi administratif. Lantas apa kiprah dan tanggung jawab dari posisi ini sebenarnya?

B. Tugas Admin Proyek

Tugas admin proyek di dalam sebuah proyek konstruksi sangatlah penting dan tidak bisa disepelekan. Biasanya akan diharapkan beberapa orang admin apabila proyek yang dilakukan yaitu proyek yang besar dan jangka panjang. Supaya anda tidak kaget, perlu kami beritahukan kalau biasanya seorang manajemen proyek menanggung kiprah yang multi tasking. Baiklah, kita pribadi saja membahas kiprah dari admin proyek ini secara lebih lanjut.

1. Melakukan Proses Data Entry

Tugas pertama dari seorang admin priyek yaitu melaksanakan proses data entry. Data yang dimansukkan yaitu data yang berkaitan dengan segala hal di dalam proyek. Harus ada pendataan yang terang dan terorganisir di dalam komputer yang dikelola oleh seorang manajemen proyek baik itu dari segi tanggal, nama data, penanggung jawab, dan banyak hal lain. Hal ini bertujuan semoga data tersebut bisa segera diakses sebagai materi acuan apabila terdapat kesalahan dalam proses proyek konstruksi yang berlangsung.

2. Melakukan Sesi Dokumentasi

Tugas kedua dari seorang admin proyek yaitu melaksanakan proses dokumentasi. Perlu anda tahu, proses dokumentasi ini harus berjalan secara faktual dan tidak terlambat. Dokumentasi hari itu harus dilakukan hari itu juga semoga proses dalam proyek terlihat secara signifikan. Lebih jauhnya perlu anda ketahui kalau proses dokumentasi ini tidak hanya berbentuk dokumentasi foto saja melainkan juga data data dan media lainnya ibarat misalkan video dan tanda tangan dari orang orang yang berkaitan dengan dokumentasi tersebut.

3. Menjaga dan Mengecek Inventory Kantor

Selanjutnya seorang admin proyek juga mempunyai kiprah sebagai penjaga inventori dan aset perusahaan di proyek daerah beliau bekerja. Setiap aset dan kemudahan perusahaan harus di cek dengan baik supaya tidak terjadi kesalahan dan atau kehilangan. Pastikan semua inventory dan aset di cek setiap pulang kerja, atau setidaknya anda mempunyai bukti kalau aset tersebut sedang dipakai oleh pihak lain semoga ada yang bertanggung jawab apabila terjadi kehilangan.

4. Mengecek Biaya Operasional dan Membuat Reiburstment Ke Pusat

Tugas selanjutnya yang harus dilakukan oleh sorang admin proyek yaitu melaksanakan pengecekan dan validasi terhadap semua biaya pengeluaran di dalam kantor selama berada di proyek ibarat contohnya biaya listrik (bila ada), biaya internet, pembelian ATK, dan bermacam-macam biasaya operasional lainnya yang mungkin muncul pada ketika proyek dilaksanakan. Sebagai seorang admin proyek anda harus melaksanakan validasi terhadap data data yang diberikan oleh pegawai yang hendak melaksanakan reimburstment/klaim terhadap perusahaan. Jika terdapat data yang tidak memadai atau tidak akurat, anda bisa menolaknya. Setelah data data tersebut lengkap dan terpenuhi, selanjutnya anda hanya tinggal melaksanakan proses reimburst dengan mengirimkan invoice ke kantor pusat.

5. Membuat Surat Jalan

Tugas admin proyek selanjutnya yaitu melaksanakan pembuatan surat jalan dan mendapatkan surat jalan untuk segala kendaraan yang masuk ke atau dari proyek secara jelas. Biasanya untuk memaksimalkan pekerjaan ini anda harus berkoordinasi dengan pihak security yang berjaga di pintu masuk / keluar kendaraan.

6. Membuat Data Absensi dan Lembur

Lebih jauh, seringkali anda juga harus menciptakan data ketidakhadiran dan lembur dari karyawan yang bertugas untuk memastikan kalau biaya perusahaan benar benar terintegrasi dengan baik dan tidak ada kesalahan disini. Biasanya hal ini yang seringkali menjadikan konflik alasannya di dalam proyek, seringkali anda harus melaksanakan banyak koordinasi dengan pihak kedua atau ke tiga. Proyek biasanya dilakukan oleh aneka macam pihak dan anda harus mengkoordinasikan hal ini dengan baik secara persuasif.

7. Membuat Laporan Mingguan/Bulanan

Hal selanjutnya yang harus anda lakukan yaitu menciptakan laporan bulanan dan mingguan dari segala acara proyek yang anda lakukan. Laporan ini harus ditandatangani oleh manajer proyek dan diketahu oleh pihak pihak yang berkaitan dengan proyek yang sedang berjalan.

8. Merapikan Dokumen Dan Membuat Salinan Dari Tiap Dokumen Yang Ada

Terakhir, pastikan anda menciptakan salinan dari tiap dokumen yang ada semoga anda tidak berpotensi untuk kehilangan data data yang anda miliki. Anda juga harus merapikan dokumen dokumen tersebut semoga bisa diakses dengan gampang bilamana sewaktu waktu dibutuhkan.

C. Tanggung Jawab Admin Proyek

Dalam kesehariannya bekerja, seorang admin proyek mempunyai beberapa tanggung jawab yang harus diemban. cek daftar di bawah ini untuk lebih jelasnya.

1. Memastikan semua data proyek diinput ke komputer
2. Memastikan Dokumentasi dari kegiatan proyek berjalan dengan baik dan lancar
3. Memastikan semua inventory kantor terjaga dengan baik
4. memastikan semua reimburstment / klaim ke kantor sentra terorganisir secara faktual.
5. Memastikan dokumentasi surat jalan berjalan dengan lancar
6. Memastikan laporan ketidakhadiran dan lembur ada
7. Memastikan kalau laporan bulanan ada
8. Memastikan semua dokumen terduplikasi dan terjaga dengan baik.

D. Kualifikasi Admin Proyek

Perlu anda ketahui, meskipun seorang admin proyek yaitu posisi yang krusial di dalam sebuah proyek konstruksi yang berlangsung, biasanya perusahaan konstruksi tidak mematok kualifikasi khusus secara pendidikan. Seorang kandidat lulusan Sekolah Menengan Atas akan lebih disukai dari pada serorang kandidat berpendidikan lebih tinggi tapi tidak mempunyai pengalaman. Tapi tentunya seorang berpendidikan tinggi dengan pengalaman yang sama akan jauh lebih dipertimbangkan. Hal ini dikarenakan proyek konstruksi merupakan sebuah lokasi kerja yang penuh pressure dan tidak bisa anda sepelekan kesibukannya. Dibutuhkan seorang yang multi tasking dan mempunyai kemampuan perundingan dan pendekatan yang bagus. 

Inilah beberapa klarifikasi yang bisa kami sampaikan terkait Jobdesk, Tugas dan Tanggung jawab seorang admin proyek. Jika artikel ini bermanfaat silakan di share, tapi jikalau terdapat kesalahan atau kekurangan, bisa anda tambahkan di kolom komentar. 

Salam.

Mempelajari dan memahami ACCOUNTING, KEUANGAN dan PERPAJAKAN ( prinsip-prinsip, perlakuan, penghitungan, pelaporan, pemahaman undang-undang, dan peraturan) rasanya belumlah cukup. Ada beberapa hal penting yang perlu diketahui. Hal-hal yang terkadang sulit untuk ditemukan pada literatur-literatur umum, dibangku kuliah, atau bahkan situs-situs resmi tetapi penting dan strategis fungsinya di dalam dunia kerja.
 Ada beberapa hal penting yang perlu diketahui PERUBAHAN PARADIGMAAwalnya, saya bermaksud menulis semua perihal ACCOUNTING, FINANCIAL DAN PERPAJAKAN (dari a hingga z) hingga dengan mencar ilmu bantu-membantu MENGHITUNG, CONTOH-CONTOH hingga MEMBUAT LAPORAN. Termasuk mungkin UPLOAD dan DOWN LOAD VARIOUS BUSINESS FORM, SPREADSHEET, TEMPLATE, TIPS dan TRICKS.

Mungkin saya yang mencar ilmu terlebih dahulu, gres kemudian saya bagi disini dengan cara yang lebih gampang dipahami dan praktis, atau mungkin pembaca yang mengetahui terlebih dahulu, kemudian dibagi kepada yang lain lewat blog ini atau lewat media lain.

Setelah saya surfing dari web ke web, dari blog ke blog, saya menemukan sudah begitu banyak tulisan, artikel, tips, bahkan lembaga interaktif mengenai Accounting, Financial dan Taxation, dari yang berbayar hingga daily posts yang didedikasikan untuk dibagi secara cuma-cuma. Ada yang disampaikan secara tutorial ada juga yang membagi-bagi form excel yang sudah berisi formulasi (yang terkadang memang susah untuk ditemukan saat-saat kita butuhkan).

Tentu itu SANGAT BERGUNA dan MEMBANTU publik pembaca di dunia maya (cyber learner).


Sesuatu  Ada beberapa hal penting yang perlu diketahui PERUBAHAN PARADIGMAYang Lebih
Mulai saya berpikir….
Bagaimana caranya supaya tetap bisa membuatkan tanpa junkies or spamming, membuatkan sesuatu yang BERGUNA, HELPFUL…..
Sesuatu yang lebih….. ya….SESUATU YANG LEBIH…..

Lebih Mendalam
Dengan pembahasan yang lebih mendalam, saya berharap pembaca menerima pengetahuan dan pemahaman yang lengkap, tidak setengah-setengah. Sehingga dengan sekali membaca, tidak perlu lagi mencari kemana-mana untuk melengkapinya.

Lebih Rinci
Lengkap dan mendalam saja rasanya belum cukup, perlu lebih detail dalam setiap pembahasan. Sesuatu yang detail selalu menjadi nilai lebih. Bagi yang ingin sekedar tahu saja, tentu artikel yang detail menjadi membosankan. Tetapi, untuk tema blog ini, jelas-jelas bertema serius. DIDEDIKASIKAN HANYA UNTUK PEMBACA YANG BENAR-BENAR SERIUS INGIN MENCARI SESUATU. BUKAN UNTUK MEREKA YANG SETENGAH HATI. Untuk maksud tersebut, artikel yang ditampilkan musti sesuatu yang WORTHY UNTUK DIBACA, tidak buang-buang waktu percuma.


Lebih Sistematis
Tulisan yang tidak sistematis, bolak-balik tidak terang ujung pangkalnya, sedalam apapun, serinci apapun, akan membuahkan kebingungan. Tidak memperoleh pemahaman yang terang atas suatu permasalahan, melainkan hanya lelah sesudah membaca.


Lebih bermacam-macam (variatif)
Berkutat pada satu topik tertentu saja, selain menimbulkan kejenuhan juga tanpa disadari akan membatasi pengetahuan, menciptakan kehilangan kesempatan untuk mencar ilmu sesuatu yang lain.


Bukan Untuk Diferensiasi Belaka

Perubahan ini, bukan lah sekedar untuk berbeda dengan situs maupun blog yang lain, tidak hanya sekedar menawarkan pilihan yang berbeda, akan tetapi lebih dimaksudkan supaya tetap mempunyai kegunaan bagi pembaca, tanpa mengecilkan peranan situs ataupun blog yang lain.




Tetap Konsisten Pada Tema dan Misi

Tema masih tetap yang sama, ialah ; ACCOUNTING, FINANCIAL DAN TAXATION. Hanya saja pemilihan topik akan dibentuk berbeda, ialah mengarah pada topik-topik yang LEBIH ADVANCE, dimajukan, dan lebih berkembang. Untuk tidak meninggalkan pembaca atau siapapun yang membutuhkan pembelajaran atau sesuatu yang basic-basic saja, saya akan tetap menyelipkan posting-posting yang basic. Sekiranya ada yang membutuhkan sanggup memintanya, untuk saya publish disini.


Realistis

Lain daripada itu, kemampuan saya juga terbatas, rasanya mustahil saya pribadi bisa menulis dan membahasnya satu persatu.

Saya mengambil keputusan untuk menjadi lebih realistis…….

I think enough with talks, mari kita pribadi ke posting berikutnya….. ialah mengenai

EKUALISASI PAJAK (Tax Equalization)
Short description : Parameter utama yang digunakan dalam investigasi pajak untuk menilai kesesuaian laporan pajak

 Sebelum kita membahas kiprah account direktur Jobdesk Accounts Administrator, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Account Administrator

Sebelum kita membahas kiprah account administrator, ada baiknya kalau anda mengetahui terlebih dahulu apa pengertian dari Account Administrator itu sendiri. Dari segi etimologi Account Administrator ini sendiri berasal dari Bahasa Inggris dimana account ini berarti segala hal yang berkaitan dengan account atau biasanya dikaitkan dengan utang dan piutang perusahaan, sedangkan administrator berarti sosok atau posisi yang bertugas menangani segala hal yang berkaitan dengan administrasi. Makara bila diartikan secara harfiah, Account Administrator yakni sosok yang mengurusi segala hal yang berkaitan dengan manajemen utang dan piutang. Tentunya posisi ini merupakan salah satu posisi yang sangat penting di perusahaan dan masuk di bab akunting.

B. Tugas Account Administrator

Dalam kesehariannya bekerja, ada beberapa kiprah yang harus dilakukan oleh seorang Account Administrator menyerupai diantaranya :

1. Mengatur Obligasi Terhadap Supplier, Costumer dan Vendor Pihak Ketiga

Dengan mendengan kata supplier, customer dan vendor saja pastinya anda sudah bisa menebak kalau pekerjaan dari seorang Account direktur ini akan berkaitan dengan pihak pihak lain yang bekerja sama dengan perusahaan. Ya benar, seorang account direktur berkewajiban untuk mengurusi segala hal yang berkaitan dengan obligasi alias kewajiban kewajiban perusahaan yang tercantum dalam perjanjian bersama customer dan supplier yang bekerja sama. Account Administrator akan memastikan dokumen kelengkapan terkait obligasi ini dan memastikan kalau hal dan kewajiban perusahaan bersama rekan bisnisnya terlaksanan dengan baik sesuai perencanaan. Obligasi ini biasanya berkaitan dengan jadwal bayar, jadwal kedatangan barang atau jasa, denda keterlambatan, dan banyak hal hal penting lainnya yang bisa anda cari sendiri.

2. Mengurus Aset Perusahaan di Bank

Selain mengurusi obligasi dengan vendor dan customer perusahaan, seorang account direktur juga bertugas untuk mengurusi semua aset perusahaan yang ada di bank. Apakah itu deposit, utang piutang, pembayaran, payroll, dan banyak hal lain yang berkaitan dengan bank. Tapi pastinya seorang account direktur tidak bisa bekerja sendiri untuk menangani hal ini. Akan dilakukan koordinasi dengan bab payroll dan bab belahan terkait lainnya supaya proses ini menjadi lebih efektif dan efisien.

3. Melakukan Verifikasi dan Validasi Financial Statement Dari Perusahaan

Setiap financial statement yang dikeluarkn oleh perusahaan, seorang account direktur bertugas melaksanakan rekonsiliasi atau pembiasaan data data yang ada dengan pernyataan yang dikeluarkan oeh perusahaan tersebut. Penyesuaian data ini bisa dilakukan dengan cara wawancara terhadap pihak pihak terkait atau dengan survei secara pribadi dan melihat fakta fakta yang ada menyerupai contohnya kwitansi, struk, faktur, invoice, dan lain sebagainya.

4. Mengatur Akun Payable dan Receivable

Berkoordinasi dengan account staff account payable dan staff account receivable, seorang account direktur juga akan pribadi turun tangan untuk menangani segala hal yang berkaitan dengan utang dan piutang perusahaan terhadap pihak lain. Inilah kiprah seorang account direktur yang terakhir.

5. Mempersiapkan Mengirim dan Mendokumentasikan Invoice

Masih berkaitan dengan utang piutang yang dimiliki oleh perusahaan, seorang account direktur juga mempunyai kiprah untuk mempersiapkan dan mengirimkan invoice terhadap klien atau customer perusahaan. Tapi ada juga yang menimbulkan ini sebagai kiprah dari Staff Account Receivable. Tergantung dari kebijakan setiap perusahaan. Tapi tentunya akan sangat baik jikalau anda memahami hal ini juga. Setelahnya anda juga akan bertugas untuk melaksanakan dokumentasi dari invoice tersebut.

6. Menghubungi customer perusahaan dan memastikan pembayaran

Masih berkaitan dengan utang piutang dari perusahaan, seorang account direktur juga mempunyai kiprah untuk  menghubungi customer atau klien perusahaan untuk memastikan segala hal yang berkaitan dengan utang dan piutang dari dan ke perusahaan. Dalam proses penagihan mungkin akan dilakukan sistem pengingat, dan penagihan dalam bentuk lainnya.

7. Melakukan validasi alamat jikalau terdapat perbedaan

Jika ada perbedaan atau kesalahan dalam dokumentasi, baik itu dari segi alamat atau hal hal lainnya, seorang account direktur juga bertugas melaksanakan pengecekan secara terencana dengan menghubungi customer terkait.

8. Input Pajak

Jangan lupa, seorang account direktur juga mempunyai kiprah untuk melaksanakan input perpajakan dari setiap order yang berlangsung secara sukses di antara perusahaan dan klien / customernya.

9. Melaporkan status account payable dan receivable

Setelah semuanya selesai, seorang account direktur akan pribadi melaksanakan tugasnya untuk melaporkan statu dari utang dan piutang yang dimiliki oleh perusahaan. Setelahnya beliau akan mengupdate database akunting beserta dengan spreadsheets perusahaan sebagai bentuk dokumentasi dan materi referensi.

C. Tanggung Jawab Account Administrator

Inilah beberapa tanggung jawab dari seorang Account Administrator yang mungkin anda tidak ketahui :

  1. Memastikan proses obligasi perusahaan besama dengan supplier, customer dan vendor berjalan dengan lancar tanpa terkendala.
  2. Memastikan asest perusahaan di Bank terjaga dan terdistribusi dengan baik
  3. Memastikan kalau financial statement yang dikeluarkan oleh perusahaan update dan sudah direkonsiliasi.
  4. Memastikan status akun receivable dan akun payable serta menciptakan laporannya
  5. Memastikan invoice yang dikirimkan ke suplier atau customer terselesaikan sempurna waktu.
  6. Berkoordinasi dengan klien dan supplier atau vendor terkait proses pembayaran atau pelunasan
  7. Memastikan update alamat dari klien atau vendor berjalan dengan lancar dan tersedia
  8. Mengurusi tax (pajak) yang berkaitan dengan segala proses yang di handle terlaporkan dengan benar dan sempurna waktu.


D. Kualifikasi Account Administrator

Ada berbagai pekerjaan yang harus dihandle oleh seorang account direktur dan untuk memaksimalkan pekerjaan ini biar sukses, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi menyerupai contohnya ;

  1. Latar pendidikan S1 Akuntansi, atau Diploma Akuntansi dengan pengalaman di posisi yang sama selama minimal 2 tahun.
  2. Memiliki pengetahuan yang sangat dalam mengenai finance atau akunting dan familiar dengan pembukuan. 
  3. Memiliki pemahaman mengenai proses dan regulasi penagihan terhadap customer
  4. Memiliki pengetahuan perihal software akuntansi
  5. Memiliki pengetahuan yang sangat anggun perihal Microsoft Excel terutama dalam hal formulasi finansial dan menciptakan spreadsheet baru.
  6. Memiliki ketelitian yang tinggi dan mempunyai kemampuan untuk mengindentifikasi kesalahan angka.
  7. Memiliki kemampuan data entry yang bagus
  8. Memiliki kemampuan organisasi yang baik dan mempunyai manajemen waktu yang bagus.

Inilah beberapa klarifikasi yang bisa kami sampaikan mengenai jobdeskt, kiprah dan tanggung jawab seorang accout direktur serta beberapa kualifikasi yang dibutuhkan. Jika artikel ini bermanfaat silakan dishare, tapi jikalau terdapat kesalahan atau keurangan silakan ditambahkan di kolom komentar.

Salam

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.