Latest Post

Account Assistant Account Officer Account Payable Account Receivable Accounting Accounting Case Study Accounting Certification Accounting Contest Accounting For Manager Accounting Manager Accounting Software Acquisition Admin Administrasi administrative assistant Administrator Advance accounting Aktiva Tetap Akuisisi Akun Akuntan Privat Akuntan Publik AKUNTAN. Akuntansi Akuntansi Biaya Akuntansi Dasar Akuntansi Management Akuntansi Manajemen Dan Biaya Akuntansi Pajak Akuntansi Perusahaan Dagang Akuntansi Perusahaan Jasa Akuntansi Syariah Akuntansi Translasi Akunting Analisis Transaksi Announcement Aplikasi Akuntansi archiving ARTICLES ARTIKEL Asumsi dasar Akuntansi Asuransi Aturan Pencatatan Akuntansi Audit Audit Kinerja Auditing Balance sheet Bank Basic Accounting Bea Cukai Bea Masuk Bidang Akuntansi Bukti Transaksi Buku Besar Calculator Capital Cara Pencatatan Akuntansi Career Cash Cash Flow Cat Certification Checker Checker Gudang COGS Collection Contest Corporate Social Responsibility (CSR) Cost Cost Analysis CPA CPA EXAM Credit Credit Policy Current Asset Custom Custom Clearence Dasar Akuntansi Data Debit Kredit Discount Diskon Distributor Dyeing Ekspor Engineering Etika Profesi & Tata Kelola Korporat Example Expense Export - Import FASB Finance FINANCIAL Financial Advisor Financial Control Finansial Foreign Exchange Rate Form FRAUD Free Download Freebies Fungsi Akuntansi GAAP GAJI Garansi Gift Goodwill Gudang Harga Pokok Penjualan Hotel HPP HRD IFRS Impor Import Import Duty Informasi Akuntansi International Accounting Investasi IT Jasa Jasa Konstruksi Job Vacant JUDUL SKRIPSI AKUNTANSI TERBARU Jurnal Khusus Jurnal Pembalik Jurnal Pembalik Dagang Jurnal Penutup Jurnal Penutup Dagang Jurnal Penyesuaian Jurnal Umum Kas Kas Bank Kas Kecil Kasus Akuntansi Kasus Legal Kasus Pajak Kepala Rekrutment Kertas Kerja Keuangan Knitting Komentar Komputer Konsolidasi Konstruksi Konsultan Laba-Rugi Laboratorium Lain-lain lainnya LANDING COST Laporan akuntansi Laporan Arus Kas Laporan Keuangan Laporan Keuangan Dagang Laporan Keuangan Jasa Laporan Laba Rugi Laporan Perubahan Modal laporan Rugi Laba Layanan Konsumen Lean Accounting Lean Concept Lean Manufacturing Legal Logistik Lowongan Kerja Accounting MA Accounting Macam Transaksi Dagang Management Management Accounting Manager Manajemen Manajemen Keuangan Manajemen Keuangan Manajemen Stratejik Manajer Manajer Administrasi Manfaat Akuntansi Manufaktur Marketing Matching Color Mekanisme Debit Mekanisme Kredit Mencatat Transaksi Merger metode fifo dan lifo Mid Level Miscellaneous Modal Neraca Neraca Lajur Neraca Saldo Neraca Saldo Setelah Penutupan Nerasa Saldo Office Operator Operator Produksi Paint PAJAK pajak pusat.pajak daerah(provinsi dan kabupaten) payroll Pelaporan Korporate Pemasaran Pembelian Pemberitahuan Pemindahbukuan Jurnal Pencatatan Perusahaan Dagang Pendapatan Pengakuan Pendapatan Pengarsipan Pengendalian Pengendalian Keuangan Pengertian Akuntansi PENGERTIAN LAPORAN KEUANGAN pengertian pajak PENGERTIAN PSAK PENGGELAPAN Pengguna Akuntansi Pengkodean Akun Penjualan Perbankan Perlakuan akuntansi Perpajakan Persamaan Dasar Akun Petty Cash Piutang Posting Buku Besar PPH PASAL 21 PPh Pasal 22 PPh Pasal 26 PPn PPn Import Prefesi Akuntansi Prinsip Akuntansi PRINSIP DASAR AKUNTANSI Produksi Profesi Akuntansi Professi Akuntan Profit-Lost Proses Akuntansi Proyek PSAK PSAK TERBARU PURCHASE Purchasing QA QC Quality Assurance Quality Control Quiz Rabat Rajut rangkuman Rebate Recruitment Recruitment Head Rekrutment Retail Retur Return Revenue Review Saldo Normal Sales Sales Representative Sejarah Akuntansi SERIE ARTIKEL Sertifikasi Shareholder Shipping Agent Shipping Charge siklus akuntansi Silus Akuntansi Dagang Sistem sistem akuntansi Sistem Informasi Sistem Informasi & Pengendalian Internal Soal dan Jawaban CPA SPI Spreadsheet Accounting Spreadsheet Gratis Staff Struktur Dasar Akuntansi Supervisor system pengendalian system pengendalian gaji Tax Taxation Teknik Tekstil Template Teori-teori Akuntansi Tinta Tip n Tricks TIPS AND TRICKS Tools Top Level Transaksi Keuangan Tutup Buku Ujian CPA UPAH update situs USAP Utilities Video Tutor Warehouse Warna warranty What Is New

Kali ini Materi Pelajaran Akuntansi akan membagikan judul-judul skripsi akuntansi untuk mempermudah para teman-teman yang sedang menghadapi atau yang gres mengambil skripsi. terus kunjungi https://materiakuntansiperusahaan.blogspot.com/ kami akan terus dan coba membantu problem yang di hadapi perihal akuntansi. Baik disini kami akan membagikan judul-judul Skripsi semoga bermanfaat.

Kumpulan judul skripsi akuntansi

Judul Skripsi Akuntansi Pengaruh Pengelolaan Piutang Terhadap Efektivitas Arus Kas (Studi Kasus Pada PT Bina Sarana Jaya Murni)
 
Judul Skripsi Akuntansi Analisa Laporan Arus Kas Sebagai Alat Ukur Efektivitas Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Kasus PT Indo Farma (Persero) Tbk) (2005)

Judul Skripsi Akuntansi Analisa Pengumuman Saham Bonus Terhadap Volume Perdagangan Saham Pada Perusahaan Yang Tercatat Di BEJ (2005)

Judul Skripsi Akuntansi Analisis Perbandingan Sistem Pemberian Kredit Pada Bank Konvensional Dan Sistem Pembiayaan Murahbahah Pada Bank Syariah (Studi Kasus Pada PT Bank Konvensional X Dan Bank Syariah) (2005)

Judul Skripsi Akuntansi Peranan Analisa Laporan Keuangan Dalam Mempertimbangkan Permohonan Kredit Pada PT Bank NISP (1990)

Judul Skripsi Akuntansi Evaluasi Akuntansi Dari Perdagangan Efek Di Bursa Efek Jakarta (1992)

Judul Skripsi Akuntansi Pengukuran Efisiensi Pada Badan Usaha Milik Negara PT Pupuk Sriwijaya Suatu Tinjauan Dari Sudut Enterprise Concept (1992)

Judul Skripsi Akuntansi Dampak Revaluasi Aktiva Tetap Menurut Peraturan Pemerintah No 45 Th 1986 Terhadap Laporan Keuangan Pada PT Kesco Teguh Prakarsa (1992)

Judul Skripsi Akuntansi Analisis Perbandingan Perhitungan Manfaat Tabungan Bank Konvensional Dan Bank Syariah Pada PT Bank X Terhadap Keputusan Menabung Nasabah (2006)

Judul Skripsi Akuntansi Evaluasi Pengakuan Pendapatan Dan Beban Serta Pengaruhnya Terhadap Kewajaran Penyajian Laporan keuntungan Rugi Pada PT X Berdasarkan PSAK No 23 (2006)

Judul Skripsi Akuntansi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Pengungkapan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEJ (2006)

 Judul Skripsi Akuntansi Evaluasi Atas Analisa Laporan Keuangan Untuk Menunjang Pengambilan Keputusan Ekonomi Pada PT IPEKA (1993)

Judul Skripsi Akuntansi Peranan Laporan Keuangan Dalam Kebijaksanaan Pemberian Kredit Kepada Calon Nasabah Oleh PT Bank X (1993)

Judul Skripsi Akuntansi Evaluasi Atas Pengaruh Inflasi Terhadap Laporan Keuangan Sebagai 
Dasar Pengambilan Keputusan Bagi Manajemen Dalam Meningkatkan Efektivitas Perusahaan (1993)

Judul Skripsi Akuntansi Perlakuan Akuntansi Atas Investasi Modal Ventura Pada PT IFFC (1994)

Judul Skripsi Akuntansi Pengaruh Undand-Undang Dana Terhadap Optimalisasi Keputusan Investasi Akuntansi Atas Investasi Jangka Panjang Yang Dilakukan Dana Pensiun (Studi Kasus Pada Dana Pensiun X) (1994)

Judul Skripsi Akuntansi Laporan Arus Kas Bagi Investor Dan Kreditor Ditinjau Dari Beberapa Kelemahan Dalam Akuntansi Konvensional (1994)

Judul Skripsi Akuntansi Akuisisi Sebagai Usaha Untuk Meningkatkan Efisiensi Dan Efektif BUMN Serta Dampaknya Terhadap Laporan Keuangan Perusahaan (Studi Kasus PT Indosat) (1994)

Judul Skripsi Akuntansi  Analisa Laporan Arus Kas Sebagai Salah Satu Alat Bantu Dalam Meningkatkan Efisiensi Alokasi Dana (Studi Kasus Pada PT Kimia Farma) (1994)

Judul Skripsi Akuntansi  Penetapan Akuntansi Untuk Financial Lease Pada PT X Di Jakarta Sesuai Dengan Standar Khusus Akuntasi Sewa Guna Usaha Ditinjau Dari Sudut Lease (1993)

Judul Skripsi Akuntansi Mekanisme Transaksi Anjak Piutang Dan Perlakuan Akuntansi nya Pada Perusahaan Anjak Piutang (1993)

Judul Skripsi Akuntansi  Pengaruh Undang-Undang Dana Pensiun Terhadap Optimalisasi 
Keputusan Investasi Portfolio Suatu Dana Pensiun Serta Perlakuan Akuntansi Atas Investasi Jangka Panjang Yang Dilakukan Dana Pensiun (Studi Kasus Pada Dana Pensiun Krakatau Steel) (1993)

Judul Skripsi Akuntansi  Analisa Laporan Keuangan Untuk Menilai Efisiensi Modal Kerja Pada PT (Persero) Yodya Karya (1994)

Judul Skripsi Akuntansi  Dampak Penetapan Kebijakan Akuntansi Bunga Periode Konstruksi Terhadap Penentuan Laba Dan Penyajian Laporan Keuangan Suatu Tinjauan Terhadap PT Modernland Reality,Ltd (1994)

Judul Skripsi Akuntansi  Analisa Metode Pengakuan Pendapatan Serta Matching Concept Pada Perusahaan Asuransi Jiwa Dan Pengaruhnya Terhadap Laporan Pada PT Asuransi JIwa Eka Life (1994)

Judul Skripsi Akuntansi  Dampak Penetapan Kebijakan Akuntansi Bunga Periode Konstruksi Terhadap Penentuan Laba Dan Penyajian Laporan Keuangan Pada PT Modernland realityLtd (1994)

Judul Skripsi Akuntansi  Perkembangan Akuntansi Pertanggungjawaban Sosial Dan Kemungkinan Pengembangannya Di Indonesia (1994)

Judul Skripsi Akuntansi  Tinjauan Atas Akuntansi Biaya Operasi Pada Industri Minyak Dan Gas Bumi Pada PT MM (1995)

Judul Skripsi Akuntansi LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN UNTUK MENILAI PRESTASI KERJA MANAJER PENJUALAN PADA PR. WELAS ASIH MALANG 

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TAKSI PT. NGURAH RAI BALI TAXI

Judul Skripsi Akuntansi Efektivitas Pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Dalam Rangka Otonomi Daerah di Kota Malang

Judul Skripsi Akuntansi PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA, TINGKAT INFLASI, DAN KURS DOLLAR US TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ-45 YANG GO PUBLIC DI BEJ

Judul Skripsi Akuntansi DIVERSIFIKASI SAHAM DENGAN MODEL MARKOWITZ SEBAGAI DASAR PENETAPAN INVESTASI SAHAM (Studi Kasus pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta)

Judul Skripsi Akuntansi PENTINGNYA ANALISA LAPORAN KEUANGAN CALON DEBITUR SEBAGAI BAHAN PERTIMBANGAN PEMBERIAN KREDIT PADA BPR HAMINDO NATA MAKMUR PARE – KEDIRI

Judul Skripsi Akuntansi PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP BERWUJUD DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TEH CINTA DAMAI BERJAYA BANJARMASIN

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS STUDI KELAYAKAN TENTANG PENAMBAHAN SARANA ANGKUT (ARMADA BUS) PADA PERUSAHAAN P.O. SIMPATIK MATARAM

Judul Skripsi Akuntansi. ANALISIS PERBEDAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN SEMEN SEBELUM DAN SESUDAH GO PUBLIC DI BURSA EFEK SURABAYA

Judul Skripsi Akuntansi. PENGUKURAN DAN PELAPORAN BIAYA MUTU SEBAGAI ALAT UNTUK MENILAI KINERJA PERUSAHAAN GENTENG BETON ULTRA MALANG

Judul Skripsi Akuntansi. PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BIAYA PEMELIHARAAN AKTIVA TETAP (MESIN) UNTUK MENJAGA KELANCARAN PRODUKSI PADA PT. SINDOPEX PEROTAMA SIDOARJO

Judul Skripsi Akuntansi. PENGARUH EARNING PER SHARE TERHADAP RETURN SAHAM (Studi pada Perusahaan Non Manufaktur yang Go Public di Bursa Efek Jakarta)

Judul Skripsi Akuntansi. ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENYEDIAKAN INFORMASI UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENJUALAN PADA PERUSAHAAN “MALANG INDAH” MALANG

Judul Skripsi Akuntansi. PERENCANAAN PAJAK (TAX PLANNING) DALAM RANGKA PENGHEMATAN PEMBAYARAN PAJAK PENGHASILAN (Studi pada PT. Sulindo Mas Jaya Pandaan)

Judul Skripsi Akuntansi . ANALISIS BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA MANAJEMEN PADA PT. TELKOM (Persero) KANDATEL MALANG

Judul Skripsi Akuntansi. PENGARUH VOLUME PENJUALAN SAHAM DAN TINGKAT SUKU BUNGA SBI TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Tekstil Yang Go Public Di Bursa Efek Jakarta)

Judul Skripsi Akuntansi. KONSEP ECONOMIC VALUE ADDED SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ROKOK YANG LISTING DI BURSA EFEK JAKARTA

Judul Skripsi Akuntansi. KELAYAKAN INVESTASI AKTIVA TETAP PADA PERUSAHAAN JASA ANGKUTAN WISATA PT. MEGA HANDIKA TOUR DENPASAR – BALI

Judul Skripsi Akuntansi. PERBANDINGAN ANTARA RETURN ON ASSETS (ROA) DENGAN ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DALAM MENILAI KINERJA PERUSAHAAN (Studi Kasus Pada Perusahaan Rokok Yang Go Public di Bursa Efek Jakarta)

Judul Skripsi Akuntansi. LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN BIAYA PRODUKSI SEBAGAI ALAT UNTUK MENILAI BIAYA PRODUKSI DAN PENILAIAN KINERJA PADA PERUSAHAAN
ROKOK “DJAGUNG PADI” MALANG

Judul Skripsi Akuntansi. PENGARUH RISIKO SISTEMATIS DAN LIKUIDITAS TERHADAP TINGKAT PENGEMBALIAN SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG GO PUBLIC DI BES

Judul Skripsi Akuntansi. ANALISIS BIAYA DIFFERENSIAL DALAM RANGKA MENERIMA ATAU MENOLAK PESANAN KHUSUS PADA PT. PINDAD TUREN MALANG

Judul Skripsi Akuntansi. OPTIMALISASI KAS DALAM UPAYA MENJAGA LIKUIDITAS DAN MENINGKATKAN RENTABILITAS PADA PERUSAHAAN MEBEL GATRA MAPAN KARANGPLOSO MALANG

Judul Skripsi Akuntansi. EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA MANAJER PENJUALAN PADA PERUSAHAAN MEUBEL “RAJA”
DENPASAR BALI

Judul Skripsi Akuntansi. PERLAKUAN AKUNTANSI ATAS AKTIVA TETAP BERWUJUD DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA CV. SAMUDRA RAYA CUPEL NEGARA BALI

Judul Skripsi Akuntansi. PERENCANAAN PAJAK (TAX PLANNING) DALAM RANGKA PENGHEMATAN KAS STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN GARMENT “MEKAR WANGI COLLECTION”
GIANYAR - BALI

Judul Skripsi Akuntansi. ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENJUALAN PADA CV. KHANA TABANAN – BALI

Judul Skripsi Akuntansi. ANALISA KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ASURANSI (PT. ASURANSI HARTA AMAN PRATAMA Tbk, PT. ASURANSI RAMAYANA Tbk, PT. LIPPO INSURANCE Tbk)
YANG GO PUBLIC DI BEJ

Judul Skripsi Akuntansi PERANAN ANALISIS COST PROFIT VOLUME SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PERUSAHAAN ROKOK “SATU JAYA” TANGGULANGIN SIDOARJO

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS COST , PROFIT, VOLUME UNTUK PERENCANAAN LABA PADA PERUSAHAAN TENUN NASIONAL CV. HANA MULTIGUNA NGUNUT TULUNGAGUNG

Judul Skripsi Akuntansi PENYUSUNAN ANGGARAN BIAYA PRODUKSI PADA PERUSAHAAN MEUBEL FURNITURE ASRI L U M A J A N G

Judul Skripsi AkuntansiMENGHITUNG TINGKAT KEUNTUNGAN SAHAM DENGAN CAPITAL ASSET PRICING MODEL UNTUK MENENTUKAN PORTOFOLIO SAHAM PERUSAHAAN LQ-45

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS PROFITABILITAS SEBAGAI DASAR PENILAIAN EFISIENSI MANAJEMEN PADA PT. GUDANG GARAM, Tbk

Judul Skripsi Akuntansi FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN OLEH BPR DALAM PEMBERIAN KREDIT (Studi Kasus BPR di Kabupaten Jombang)

Judul Skripsi Akuntansi ANALISA LAPORAN KEUANGAN PERBANKAN SEBAGAI ALAT PENILAI PERFORMANCE BANK UNTUK TUJUAN PRUDENTIAL (KEHATI-HATIAN)
PADA BANK RAKYAT INDONESIA

Judul Skripsi Akuntansi PENGARUH PERSISTENSI LABA AKUNTANSI DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Kategori LQ-45
yang Terdaftar di BEJ)

Judul Skripsi Akuntansi PENGARUH EARNING PER SHARE TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG GO PUBLIC DI BEJ

Judul Skripsi Akuntansi ANALISA RASIO KEUANGAN DAN Z-SCORE (ALTMAN) SEBAGAI MODEL UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TEKSTIL DI BES

Judul Skripsi Akuntansi PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLAR PADA RATA-RATA HARGA SAHAM PERUSAHAAN PUBLIK DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ)

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS KELAYAKAN PENAMBAHAN GEDUNG BARU (EKSPANSI) PADA PERUSAHAAN ROKOK GUDANG SORGUM MALANG

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS RATIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT UNTUK MENGUKUR PRESTASI MANAJEMEN PADA PT. GUDANG GARAM K E D I R I

Judul Skripsi Akuntansi PENERAPAN TAX PLANNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFISIENSI PEMBAYARAN BEBAN PAJAK PADA PERUSAHAAN PT. MALANG INTERMEDIA PERS (RADAR MALANG)

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN BIAYA PRODUKSI UNTUK MENILAI KINERJA MANAJER PRODUKSI PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA X (PERSERO)
PG. TJOEKIR JOMBANG 

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS RENTABILITAS SEBAGAI DASAR PENENTUAN TINGKAT EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL PADA PERUSAHAAN SEPATU “PT. SEPATU INDAH GEMILANG”

Judul Skripsi Akuntansi
PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO PENJAMINAN BANK INDONESIA DAN RATA-RATA INDUSTRI BANK PESAING TERHADAP KEBIJAKSANAAN TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO PADA PT. BPR DHARMA INDRA LUMAJANG

Judul Skripsi Akuntansi  PENGARUH TINGKAT PERTUMBUHAN EARNING PER SHARE TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA..

Judul Skripsi Akuntansi EVALUASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEBAGAI PENUNJANG PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENDAPATAN PADA HOTEL KARTIKA GRAHA MALANG

Judul Skripsi Akuntansi  EVALUASI AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA PT. BIGENINDO NUSANTARA JAKARTA.

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEMEN DI BURSA EFEK SURABAYA.

Judul Skripsi Akuntansi  PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BIAYA PEMELIHARAAN AKTIVA TETAP (MESIN) UNTUKMENJAGA KELANCARAN PRODUKSI DI PABRIK GULA KEBON AGUNG MALANG

Judul Skripsi Akuntansi  LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA PG. KREMBOONG SIDOARJO.

Judul Skripsi Akuntansi EVALUASI PENGELOLAAN PIUTANG DAN PERSEDIAAN UNTUK MENINGKATKAN RENTABILITAS PADA PT. ADI WONO PERKASA JAYA

Judul Skripsi Akuntansi  STUDI KELAYAKAN TENTANG PERLUASAN JASA AIR MINUM PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN DAERAH TINGKAT II TRENGGALEK

Judul Skripsi Akuntansi  PERLAKUAN AKUNTANSI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN KONTRAKTOR PT. ANEKA BAHRUL SENTOSA DI SURABAYA

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA UNTUK PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK PADA PERUSAHAAN TEGEL CV. “LANTAI INDAH” TUBAN

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN SEMEN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK SURABAYA

Judul Skripsi Akuntansi  PENERAPAN METODE VARIABLE COSTING SEBAGAI ALAT PENGAMBILAN KEPUTUSAN KHUSUS PADA PERUSAHAAN GENTENG BETON “CITRA” MALANG

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENYEDIAKAN INFORMASI UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENJUALAN PADA PERUSAHAAN “INDAH CEMERLANG” MALANG

Judul Skripsi Akuntansi PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING UNTUK MENINGKATKAN KEAKURATAN PENGHITUNGAN PROFITABILITAS PADA PT. PAYUNG PUSAKA JAYA KEDIRI

Judul Skripsi Akuntansi. PENGUKURAN DAN PELAPORAN BIAYA MUTU UNTUK MENILAI KINERJA BAGIAN PRODUKSI (Studi Kasus pada PT. IGLAS (Persero) Surabaya)

Judul Skripsi Akuntansi. ANALISIS SELISIH SEBAGAI DASAR UNTUK MENILAI KINERJA MANAJER PADA PERUSAHAAN ROKOK ”DJAGUNG PRIMA” MALANG

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS VARIABEL-VARIABEL YANG BERPENGARUH TERHADAP VOLUME TRANSAKSI SAHAM BLUE CHIPS DI BURSA EFEK JAKARTA

Judul Skripsi Akuntansi PERANAN DIVERSIFIKASI SAHAM DENGAN MODEL MARKOWITZ BAGI INVESTOR GUNA MEMPEROLEH RETURN PORTOFOLIO YANG LEBIH TINGGI DARIPADA RETURN PASAR

Judul Skripsi Akuntansi. ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL KERJA GUNA MENINGKATKAN RENTABILITAS PADA PERUSAHAAN TENUN NASIONAL CV. “HANA MULTI GUNA” NGUNUT TULUNGAGUNG

Judul Skripsi Akuntansi PEMERIKSAAN MANAJEMEN DALAM USAHA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS MANAJEMEN PADA BAGIAN PRODUKSI PT. INDUSTRI SANDANG II (Persero) UNIT PATAL LAWANG MALANG

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI DASAR PENILAIAN PERFORMANCE PERUSAHAAN PADA PT. ARINE TRANS SEMARANG

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS SELISIH SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA PERUSAHAAN COLOGNE TISSUE “COOL CLEAN” MALANG

Judul Skripsi Akuntansi  PENGUKURAN PRESTASI PADA PUSAT BIAYA DENGAN MENGANALISIS SELISIH BIAYA PRODUKSI PADA PERUSAHAAN ROKOK TOP KERDJA KERTOSONO.

Judul Skripsi Akuntansi PEMERIKSAAN MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PENJUALAN PADA PERUSAHAAN PANGAN LESTARI SIDOARJO

Judul Skripsi Akuntansi  LEASING SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELANJAAN GUNA MEMENUHI KEBUTUHAN AKTIVA TETAP PADA PERUSAHAAN “ACCA GARMENT” MALANG

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS PENERAPAN MODEL SOCIAL RESPONSIBILITY ACCOUNTING SEBAGAI LAPORAN PERTANGGUNG-JAWABAN PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN MALANG

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS PENGGUNAAN MODAL KERJA (PIUTANG DAN PERSEDIAAN BARANG) UNTUK MENGETAHUI EFISIENSI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TEGEL BETON DAN SANITAIR WIJAYA KUSUMA MALANG

Judul Skripsi Akuntansi PENERAPAN ANALISA LAPORAN KEUANGAN GUNA MENCEGAH KREDIT MACET PADA KBPR TANGGUL MAKMUR TANGGUL-JEMBER

Judul Skripsi Akuntansi  PERANAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM PENDISTRIBUSIAN BARANG GUNA MENCAPAI KEUNGGULAN KOMPETITIF PADA PERUSAHAAN ROKOK HARAPAN SEJATI NGANJUK

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS CAPITAL BUDGETING SEBAGAI ALAT PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI AKTIVA TETAP PADA PT. KENDEDES PUTRA PRATAMA MALANG

Judul Skripsi Akuntansi PENTINGNYA PENGENDALIAN BAHAN BAKU TEMBAKAU TERHADAP KELANCARAN PROSES PRODUKSI PADA PERUSAHAAN ROKOK SM ADI BUNGSU MALANG

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS PENGARUH EARNING PER SHARE DAN RETURN ON ASSET TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG GO PUBLIC DI BEJ

Judul Skripsi Akuntansi Perlakuan Akuntansi Yang Tepat Untuk Pengakuan Pendapatan Atas Transaksi Konsinyasi Dalam Rangka Penyajian Laporan Keuangan Yang Wajar Pada PT. MTG (Mega Textil Garment) di Surabaya.

Judul Skripsi Akuntansi EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN PEMBELIAN BAHAN BAKU DAN PROSEDUR PENJUALAN PADA PERUSAHAAN SARUNG TANGAN PT. RAJAWALI GLOVES SIDOARJO

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS COST, VOLUME, PROFIT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PERUSAHAAN PT. PLN PJB II UP-BRANTAS

Judul Skripsi Akuntansi EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTNASI PENJUALAN KREDIT DAN PENERIMAAN KAS PADA PERUSAHAAN SEPATU KARYA MEKAR DEWATAMALI JOMBANG.

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS EFISIENSI BIAYA PRODUKSI GUNA MENUNJANG PELAKSANAAN PRODUKSI PADA PG. REDJOSARI DI MAGETAN

Judul Skripsi Akuntansi PERENCANAAN PAJAK (TAX PLANNING) DALAM RANGKA PENGHEMATAN KAS STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN BATIK “CITRA” TUBAN

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS ALTERNATIF SUMBER PEMBELANJAAN ANTARA LEASING DAN PINJAMAN BANK UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AKTIVA TETAP PADA PERUSAHAAN KAYU "JATI MAPAN" JOMBANG

Judul Skripsi Akuntans  ANALISIS EFEKTIFITAS PENGENDALIAN AKTIFITAS PRODUKSI PADA PERUSAHAAN CV. PASIVIC HARAPAN SENTOSA BANYUWANGI

Judul Skripsi Akuntansi  PERANAN DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDITOR DALAM MEMBANTU MANAJEMEN UNTUK MENILAI EFISIENSI PENGELOLAAN PENJUALAN AIR MINUM PADA PDAM KOTA MALANG

Judul Skripsi Akuntansi PERANAN DAN KEDUDUKAN NTERNAL AUDIT DALAM MEMBANTU MANAJEMEN UNTUK MENILAI EFISIENSI PENGELOLAAN PENJUALAN AIR MINUM PADA PDAM KABUPATEN DAERAH TINGKAT II SIDOARJO

Judul Skripsi Akuntansi PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MELALUI KONSEP EVA (ECONOMIC VALUE ADDED) PADA PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) Tbk.

Judul Skripsi Akuntansi  PEMERIKSAAN MANAJEMEN ATAS PEMBELIAN DAN PEMAKAIAN BAHAN BAKU PADA PERUSAHAAN KOPI BUBUK CAP NONGKO - TUBAN

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN DI BURSA EFEK SURABAYA (Pada Industri Kertas dan Pulp)

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS PUSAT PERTANGGUNG JAWABAN GUNA MENILAI PRESTASI KERJA (Studi Kasus pada Hotel Dewi Karya, Denpasar - Bali)

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TAKSI PT. “MANDALA SATATA GAMA” MALANG

Judul Skripsi Akuntansi PENERAPAN SISTEM PENJUALAN DAN PEMBELIAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA PERUSAHAAN CV. “JATI BERSAMA” MALANG

Judul Skripsi Akuntansi PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP BERWUJUD SERTA PENYAJIANNYA DALAM LAPORAN KEUANGAN (Studi perkara pada PT. Karya Makmur Banyuwangi)

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS EFEKTIVITAS PEMBERIAN KREDIT GADAI PADA CABANG PERUM PEGADAIAN TANGGUL-JEMBER.

Judul Skripsi Akuntansi PENERAPAN AKUNTANSI DANA PENSIUN PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO)
(Kantor Pos Surabaya 60000)

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS RASIO KEUANGAN DAN Z-SCORE (ALTMAN) SEBAGAI MODEL UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TEKSTIL DI BES

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS RATIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA PERUSAHAAN PADA PT. PURNAMA INDAH PUNTEN HOTEL B A T U

Judul Skripsi Akuntansi  PENERAPAN PROSEDUR AUDIT TERHADAP PIUTANG USAHA DALAM RANGKA MEYAKINI KEWAJARAN PENYAJIANNYA PADA LAPORAN KEUANGAN PT. COCA COLA AMATIL SURABAYA

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN KERTAS YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK SURABAYA

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN DALAM PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI GUNA MENILAI PRESTASI MANAJER PADA PT. PG. KEBON AGUNG MALANG

Judul Skripsi Akuntansi HUBUNGAN ANTARA DIVIDEN DAN HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN TEXILE YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA

Judul Skripsi Akuntansi  EVALUASI SISTEM DAN PROSEDUR PENGGAJIAN DAN PENGUPAHAN PADA PR. WELAS ASIH MALANG

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS PENGELOLAAN PIUTANG GUNA MENINGKATKAN LIKUIDITAS DAN RENTABILITAS PADA PERUSAHAAN MEUBEL “KARYA JAYA” LOMBOK

Judul Skripsi Akuntansi ANALISA RASIO KEUANGAN DAN Z SCORE (ALTMAN) SEBAGAI ALAT UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE YANG GO PUBLIC

Judul Skripsi Akuntansi . PENGENDALIAN INTERN ATAS PENERIMAAN KAS PADA DINAS PASAR DAERAH KOTAMADYA DATI II MALANG

Judul Skripsi Akuntansi . ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN SEMEN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK SURABAYA

Judul Skripsi Akuntansi  PENILAIAN KINERJA PUSAT PERTANGGUNGJAWABAN LABA PADA DEPARTEMEN FOOD AND BEVERAGE PADA HOTEL IBIS RAJAWALI SURABAYA

Judul Skripsi Akuntansi . EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA MANAJER PENJUALAN PADA PERUSAHAAN MEUBEL CV. ”DEWA KAYU” TUBAN

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK KEPENTINGAN PEMBAYARAN PAJAK PENGHASILAN PADA PADA PT. INDUSTRI MARMER INDONESIA TULUNGAGUNG (IMIT)

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KEBERHASILAN KINERJA MANAJEMEN PADA KUD SEMEN WLINGI-BLITAR

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PADA RUMAH SAKIT SYUHADA’ HAJI BLITAR

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS PROFITABILITAS SEBAGAI DASAR PENILAIAN EFISIENSI MANAJEMEN PADA PERUSAHAAN TEGEL CV. PENATARAN BLITAR

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN UNTUK MENILAI PRESTASI KINERJA DEPARTEMEN PRODUKSI PADA PERUSAHAAN ROKOK “PAKU”

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS PENGARUH TOTAL ASSETS TURNOVER DAN FINANCIAL LEVERAGE TERHADAP PRICE EARNING RATIO PADA SAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC DI BEJ

Judul Skripsi Akuntansi . PENGENDALIAN PIUTANG DAGANG DALAM USAHA MENINGKATKAN RENTABILITAS PADA CV. CAHAYA BARU TUBAN.

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS PERBEDAAN PENGUMUMAN RIGHT ISSUE ATAS PERUBAHAN HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG GO PUBLIC DI PT. BEJ

Judul Skripsi Akuntansi  PENGUKURAN DAN PENGAKUAN MANAJER SEBAGAI AKTIVA (Suatu Tinjauan Teoritis Tentang Akuntansi Sumber Daya Manusia dan Tentang Penyajiannya Dalam Laporan Keuangan)

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS ALTERNATIF SUMBER PEMBELANJAAN ANTARA LEASING DAN PINJAMAN BANK UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AKTIVA TETAP PADA PERUSAHAAN KAYU "JATI MAPAN" JOMBANG

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS EFEKTIFITAS PENGENDALIAN AKTIFITAS PRODUKSI PADA PERUSAHAAN CV. PASIVIC HARAPAN SENTOSA BANYUWANGI

Judul Skripsi Akuntansi  PERANAN DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDITOR DALAM MEMBANTU MANAJEMEN UNTUK MENILAI EFISIENSI PENGELOLAAN PENJUALAN AIR MINUM PADA PDAM KOTA MALANG

Judul Skripsi Akuntansi  PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MELALUI KONSEP EVA (ECONOMIC VALUE ADDED) PADA PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) Tbk.

Judul Skripsi Akuntansi . PEMERIKSAAN MANAJEMEN ATAS PEMBELIAN DAN PEMAKAIAN BAHAN BAKU PADA PERUSAHAAN KOPI BUBUK CAP NONGKO - TUBAN

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN DI BURSA EFEK SURABAYA (Pada Industri Kertas dan Pulp)

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS PUSAT PERTANGGUNG JAWABAN GUNA MENILAI PRESTASI KERJA (Studi Kasus pada Hotel Dewi Karya, Denpasar - Bali)

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TAKSI PT. “MANDALA SATATA GAMA” MALANG

Judul Skripsi Akuntansi  PENERAPAN SISTEM PENJUALAN DAN PEMBELIAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA PERUSAHAAN CV. “JATI BERSAMA” MALANG

Judul Skripsi Akuntansi  PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP BERWUJUD SERTA PENYAJIANNYA DALAM LAPORAN KEUANGAN (Studi perkara pada PT. Karya Makmur Banyuwangi)

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS EFEKTIVITAS PEMBERIAN KREDIT GADAI PADA CABANG PERUM PEGADAIAN TANGGUL-JEMBER.

Judul Skripsi Akuntansi . PENERAPAN AKUNTANSI DANA PENSIUN PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO) (Kantor Pos Surabaya 60000)

Judul Skripsi Akuntansi . ANALISIS RASIO KEUANGAN DAN Z-SCORE (ALTMAN) SEBAGAI MODEL UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TEKSTIL DI BES

Judul Skripsi Akuntansi . ANALISIS RATIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA PERUSAHAAN PADA PT. PURNAMA INDAH PUNTEN HOTEL B A T U

Judul Skripsi Akuntansi  PENERAPAN PROSEDUR AUDIT TERHADAP PIUTANG USAHA DALAM RANGKA MEYAKINI KEWAJARAN PENYAJIANNYA PADA LAPORAN KEUANGAN PT. COCA COLA AMATIL SURABAYA

Judul Skripsi Akuntansi . ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN KERTAS YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK SURABAYA

Judul Skripsi Akuntansi . ANALISIS LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN DALAM PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI GUNA MENILAI PRESTASI MANAJER PADA PT. PG. KEBON AGUNG MALANG

Judul Skripsi Akuntansi . HUBUNGAN ANTARA DIVIDEN DAN HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN TEXILE YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA

Judul Skripsi Akuntansi . EVALUASI SISTEM DAN PROSEDUR PENGGAJIAN DAN PENGUPAHAN PADA PR. WELAS ASIH MALANG

Judul Skripsi Akuntansi . ANALISIS PENGELOLAAN PIUTANG GUNA MENINGKATKAN LIKUIDITAS DAN RENTABILITAS PADA PERUSAHAAN MEUBEL “KARYA JAYA” LOMBOK

Judul Skripsi Akuntansi . ANALISA RASIO KEUANGAN DAN Z SCORE (ALTMAN) SEBAGAI ALAT UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE YANG GO PUBLIC

Judul Skripsi Akuntansi . PENGENDALIAN INTERN ATAS PENERIMAAN KAS PADA DINAS PASAR DAERAH KOTAMADYA DATI II MALANG

Judul Skripsi Akuntansi . ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN SEMEN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK SURABAYA

Judul Skripsi Akuntansi . PENILAIAN KINERJA PUSAT PERTANGGUNGJAWABAN LABA PADA DEPARTEMEN FOOD AND BEVERAGE PADA HOTEL IBIS RAJAWALI SURABAYA

Judul Skripsi Akuntansi . EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA MANAJER PENJUALAN PADA PERUSAHAAN MEUBEL CV. ”DEWA KAYU” TUBAN

Judul Skripsi Akuntansi . ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK KEPENTINGAN PEMBAYARAN PAJAK PENGHASILAN PADA PADA PT. INDUSTRI MARMER INDONESIA TULUNGAGUNG (IMIT)

Judul Skripsi Akuntansi . ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KEBERHASILAN KINERJA MANAJEMEN PADA KUD SEMEN WLINGI-BLITAR

Judul Skripsi Akuntansi . ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PADA RUMAH SAKIT SYUHADA’ HAJI BLITAR

Judul Skripsi Akuntansi . ANALISIS PROFITABILITAS SEBAGAI DASAR PENILAIAN EFISIENSI MANAJEMEN PADA PERUSAHAAN TEGEL CV. PENATARAN BLITAR

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN UNTUK MENILAI PRESTASI KINERJA DEPARTEMEN PRODUKSI PADA PERUSAHAAN ROKOK “PAKU”

Judul Skripsi Akuntansi  ANALISIS PENGARUH TOTAL ASSETS TURNOVER DAN FINANCIAL LEVERAGE TERHADAP PRICE EARNING RATIO PADA SAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC DI BEJ

Judul Skripsi Akuntansi  PENGENDALIAN PIUTANG DAGANG DALAM USAHA MENINGKATKAN RENTABILITAS PADA CV. CAHAYA BARU TUBAN.

Judul Skripsi Akuntansi ANALISIS PERBEDAAN PENGUMUMAN RIGHT ISSUE ATAS PERUBAHAN HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG GO PUBLIC DI PT. BEJ

Judul Skripsi Akuntansi  PENGUKURAN DAN PENGAKUAN MANAJER SEBAGAI AKTIVA (Suatu Tinjauan Teoritis Tentang Akuntansi Sumber Daya Manusia dan Tentang Penyajiannya Dalam Laporan Keuangan)


Itu yakni beberapa pola Judul skripsi dan bagaima cara semoga anda sanggup mengambil salah satu judul yang untuk di ajukan, oke disini kami akan membantu anda bagaiman caranya.
pertama kalian tentukan judul yang mana yang akan di ajukan.
kedua sehabis kalian paham dan mengerti tentan judul yang akan anda ambil, coba kalian cari materi nya menyerupai data-data yang berkaitan dengan judul skripsi yang kalian ambil dan kalau ternyata data pada tahun yang ada ambil tidak ada coba ganti saja menurut tahun yang sekarang. dan kalau perusahaan  yang ada cari tidak ada coba anda ganti dengan perusahaan yang ada di tempat anda atau yang anda miliki data nya. Semoga bermanfaat.

Apa yang di maksud Pajak, apa itu Pajak..? Kali ini kami akan membuatkan wacana Pengertian pajak. Pada dasarnya kita setiap hari dan setiap acara yang berafiliasi dengan suatu transaksi niscaya ada pajak namun kita di tanya pajak itu kita resah apa itu pajak. Oke kali ini kami akan membuatkan apa yang dimasud dengan pajak. Pajak (dari bahasa latin taxo "rate")

PAJAK
Pengertian pajak secara umum Pajak adalah  pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk negara dan akan dipakai untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum. Rakyat yang membayar pajak tidak akan mencicipi manfaat dari pajak secara langsung, alasannya yakni pajak dipakai untuk kepentingan umum, bukan untuk kepentingan pribadi.
 
Beberapa Ahli ada yang mengemukakan apa itu pajak diantarnya:
Menurut Charles E.McLure, pajak yakni kewajiban finansial atau retribusi yang dikenakan terhadap wajib pajak (orang pribadi atau badan) oleh negara  atau institusi yang fungsinya setara dengan negara yang dipakai untuk membiayai banyak sekali macam pengeluaran publik

Menurut  Leroy Beaulieu Pajak yakni bantuan, baik secara pribadi maupun tidak yang dipaksakan oleh kekuasaan publik dari penduduk atau dari barang, untuk menutup belanja pemerintah.

Menurut P. J. A. Adriani Pajak yakni iuran masyarakat kepada negara (yang sanggup dipaksakan) yang terutang oleh yang wajib membayarnya berdasarkan peraturan-peraturan umum (undang-undang) dengan tidak menerima prestasi kembali yang pribadi sanggup ditunjuk dan yang gunanya yakni untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubung kiprah negara untuk menyelenggarakan pemerintahan.

Menurut Prof. Dr. H. Rochmat Soemitro SH Pajak yakni iuran rakyat kepada kas negara yang sanggup dipaksakan) dengan tiada menerima jasa timbal (kontra prestasi) yang pribadi sanggup ditunjukkan dan yang dipakai untuk membayar pengeluaran umum. Definisi tersebut lalu dikoreksinya yang berbunyi sebagai berikut: Pajak yakni peralihan kekayaan dari pihak rakyat kepada Kas Negara untuk membiayai pengeluaran rutin dan surplusnya dipakai untuk public saving yang merupakan sumber utama untuk membiayai public invesment.

Menurut Ray M. Sommerfeld, Herschel M. Anderson, dan Horace R. Brock Pajak yakni suatu pengalihan sumber dari sektor swasta ke sektor pemerintah, bukan akhir pelanggaran hukum, namun wajib dilaksanakan, berdasarkan ketentuan yang ditetapkan lebih dahulu, tanpa menerima imbalan yang pribadi dan proporsional, semoga pemerintah sanggup melaksanakan tugas-tugasnya untuk menjalankan pemerintah.

Data diatas merupakan pengertian pajak  secara umun dan pendapat beberapa para mahir wacana pajak.
Selanjutnya ada beberapa jenis pajak berdasarkan sistem atau jenis forum pemungut pajak. Iuran pajak di lakukan oleh negara atau di kenal dengan pajak sentra dimana pemunguttan pajak masuk kedalam pemerintah atau kas pemerintah dan yang kedua pajak yang masuk kedaerah atau pajak daerah. berikut pembagian-pembagian yang masuk kedalam pajak sentra dan pajak daerah.

Pajak Pusat (Pemerintah)
1.Pajak penghasilan
2.Pajak Pertamabahan Nilai (PPN) dan (PPMB) Pajak Pertambahan Nilai dan Barang Mewah
3.Bea Matreai
4.Bea Masuk
5.Cukai

Pajak Daerah
Sesuai UU No. 28 Tahun 2009 wacana Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, berikut jenis-jenis Pajak Daerah. Pajak Daerah terbagi Menjadi dua kawasan yang melaksanakan pemungutan nya yaitu Provinsi dan Kabupaten.
Pajak yang masuk ke Provinsi diantaranya:
1.Pajak kendaran bermotor
2.Pajak Biaya Balik nama kendaraan bermotor
3.Pajak Bahan bakar bermotor
4.Pajak Air Permukaan
5.Pajak Rokok

Pajak yang masuk kekabupaten
1.Pajak Hotel
2.Pajak Restoran
3.Pajak Hiburan
4.Pajak Reklame
5.Pajak Penerangan Jalan
6.Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan
7.Pajak Parkir
8.Pajak Air Tanah
9.Pajak Sarang Burung Walet
10.Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan; dan
11.Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan

Itulah beberapa pengertian wacana pajak dan lembaaga yang melaksanakan pungutan pajak. sanggup ditarik kesimpulan pajak ialah iuran yang wajib dilakukan oleh setiap orang atau forum yang di atur oleh undang-undang dan akan dipergunaka untuk kepentingan umum bukan pribadi. lalu yang melaksanakan pemungutan pajak ada 2 yaitu pemerintah sentra dan daerah, itu pemerintah dibagi dua yaitu provinsi dan kabupaten. Demikian pegertian pajak dan kawasan yang melaksanakan pemungutan pajak.

Baca juga Artikel wacana kumpulan judul skripsi Akuntansi, dan Laporan keuangan, prinsip dasar akuntansi berdasarkan sak dan Asobat, dan apa itu akuntansi. terimaksih telah berkunjung ke Materi akuntansi perusahaan.

Alur Akuntansi Atas Transaksi Mata Uang Asing


Pada dasarnya, alur akuntansi atas transaksi bermata uang aneh yakni sebagai berikut :

Pada ketika terjadinya transaksi pertama kalinya, nilai transaksi diakui atau dicatat sebesar nilai fakturnya (invoice)

Pada setiap pelaporan, transaksi tersebut di translasikan dengan mengkonversikan nilai transaksi tersebut ke dalam mata uang fungsionalnya (Rupiah) sesuai dengan metode konversi yang dipergunakan, pada ketika ini akan diakui KEUNTUNGAN atau KERUGIAN (SELISIH) KURS, yang dalam bahasa inggrisnya disebut Currency Gain/Lost.

Pada ketika pembayaran (pelunasan) atas transaksi tersebut (baik itu berupa transaksi atas aktiva maupun kewajiban), nilai transaksi bermata uang aneh tersebut akan disetarakan lagi dengan mengkonversikannya menjadi mata uang fungsional (Rupiah). Proses konversi ini akan mengakibatkan adanya KEUNTUNGAN atau KERUGIAN (SELISIH) KURS (Currency Gain/Lost).

Contoh :

Tanggal 31 Januari, sebuah perusahaan di Indonesia membeli barang dagangan dari Amerika dengan nilai invoice USD 1,000.00, Tutup buku fiskal pada tanggal 20 Maret, dan pembayaran akan jatuh tempo pada tanggal 30 April, dan

Sementara itu situasi nilai tukar pada ketika itu digambarkan sebagai berikut :

28 Pebruari, 1 USD = Rp 9,000,-
20 Maret, 1 USD = Rp 9,100,-
30 April, 1 USD = Rp 9,200,-

Atas Transaksi diatas, sanggup dicatat dengan jurnal entry :

Pada tanggal pembelian (28 Pebruari) :

[Debit] : Pembelian = Rp 9,000,000,-
[Kredit] : Hutang Dagang = Rp 9,000,000,-

Pada ketika tutup buku fiskal (20 Maret) :
Nilai tukar telah berubah, rupiah terdepriasi sebesar Rp 100,- / 1 USD, sehingga perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 100 x 1000 = Rp 100,000. Ini diakui sebagai kerugian kurs, dan diubahsuaikan dengan jurnal :

[Debit] : Kerugian (Selisih) Kurs = Rp 100,000,-
[Credit] : Hutang Dagang = Rp 100,000,-


Sedangkan pada ketika hutang jatuh tempo :
Rupiah terdepresiasi Rp 200,-/1 USD dibandingkan ketika pembelian dilakukan, Jurnal atas pelunasan hutang ini menjadi :

[Debit] : Hutang Dagang = Rp 9,000,000,-
[Debit] : Kerugian (selisih) Kurs = Rp 200,000,-
[Credit] : Kas = Rp 9,200,000,-


Saat Pengakuan Keuntungan atau Kerugian Kurs

Dari teladan di atas, bila diperhatikan baik-baik, maka jelaslah KEUNTUNGAN atau KERUGIAN (Selisih) KURS DIAKUI PADA PERIODE DIMANA KEUNTUNGAN ATAU KERUGIAN TERJADI. Dalam teladan di atas kerugian kurs diakui :

Pada Laporan Fiskal, kerugian kurs diakui sebesar Rp 100,000 saja yaitu pada tanggal penutupan buku fiskal (20 Maret).

Pada Laporan Komersial, kerugian kurs diakui sebesar Rp 200,000 pada ketika pelunasan (pembayaran) dilakukan (30 April)


Author’s Note :

Di final tahun buku, secara konsep bekerjsama perusahaan
memiliki 3 (tiga) pilihan :

1). Mengabaikan fluktuasi nilai tukar (akan tetapi, pilihan ini yakni pilihan berbahaya)

2). Melakukan pembiasaan (membuat adjustment) atas nilai pembelian, yang biasa disebut PENDEKATAN SATU TRANSAKSI (akan tetapi tindakan ini, akan menciptakan laporan menjadi tidak mencerminkan bencana ekonomi yang sesungguhnya).

3). Atas perubahan nilai tukar mata uang fungsional (Rupiah) kepada mata uang asing, disamping mengkui adanya utang, juga diakui adanya laba atau kerugian (selisih) kurs, yang biasa disebut sebagai PENDEKATAN DUA TRANSAKSI. (Pilihan inilah yang paling relevan).


Pelaporan Keuntungan Kurugian (Selisih Kurs)

Dimanakah laba atau kerugian (Selisih Kurs) di kelompokkan ?.

Karena dalam hal ini, laba atau kerugian kurs terjadi akhir adanya fluktuasi nilai tukar mata uang fungsional (Rupiah) terhadap mata uang aneh (dalam teladan di atas yakni USD), dimana atas laba atau kerugian kurs tersebut mempengaruhi arus kas masuk atau keluar, maka :

KEUNTUNGAN atau KERUGIAN (Selisih) KURS di kelompokkan ke dalam PENDAPATAN LAIN-LAIN (OTHER REVENUE)

KEUNTUNGAN atau KERUGIAN (Selisih) KURS menjadi ELEMEN PENAMBAH/PENGURANG atas PENDAPATAN BRUTTO, yang akan menghasilkan PENDAPATAN NETTO.

Hubungannya dengan Harga Pokok Penjualan (Cost Of Good Sold) ?

NONE, ZERO, ZIL, ZALDA, KAGA ADE, TAK ADA, TAK ADO, ORA ONO” :) :) :)


Author’s Note :

Hati-hati, bedakan TRANSAKSI dengan TRANSLASI :

TRANSAKSI : Kejadian ekonomi yang sungguh-sungguh MEMPENGARUHI ARUS KAS.

TRANSLASI : Hanyalah PERUBAHAN PENGAKUAN NILAI atas ASSET maupun LIABILITIES, akhir adanya KONVERSI
NILAI.

Kabar besar hati bagi yang ingin mendalami lebih lanjut mengenai FOREIGN CURRENCY ACCOUNTING, segara akan hadir artikel : TRANSLASI LAPORAN KEUANGAN MATA UANG ASING, mengenai bagaimana mentranslate (saya pakai istilah MENGKONVERSIKAN) laporan keuangan ber mata uang asing. Untuk semua elemen laporan keuangan yang perlu disoroti, mulai dari penjualan, pembelian, COGS hingga dengan perolehan aktiva tetap dan retained earning. Akan diposting secara bertahap. Dimulai dengan : TRANSLASI HARGA POKOK PENJUALAN (COGS) [-baca-] sehabis BONUS : HEDGING dibawah

BONUS : HEDGING (Antisipasi Terhadap Fluktuasi Kurs)

Jika diartikan secara harfiah, HEDGE = Pagar / Tameng

Dalam Financial, HEDGING diartikan sebagai tindakan untuk memindahkan resiko akhir dari fluktuasi kurs (atau suku bunga, atau harga).

Jika saja HEDGING benar-benar berfungsi secara efektif, maka seharusnya KEUNTUNGAN atau KERUGIAN KURS tidak akan terjadi, dan tidak perlu dipusingkan oleh legalisasi (pencatatan) maupun disclosure-nya.


Adapun Hedging yang direkomendasikan untuk mengatasi fluktuasi kurs yakni INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIVE, yaitu Kontrak Pertukaran yang Dimajukan (FORWARD EXCHANGE CONTRACT).

Teknisnya, institusi keuangan oke untuk menetapkan suatu nilai tukar mata uang yang disepakati untuk dimasa depan yang telah disepakati pula.

Contoh : Bank Devisa (dimana rekening perusahaan) menyetujui perusahaan untuk hedging nilai Tukar Rupiah terhadap USD yakni Rp 9000,- hingga dengan tanggal 30 April, Jika saja pada teladan masalah pembelian barang dagangan diatas perusahaan melaksanakan hedging, maka kerugian kurs sebesar Rp 200,000 tersebut tidak akan terjadi. Pengakuan currency gain lost pun tidak perlu terjadi.

Author’s Note :

Disatu sisi HEDGING akan meminimalisasi atau bahkan mengeliminasi kemungkinan terjadinya kerugian kurs, di sisi lainnya, perusahaan juga kehilangan kesempatan untuk memperoleh KEUNTUNGAN KURS. Jika Fluktuasi nilai tukar benar-benar menjadi duduk kasus bagi perusahaan, lakukanlah HEDGING, Jika :

IMPORTER : nilai tukar uang fungsional (Rupiah) cenderung melemah, LAKUKANLAH HEDGING, bila sebaliknya, maka jangan lakukan.

EXPORTER : nilai tukar uang fungsional (Rupiah) cenderung menguat, LAKUKANLAH HEDGING, Jika sebaliknya, jangan lakukan.


Good Luck :-)
Artikel Lain Yang Terkait : TRANSLASI HARGA POKOK PENJUALAN (COGS) [-baca-]


KEUNTUNGAN  DAN  KETERBATASAN  SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF

Keuntungan  Sistem Informasi Eksekutif
Sistem Informasi Eksekutif ini memiliki keuntungan dalam suatu sistem informasi, diantaranya yaitu ;
§    Sebagai sistem penyedia akomodasi yang fleksibel bagi direktur dalam mengakses info eksternal dan internal yang memiliki kegunaan untuk mengindentifikasi masalah.
§    Sistem tidak sulit dioperasikan alasannya yaitu dilengkapi interface yang sangat memudahkan pemakai untuk menggunakannya.
§    Sistem dapat membantu pihak direktur dalam mengidentifikasikan dasar suatu problem dan mencari jalan keluarnya.
§    Sebagai sistem penyedia info bagi direktur mengenai kinerja perusahaan dari banyak sekali sudut pandang. 
§    Sebagai sistem yang dapat menunjukkan suatu kemudahan bagi pihak direktur untuk menyediakan saluran yang cepat ke info – info yang terjadi ketika itu dan saluran pribadi pada laporan – laporan manajemen.

Keterbatasan  Sistem Informasi Eksekutif
Selain Sistem Informasi Eksekutif memiliki keuntungan dalam suatu sistem informasi, SIE ini juga memiliki keterbatasan atau kekurangan dalam suatu sistem informasi, diantaranya yaitu ;
a.              Password
EIS memiliki sandi normal untuk membatasi akses. Namun, tingkat kontrol sandi yang diimplementasikan dalam EIS harus sama dengan yang ada di database. Jika tingkat kontrol sandi mengganggu pengoperasian EIS, pembatasan sandi sering dihapus dalam mendukung kinerja sistem. Selain itu, tidak ada struktur sandi paralel yang bahkan developer tidak mampu ketika ingin memastikan keamanan yang ada.

b.              Data Access
Apabila data EIS dapat diakses oleh pengguna yang tidak sah, info yang memiliki sifat sensitif ini dapat dikumpulkan dan digunakan terhadap perusahaan atau petugasnya. Data sensitif ini dapat mencakup info akuntansi menyerupai gaji, pengeluaran, atau info lebih soft menyerupai laporan pesaing. Jika saluran data tidak aman, EIS dapat menimbulkan pengguna untuk menunjukkan kesimpulan yang tidak sempurna untuk diakses.

Apa itu Free Various Business Form & Template ?

[Free Various Business Form & Template] adalah blanko-blanko (form), template, file, pola kertas kerja, terkait dengan pekerjaan akuntansi, keuangan dan perpajakan yang dapat di unduh secara gratis di blog yang dedikasikan sebagai DOWNLOAD CENTER untuk rekan-rekan pengunjung maupun pembaca ACCOUNTING, FINANCE & TAXATION. Tidak hanya itu, diantara form-form, template-template atau contoh-contoh kertas kerja yang tersedia disini, sebagian besar bertype Excel (type file yang paling nyaman untuk pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan perhitungan-perhitungan) , beberapa sudah dilengkapi dengan formula, bahkan link antar worksheet. Tentu saja jauh dari sempurna, tidak mampu dibandingkan dengan software, tetapi mampu dijadikan alternate tools untuk pekerjaan-pekerjaan sederhana. Saya langsung lebih nyaman memakai spreadsheet dibandingkan dengan software.


Mengapa Free Various Business Form dibuat ?

Sampai ketika ini form, template, file, pola kertas kerja, terkait dengan pekerjaan akuntansi, keuangan dan perpajakan sulit untuk dicari. Jikapun ada, type file-nya bukanlah type file yang mampu fleksibel untuk kita modifikasi. Entah itu dalam bentuk PDF atau Word, yang bagi kita-kita di accounting, rasanya tidak nyaman untuk kita pakai dan dalam keadaan dilocked (terkunci), sehingga tidak mampu dimodifikasi. Di unduh center ini sengaja dibiarkan dalam kidaan tidak locked biar mampu dimodifikasi sesuai keinginan. Salah satu file langka yang sudah mampu di unduh di sini yaitu : NOMENKLATUR HARMONIZED SYSTEM CODE (dulu saya pernah mencarinya berkeliling dari situs ke situs tetapi tidak ketemu, hingga saya menemukannya). Merasakan betapa sulitnya mencari form, template dan pola kertas kerja secara gratis itulah yang mendorong keinginan saya untuk menyediakannya di sini.


Jenis Form, Template & Contoh Kertas Kerja Apa Saja yang Tersedia ?

Akan ada 4 kategori, yaitu : Accounting, Keuangan, Perpajakan & Export Import. Saat ini (11 Januari 2008) memang belum banyak form & template yang tersedia. Akan tetapi secara rutin dan berkelanjutan akan terus ditambahkan, biar lebih banyak dan lebih variatif. Goal saya ialah : Bisa menjadi FREE DOWNLOAD CENTER TERLENGKAP untuk kategori VARIOUS BUSINESS FORM & TEMPLATE di Indonesia. Apakah itu berlebihan ?. Well, bagi mereka yang yakin, tak ada yang mustahil bukan ?. Dengan menggantungkan harapan setinggi langit, pencapaian setinggi gedung akan menjadi sangat mungkin, bukan ?.


Dimana Bisa didownload ?

Silahkan klick link yang berada di bawah menu artikel di atas judul artikel ini.


Bagaimana Caranya Mendownload ?

Mudah saja :
(-) Masuk ke [-FREE DOWNLOAD CENTER-]
(-) Pilih salah satu kategori ( Accounting, Keuangan, Perpajakan, Export-Import)
(-) Lakukan Subscription dengan memasukkan e-mail anda pada kolom yang disediakan
(-) Verifikasi subcription dengan meng-klick link subscription yang dikirimkan ke email anda
(-) Download
(-) Selesai

Masuk ke FREE DOWNLOAD CENTER dari sini : [-MASUK-]





Pengertian Checker

Checker yaitu pecahan yang berada hampir di setiap divisi, terutama di dunia manufaktur. Kata Checker ini sendiri berasal dari Bahasa Inggris, Check yang artinya Memeriksa atau Mengecek. Checker ini posisinya juga beragam, ada Cheker Produksi, Checker Warehouse (Gudang), Checker QC, dan lain-lain. Untuk kali ini yang kan kita bahas yaitu Jobdesk seorang Checker Gudang, lengkap dengan kiprah dan tanggung jawabnya. 

Sebagaimana kita tahu, keakuratan data di lapangan sangat kuat pada keakuratan data di komputer. kalau terjadi selisih, maka tentunya akan terjadi aneka macam kesalahan, baik yang dilakukan oleh checker di lapangan, maupun yang dilakukan oleh admin sebagai data entry. Untuk itu, kiprah seorang checker yang paling utama yaitu melaksanakan pengecekan secara mendetail terhadap barang-barang yang ada di gudang. Dalam ranah apapun, mau itu otomotif, textile, retail, dan lain-lain, keberadaan seorang checker sangat dibutuhkan.

A. Tugas Checker Gudang

1. Melakukan Pengecekan

Dalam proses produksi di suatu perusahaan, tentunya setiap pecahan mempunyai peranan masing-masing, bagi seorang checker gudang, yang perlu dipahami dengan baik yaitu jalur masuk dan keluarnya barang. Dalam hal ini, ada tiga jalur utama masuk dan keluarnya barang dari dan ke gudang yang menjadi tanggung jawab seorang checker gudang.

a. Barang Unloading (Barang dari vendor yang gres saja di bongkar)
Untuk barang unloading ini, artinya perusahaan memesan suatu barang dari kawasan lain baik lokal maupun impor, dan pada dikala barang ini datang, seorang checker diharusnya mengecek kembali jumlah barang dan kualitasnya secara teliti. Seelah dihitung secara teliti, kemudian seorang checker menciptakan laporan penerimaan dan melaksanakan pengkodean. Pengkodean ini sanggup diartikan bermacam-macam, sesuai dengan bidang usahanya, tapi biasanya memakai Nomor ID per barang. Makara kalau ada seribu barang, maka ID yang diberikan untuk barang tersebut biasanya sesuai dengan tanggal,
misal,
tanggal 27 Februari 2017, ada barang yang tiba sebanya 1000 pcs. maka setiap pcs kemungkinan akan diberi ID 270220170001, 270220170002, 270220170003, 270220170004, ......270220171000. ID ini biasanya berupa kertas sticker yang telah dicetak sebelumnya dan ditempelkan pada masing-masing pcs yang datang. Untuk penggunaan nomor ini tidak selalu sama, terkadang setiap perusahaan mempunyai cara masing-masing dalam memberi nomor dan atau melaksanakan pengkodean. Nah nomor-nomor ini kemudian di Input oleh staff accounting gudang ke database di komputer.

b. Barang Storage (Barang yang sudah disimpan di gudang untuk kepentingan produksi)
Untuk barang storage, tentunya dalah barang yang telah selesai di unloading dan masuk ke penyimpanan di gudang. Makara tiap tiap barang sudah disimpan dan sudah diberikan Nomor ID menyerupai telah disebutkan di atas.
Sebelum memperlihatkan barang ke produksi, pastikan orang produksi (operator/orang yang bertanggung jawab untuk pemesanan barang ke gudang) telah mengisi Form undangan barang di gudang dan telah ditandatangani.  Makara seorang checker akan mengambil barang sesuai dengan undangan tersebut. Sebelum diberikan ke orang produksi tersebut, ingatlah untuk menulis semua nomor ID yang telah ditempelkan di tiap bok dan nomor ID tersebut. Nomor ID yang keluar tersebut kemudian akan menjadi materi laporan anda kepada accounting gudang sebagai nomor nomor yang telah keluar dari gudang dan akan dihapus dari database komputer. Nah dibagian inilah sering terjadi kesalahan hingga menjadikan terjadinya selisih atau perbedaan jumlah antara stok di gudang dengan stok di komputer. Jika tidak berhati-hati, akan sangat menyulitkan anda kalau dilakukan stock opname nantinya.

c. Barang Return (Barang yang sudah diberikan ke produksi tapi dikembalikan ke gudang)
Barang return yaitu barang yang sudah diberikan ke produksi tapi kemudian dikembalikan ke gudang. Hal ini sanggup disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya,
a. Proses produksi telah berhenti
b. ada kerusakan pada material barang tersebut
c. kesalahan dalam undangan (salah memesan barang)
Tida kesalahan ini sebetulnya masih sanggup ditolerir, tapi yang niscaya jangan lupa untuk menciptakan laporan dan memperlihatkan nomor ID gres terhadap barang yang dikembalikan tersebut, lantaran nomor ID usang brang tersebut telah dihapus dari database di komputer. Pastikan pula untuk memperlihatkan laporan tersebut ke accouting gudang dan harus segera di input ke database.

2. Menjaga Kualitas

Selain mengecek barang, seorang checker gudang juga bertugas untuk menjaga kualitas barang tetap manis baik dari segi packaging dan atau isinya. Hal ini dikarenakan terkadang pihak produksi tidak mau mengambil barang yang telah rusak, dan tentunya ini akan menjadi persoalan bagi anda kalau terdapat barang rusak yang ditolak oleh pihak produksi. 

3. Membuat Laporan

Setelah semua agenda kerja dan undangan produksi telah terpenuhi, biasanya seorang checker gudang diwajibkan menciptakan laporan sebelum pulang atau sebelum pergantian shift. Laporan ini yang akan dijadikan contoh oleh accounting gudang dalam memasukkan data ke komputer dan juga oleh shift selanjutnya yang akan meneruskan kinerja anda. Makara hasus ekstra teliti dalam menciptakan laporan, jangan hingga salah. Jika ada barang yang telah habis, tapi masih diminta oleh pihak produksi, maka sebaiknya dituliskan pula dalam laporan ini. Selain itu anda juga harus berkoordinasi dengan atasa anda untuk menjaga keseimbangan storage barang di gudang, jangan hingga terlalu penuh, dan jangan hingga sulit untuk mengambil barang. Selanjutnya administrasi penyimpanan ini disebut FIFO, FEFO, dan LIFO, dan lain-lain.

B. Tanggung Jawab Checker Gudang

Dari Tugas kiprah yang telah disebutkan diatas sanggup ditarik kesimpulan bahwa tanggung jawab seorang Checker Gudang yaitu ;
1. Menjaga kuantitas dan kualitas barang di gudang
2. Menjaga hubungan baik dengan pihak produksi demi kondusifitas kerja
3. Menjaga biar barang di Gudang tidak hilang
4. Memastikan barang yang dipesan selalu siap untuk dberikan.

C. Kualifikasi Checker Gudang

Dikarenakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, biasanya seorang yang mempunyai ketelitian luar biasa menjadi kandidat yang paling cocok untuk posisi ini. Selain itu, biasanya kandidat yang dicari yaitu kandidat yang mempunyai tanggung jawab yang besar lantaran menjadi seorang checker gudang terkadang terlihat sangat santai. Apalagi dengan supervisi yang sangat minim. Dalam hal ini yang niscaya harus dilakukan yaitu insisiatif yang tinggi dalam menjalankan tugas. Untuk kriteria pengalaman biasanya yang berpengalaman akan lebih dipertimbangkan dibanding yang tidak berpengalaman untuk mengisi posisi ini. Karenanya terkadang strata pendidikan tidak terlalu diperhatikan, pendidikan minimal bagi seorang checker biasanya Sekolah Menengan Atas atau SMK. Tapi D3 dan S1 dengan pengalaman lebih diutamakan. 

Itulah sebagian dari kiprah dan tanggung jawab seorang checker gudang yang mungkin anda butuhkan sebelum memasuki dunia kerja. Semoga bermanfaat

 asuransi dirasa sangat penting dalam perjuangan penjaminan aset baik aset eksklusif yang meliput Jobdesk Marketing Asuransi, Tugas dan Tanggung Jawab

Dalam dunia dikala ini, asuransi dirasa sangat penting dalam perjuangan penjaminan aset baik aset eksklusif yang mencakup tubuh dan kepemilikan, serta aset perusahaan yang mencakup karyawan dan kepemilikan lainnya. Dalam hal ini, geliat ranah asuransi juga semakin meningkat. Demi menunjang hal tersebut dirasa perlu untuk melaksanakan pengembangan usaha. Salah satu caranya yakni dengan melaksanakan pemasaran (marketing) semoga para klient lebih gampang dalam menemukan solusi asuransi yang paling sempurna untuk mereka miliki.Dalam hal ini, menjai seorang marketing asuransi tentunya menjadi salah satu pekerjaan yang mempunyai prospek manis asalkan dijalani dengan baik dan tidak gampang menyerah. 

Menjadi marketing tentunya sangat berkaitan erat dengan jaringan yang luas. Yap, untuk menjadi marketing dibutuhkan seorang pekerja dengan jaringan yang luas, atau bisa menciptakan jaringan yang luas. Akan tetapi, terkadang ada yang salah dalam membedakan pengertian marketing dengan sales. Jika marketing mempunyai arti pemasaran, maka sales mempunyai arti penjualan. Meskipun keduanya mempunyai kaitan yang sangat erat, tentunya sangat jauh perbedaan antara sales dan marketing ini. Karenanya seringkali seseorang merasa ngeri untuk menjadi marketing alasannya yakni berfikiran kalau marketing sama dengan sales. 

A. Pengertian Marketing Asuransi

Marketing Asuransi mempunyai makna seorang atau kelompok yang mempunyai tanggung jawab untuk memperkenalkan dan memberitahu klient serta membuka jalan dari klient tersebut untuk membuatkan perjuangan dan meningkatkan penjualan dari produk-produk asuransi yang dimiliki. Dikarenakan Produk asuransi ini sendiri berbeda-beda dari mulai asuransi perorangan maupun asuransi untuk coorporate (perusahaan), maka dari itu akan dibeberkan secara mendetail mengenai kiprah dan tanggung jawab marketing asuransi dibawah ini.

B. Tugas Marketing Asuransi

1. Melakukan Perluasan Jaringan

Seorang marketing asuransi biasanya dibekali dengan training khusus dari asuransi terkait semoga benar-benar memahami prouk yang ia pasarkan. Dalam hal ini, kiprah utama dari seorang marketing yakni memberitahukan orang lain mengenai pengetahuannya itu. Biasanya seorang marketing mempunyai list daftar nama dan kandidat yang harus di follow up, alias didatangi untuk diberikan penerangan dan penawaran terkait produk asuransi yang dimiliki. Jika yang dijual produk asuransi perorangan ibarat asuransi jiwa atau asuransi rumah, maka seorang marketing asuransi akan mendatangi calon kandidat terkait untuk melaksanakan pertemuan serta mengatakan produk asuransi tersebut. Dalam hal ini, seorang marketing asuransi tidak harus memastikan orang tersebut mengambil atau membeli produknya, tapi cukup memberi tahunya dan meninggalkan kontak atau kartu nama semoga apabila orang tersebut kemudia berminat dan membutuhkan asuransi maka ia bisa menghubungi nomor yang ditinggalakn, dan atau apabila ada kekerabatan ia yang membutuhkan produk asuransi yang pernah kita tawarkan ia bisa melaksanakan hal yang sama. Ini yakni bentuk ekspansi jaringan yang paling kecil. Jika yang menjadi sasaran penjualan yakni coorporate atau perusahaan, maka sebaiknya seorang marketing asuransi menciptakan penawaran dan melaksanakan meeting dengan PIC (penanggung jawab) di perusahaan tersebut semisal, Manajer HRD atau Manajer GA yang pada umumnya biasa menangan proses asuransi untuk para karyawan dan aset perusahaan. Semakin sering anda melaksanakan penawaran dan pertemuan, maka semakin luas pula jaringan pemsaran yang anda miliki.

2. Melakukan Penerangan dan Penjelasan Mengenai Produk Asuransi

Dalam melaksanakan ekspansi jaringan, satu-satunya hal yang harus dikuasai yakni pengetahuan mengenai produk itu sendiri. Jangan hingga anda lupa atau tidak memahami produk yang adan pasarkan alasannya yakni hal ini akan sangat krusial. Dalam hal penawaran tentunya sudah menjadi hal yang lumrah kalau seorang penjual lebih memahami barang yang dijual dibanding pembelinya. Poin-poin yang harus anda kuasai diantaranya, 
1. Klaim
2. Klausul
3. Reimburstmen
4. Pertanggungan
5. Premi, dan lain-lain

3. Menjaga Hubungan Dengan  Relasi

Jika anda telah melaksanakan kedua hal yang diatas, akan sangat baik bagi anda kalau anda terus menjaga korelasi dengan orang-orang yang telah anda follow up sebelumnya. Jangan pernah menghapus kontak orang yang telah anda datangi atau melupakan orang yang pernah anda datangi, terus lakukan pendekatan hingga klient benar-benar mempunyai kedekatan dan akidah kepada anda. Dalam hal ini, terkadang sedikit modal untuk mengajak makan siang atau sekedar ngopi-ngopi dibutuhkan demi pencapaian anda kedepannya.


C. Tanggung Jawab Marketing Asuransi

Dalam menjalankan tugas-tugasnya berikut inilah tanggung jawab marketing asuransi yang telah kami rangkum;
1. Memperluas jaringan pemasaran
2. Memberikan penerangan mengenai produk asuransi yang dipasarkan
3. Melakukan follow up terhadap klient
4. Menjaga korelasi baik dengan klient
5. Berorientasi pada sasaran yang telah dilakukan perusahaan

D. Kriteria Marketing Asuransi

Untuk menjadi marketing asuransi biasanya dibutuhkan kriteria sebagai berikut ;

1. Supel

Orang yang gampang bergaul dan mempunyai banyak teman biasanya akan lebih beruntung kalau mengisi posisi ini
 

2. Memiliki kemampuan berbicara yang baik

Untuk memasarkan asuransi yang notabene mempunyai pasara menegah ke atas, diharapkan seseorang dengan kemampuan bicara yang baik alasannya yakni seorang marketing merupakan representatif dari perusahaan.
 

3. Memiliki kekerabatan yang luas

4. Memiliki SIM A

Dikarenakan mobilitas yang terkadang tidak terduga, diharapkan seorang kandidat marketing asuransi mempunyai SIM A demi menunjang pemasaran. Biasanya kendaraan beroda empat dinas disediakan.
 

5. Berpengalaman di bidang yang sama

Kandidat yang berpengalaman di bidang yang sama biasanya lebih diutamakan untuk posisi ini alasannya yakni memudahkan para trainer untuk mengulang pengetahuan mereka perihal asuransi.
 

6. Pendidikan Minimal Diploma 3

Yang saya tahu, biasanya seorang Marketing asuransi harus mempunyai Ijazah dengan strata minimal Diploma 3. tapi tidak menutup kemungkinan kalau kandidat dengan Ijazah lebih rendah bisa masuk asalakan mempunyai pengalaman yang mendukung.

Berikut itulah Jobdesk, Tugas dan tanggung jawab serta kriteria yang biasanya dibutuhkan untuk menjadi seorang Marketing Asuransi. Jika dirasa bermanfaat silakan dishare artikel ini. Jika ada yang kurang silakan ditambahkan di kolom komentar.

Salam

Dalam mentranslasikan Harga Pokok Penjualan (Cost Of Good Sold), ada dua metode translasi yang biasa dipergunakan, yaitu :

Metode Rate Sekarang (Current Rate Method)
Metode Temporal (Temporal Method)

Sebelum masuk ke pembahasan metode (cara) translasi, perlu diingat kembali mengenai rate. Ada 3 macam rate yang digunakan dalam translasi, yaitu :

Rate Historis (Historical Rate)
Terkait dengan translasi, yang dimaksud dengan RATE HISTORIS yakni nilai tukar yang berlaku PADA SAAT TRANSAKSI terjadi (PADA TANGGAL FAKTUR).

Rate Rata-rata (Average Rate)
RATE RATA-RATA yakni nilai tukar rata-rata selama masa periode buku tertentu (cara menghitungnya akan dibahas berikutnya).

Rate Sekarang (Current Rate)
RATE SEKARANG yakni nilai tukar yang berlaku pada ketika translasi dilaksanakan (spot rate)


Translasi HPP (COGS) Menggunakan Metode Rate Sekarang (Current Rate Method)

Akun Harga Pokok Penjualan (Cost Of Good Sold) dalam valuta abnormal sanggup dikonversikan dengan sederhana, yaitu dengan memakai RATE RATA-RATA (Average Rate) selama periode tersebut.

(Misalnya : Valuta asingnya yakni USD) :

COGS (USD) x Rate Rata-rata = COGS (Rp)

Rate rata-rata dihitung dengan cara :

Total rate harian pada periode tersebut [dibagi] Jumlah Hari pada periode yang sama

Misalnya :

01 Jan = 9000
02 Jan = 9100
03 Jan = 9050
04 Jan = 9025
05 Jan = 9115
06 Jan = 9010
dst. Hingga..
31 Jan = 9020
==================================
Rate rata-rata= 288,000 / 31 = Rp 9290,-


Translasi HPP (COGS) Menggunakan Metode Temporal (Temporal Method)

Dengan memakai metode temporal, translasi Harga Pokok Penjualan (Cost Of Good Sold) tidak sanggup memakai rate rata-rata begitu saja, melainkan harus di komposisikan terlebih dahulu mengikuti alur transaksi Harga Pokok Penjualan (COGS) itu sendiri, gres lalu ditranslasikan ke masing-masing elemennya.



Saldo Awal (Beginning Balance)

Translasikan dengan memakai RATE HISTORIS PERIODE SEBELUMNYA atau sanggup juga dengan memakai RATE KWARTAL TERAKHIR dari periode buku sebelumnya.

Misalnya :
Saldo awal Tahun 2007 (perhatikan gambar), ditranslasikan dengan memakai rate kwartal bulan September s/d Desember 2006


Transaksi (Transaction)

Pembelian (untuk Inventory)
Pembayaran Ongkos Tenaga Kerja Langsung (untuk Tenaga Kerja Langsung)
Kedua unsur cost di atas ditranslasikan dengan memakai Rate Rata-rata periode buku yang ditranslasikan.

Misalnya :
Mutasi Tahun 2007, ditranslasikan dengan memakai RATE RATA-RATA Januari s/d Desember 2007 (lihat kembali cara mencari rate rata-rata pada Current Rate Method)


Saldo Akhir (Ending Balance)

Saldo final di translasikan dengan memakai RATE HISTORIS TAHUN BUKU yang di translasikan.

Misalnya :
Saldo Akhir Tahun 2007, ditranslasikan dengan memakai RATE HISTORIS selama Tahun 2007.



Untuk inventory, selanjutnya ketiga elemen (Saldo Awal, Transaksi, Saldo Akhir) diformulasikan :



Saldo Awal + Pembelian - Saldo Akhir = Harga Pokok Penjualan (Cost Of Good Sold)



Sebagai ilustrasi sekaligus summary dari penggunaan metode temporal, sanggup dilihat pada gambar berikut :




 ada dua metode translasi yang biasa dipergunakan TRANSLASI HARGA POKOK PENJUALAN (COGS)-baca-]

Jika ingin lebih dalam dan detail mengenai Harga Pokok Penjualan (COGS) sanggup lenjutkan baca: Harga Pokok Penjualan (COGS) dan Harga Pokok Produksi atau Harga Pokok Penjualan (Cost Of Goods Sold) - Basic atau Harga Pokok Penjualan - Perusahaan Dagang (Trading) semua artikel di lengkapi dengan pola masalah dan screen-shoot untuk mempermudah memahami-nya.

 Dalam dunia industri tentunya sudah hal yang lumrah bila ada sebagian material yang harus Jobdesk Custom Clearence, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Custom Clearence

Dalam dunia industri tentunya sudah hal yang lumrah bila ada sebagian material yang harus i Import dari luar negeri dikarenakan keterbatasan teknologi dalam negeri. Salin alasannya alasan itu terkadang ada juga faktor harga yang lebih murah bila dibeli dari luar negeri. Bagian yang menangani urusan ini dalam dunia industri disebut bab custom. Pengurusan manajemen custom (Export Import) merupakan salah satu pekerjaan yang bisa dibilang cukup rumit alasannya dalam proses pengerjaannya melibatkan beberapa pihak yang berkaitan dengan material yang sedang diproses. Setelah semua manajemen yang berkaitan dengan hal ini beres, maka pengiriman dikatakan Clear. Maka dari itu posisi ini disebut Custom Clearence yang mempunyai arti, Pengurusan dokumen Custom (Ekspor Impor) hingga beres (Clear). Simplenya mungkin menyerupai itu.

B. Tugas Custom Clearence

1. Persiapan

Sebelum melaksanakan Import dari luar negeri bisa dipastikan seorang custom clearence harus berkoordinasi dengan bab purchasing yang membeli produk tersebut, bisa dibilang di bab ini tidak terlalu sulit alasannya segala kepengurusan dokumen dilakukan oleh pihak pengirim (eksportir) yang berarti yang mengurus dokumen awal ini yaitu Vendor atau Produsen Material yang kita pesan.

2. Laporan

Setelah pihak eksportir memastikan barang telah dikirim, maka kita sebagai custom clearance harus menanyakan kepada pihak pengirim Perkiraaan waktu kedatangan barang tersebut di pelabuhan, (Biasanya Tanjung Priok). Pihak eksportir biasanya melaksanakan pengiriman berkas melalui email segera sesudah ereka mengirimkan material. Di dokumen ini kita bisa melihat estimasi kedatangan, kuantitas barang yang dikirim, pengirimannya via apa, Bisa udara atau bisa via laut. dan packagingnya menyerupai apa. 

3. Koordinasi dengan Bea Cukai

Segera sesudah kita mendapat informasi dari pihak eksportir, lakukanlah koordinasi dengan pihak Bea Cukai untuk memberitahukan asumsi waktu kedatangan barang yang diimpor. Dalam hal ini mungkin pihak bea cukai akan segera melaksanakan persiapan untuk memilih di blok mana kiriman tersebut akan di bongkar.

4. Koordinasi dengan pihak forwarder

Jika perusahaan daerah kita bekerja bukan perusahaan logistik atau pengiriman, ada baiknya bila kita segera berkoordinasi dengan pihak forwarder untuk membeli jasa pengangkutan barang dari pelabuhan ke daerah perusahaan kita berada. Dalam hal ini pengangkutan barang dilakukan sesudah dilakukan pengecekan secara detail di Bea Cukai, pengecekan ini dibahas di nomor 5

5. Pengecekan

Setelah barang datang, akan dilakukan pengecekan oleh pihak Bea Cukai, ditemani oleh orang dari perusahaan kita, untuk memilih kriteria material tersebut, apakah bebas pajak, apakah kena pajak, apakah sesuai dengan surat jalan apakah tidak. Perlu diketahui bila jumlah material sangat banyak, maka yang akan di cek hanya 30% dari seluruh barang.

6. Storage

Setelah melaksanakan pengecekan, tentunya harus segera ditentukan kapan barang tersebut akan iambil atau dilanjutkan oleh forwarder ke perusahaan kita alasannya bila tidak, barang akan disimpan di pelabuhan atas nama Bea Cukai dan kita wajib membayar biaya storage (penyimpanan). Maka dari itu kinerja yang cepat diharapkan dalam menjadi seorang custom clearence. Dalam waktu tertentu bila barang ini tidak diproses maka akan ilakukan pemusnahan, atau penjualan, atau pengembalian terhadap eksportis atas barang yang tidak diambil tersebut. Dan pihak Bea Cukai mempunyai hak untuk melaksanakan hal ini terhadap barang-barang yang tidak memenuhi ketentuan pengiriman di Indonesia.

7. Pengambilan

Setelah semua dokumen selesai kita tinggal berkoordinasi dengan pihak forwarder yang telah kita tentukan sebelumnya. Setelah hal ini dilakukan kita hanya tinggal berkoordinasi engan pihak forwarder tersebut, terkait dengan kapan asumsi material akan hingga ke daerah yang telah kita tentukan.

C. Tanggung Jawab Custom Clearence

Dari poin-poin diatas bisa disebutkan bahwa tanggung jawab dari seorang custome clearence yaitu ;
1. Memastikan kelengkapan dokumen dari awal hingga tamat proses import
2. Memastikan ketepatan waktu dari proses Import
3. Berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait semoga tidak terjadi kesalahan
4. Memastikan Barang diketahui dimana posisinya sebelum hingga ke perusahaan

D. Kriteria Custom Clearence

Seorang Custom Clearence dipastikan harus mempunyai kemampuan berbahasa Inggris dengan baik alasannya seringkali berkoordinasi dengan ekspatriat. Selain itu biasanya seorang custom clearence dituntut untuk mempunyai mental yang berpengaruh alasannya seringkali kena murka apabila terjadi kesalahan dalam proses import. Dalam hal lain, custom clearence diharuskan mempunyai fisik yang baik alasannya terkadang harus melaksanakan perjalanan dinas. Untuk segi pendidikan, akan sangat baik bila anda memang mempunyai dasar logistik alasannya pengetahuan mengenai hal ini memang sangat dibutuhkan. Ijazah Diploma 3 masih diterima untuk mengisi posisi ini. Pengalaman dibidang ini akan sangat menguntungkan bagi anda bila melamar di posisi yang sama.

Jobdesk Operator Matching Color di Perusahaan Textile Jobdesk Operator Matching Color di Perusahaan Textile, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Matching Color

Dalam Industri Tekstil, formulasi warna yaitu bab yang sangat penting. Tentunya alasannya dalam proses finising di tekstil, terdapat proses dyeing (pencelupan) kain ataupun benang yang asalnya tanpa warna (greige) menjadi berwarna. Nah perlu diketahui proses pencarian warna yang sempurna sesuai dengan pesanan konsumen ini disebut proses matching color. Proses matching color ini dilakukan di laboratorium. Biasanya laboratorium ini juga terletak di dalam gedung dyeing. Perlu diketahui, bahwa dalam proses matching color ini tidak sanggup dilakukan sembarangan alasannya sedikit saja terjadi perbedaan, maka akan besar kerugian yang diderita perusahaan. Dalam postingan kali ini akan kami bahas secara detail, tapi memakai bahasa yang sederhana untuk menciptakan anda lebih paham mengenai jobdesk, kiprah dan tanggung jawab matching color di perusahaan tekstil ini. Silakan simak kiprah dan tanggung jawab matching color di bawah ini ;

B. Tugas Matching Color

1. Menerima Resep Warna (Color Receipt)

Biasanya pada awal anda masuk kerja, anda akan disodori color receipt. color receitp ini berasal dari order baru, dimana kita harus memulai penyamaan warna dari awal, atau berasal dari order yang sudah ada, berarti kita tinggal mencari databasenya di komputer dan melaksanakan proses matching color ulang. Color Receipt ini biasanya berisikan rumus-rumus warna yang tinggal anda input ke komputer dan dengan sendirinya mesin pencetak  warna akan mengeluarkan adonan dari warna-warna yang anda input tersebut.

2. Melakukan proses penyamaan warna

Proses penyamaan atau matching color ini dilakukan oleh anda dengan melihat color receipt yang sudah anda terima. Perusahaan sudah menyediakan software khusus dan anda akan ditraning terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Anda hanya tinggal memasukkan angka-angka dan kode-kode yang tertera di color receipt ke dalam software tersebut dan komputer akan melaksanakan perintah secara pribadi terhadap mesin pencetak tinta untuk mengeluarkan formula tinta yang anda input. 

3. Melakukan Washing

Setelah tinta dikeluarkan anda membawa sample dari kain aau benang yang akan dicelup untuk lalu dimasukkan kedalam tabung tinta. Masukkan tabung tinta yang sudah berisi warna dan kain ke mesin washing dan atur suhu sesuai dengan ketentuan yang berlaku (tiap spesifikasi kain mempunyai kriteria suhu masing-masing) tunggu sesuai waktu yang ditentukan, biasanya 15 menit. Kemudian buka mesin dan angkat tabung berisi kain yang sudah di washing. keluarkan kainnya dan sanggup anda lihat warna yang tadi anda cetak sudah melekat di kain.

4. Melakukan Cleaning

Kain yang gres dikeluarkan biasanya mempunyai semacam lendir (sisa kimia dari cat). Sisa kimia dari cat ini dibersihkan dulu dengan memakai cairan Natrium Chlorida (NaCl). Lalu dibilas dengan air. 

5. Melakukan Stenting

Melakukan proses stenting harus dilakukan dengan hati-hati. Proses stengting ini bahasa simple nya mengistrika gan. tapi alasannya orang-orang engineer suka sama istilah yang aneh-aneh dipakailah proses stenting ini atau ada juga yang bilang stenter. Caranya yaitu kain dibentangkan di mesin dan lalu dilakukan proses pemanasan oleh mesin tersebut.

Setelah proses ini simpulan maka tinggal disamakan sample dari konsumen dengan hasil matching yang sudah kita buat. Dan proses matching color dianggap selesai.

C. Tanggung Jawab Matching Color

Dalam pelaksanaan kerja di perusahaan, kiprah seorang matching color adalah;
1. Memastikan warna dari konsumen sama dengan warna hasil matching
2. Memastikan kualitas hasil matching sesuai dengan pesanan
3. Memastikan waktu dan proses matching sempurna sesuai seruan konsumen
4. Memastikan laboratorium tetap higienis meskipun berkutat dengan tinta

D. Kualifikasi Matching Color

Seorang Matching Color tentunya harus seorang yang tidak buta warna dan mempunyai ketertarikan terhadap warna. Yang mempunyai jiwa seni akan lebih gampang untuk mendalami bab ini. Selain syarat mutlak tersebut. Biasanya anda yang mempunyai pengalaman di bab ini akan lebih diutamakan. Mengingat tingkat kesulitan dan ketelitian di bab ini sangatlah tinggi. Untuk strata pendidikan, Ijazah minimal Sekolah Menengan Atas atau Sekolah Menengah kejuruan juga masih diterima untuk mengisi posisi ini.

Berikut itulah Jobdesk, kiprah dan tanggung jawab seorang matching color di perusahaan tekstil, jikalau dirasa artikel ini bermanfaat silakan dishare, jikalau terdapat kekurang silakan ditambahkan di komentar.

Salam

Jobdesk Financial Advisor di Perusahaan Asuransi Jobdesk Financial Advisor di Perusahaan Asuransi, Tugas dan Tanggung Jawab

A.Pengertian Financial Advisor

Financial advisor atau biasa disingkat (FA) berasal dari Bahasa Inggris yang artinya Finance = keuangan, advisor dari kata advice = menasehati atau bisa dibilang advisor yaitu penasehat. Makara secara etimologi Financial Advisor bisa diartikan sebagai penasehat keuangan. Namun secara harfiah, Financial advisor bisa dikatakan seseorang yang menunjukkan layanan dan info serta tata cara terkait urusan keuangan, tidak meliputi hanya pengaturan keuangan saja, tapi juga pendapatan, keuntungan, klaim dan lain lain. Financial advisor merupakan salah satu posisi yang sangat penting hampir di segala perusahaan yang berkaitan dengan jasa layanan keuangan. Salah satu bentuk perusahaan yang mempunyai posisi Finacial Advisor (FA) yaitu perusahaan asuransi. Jika anda berminat atau berencana mengisi jabatan Financial Advisor di Perusahaan asuransi, ada baiknya anda membaca kiprah dan tanggung jawab financial advisor di perusahaan asuransi dibawah ini ;

B. Tugas Financial Advisor

1. Melakukan Penjualan dan Pemasaran Produk Asuransi

Sebenarnya maksud utama dari diposisikannya seorang financial advisor yaitu membantu meningkatkan penjualan produk asuransi. Sebenarnya kiprah ini sudah dipegang oleh marketing tapi terkadang seorang marketing atau sales yang memahami produk tidak terlalu memahami kondisi keuangan atau pendapatan seorang klien. Hal ini menciptakan sebuah perusahaan membutuhkan seorang yang bisa meyakinkan konsumen sebenarnya penghasil dan pendapatan mereka sudah cukup untuk menjadi klien asuransi. Makara bisa dibilang Tugas utama dari financial Advisor yaitu menambah doktrin seorang calon klien asuransi yang telah di follow up (didatangi/ditemui) oleh marketing, atau yang sengaja tiba ke kantor untuk menjadi penerima asuransi dengan di jelaskan laba produk asuransi tersebut dari sudut pandang finansial.

2. Melayani komplain dari klien terkait produk asuransi yang telah diambil

Setelah menjadi klien perusahaan asuransi terkadang ada klien yang merasa tidak puas atau dirugikan alasannya yaitu tidak mencicipi manfaat sama sekali dari produk asuransi. Pada kondisi ini seorang finansial advisor dibutuhkan bisa menunjukkan klarifikasi yang sedetail mungkin terkait dilema klien yang melaksanakan komplain. Hal ini bertujuan biar penerima asuransi tidak pindah ke asuransi lain, atau mengajukan klaim atas premi (istilah untuk setoran asuransi) yang telah beliau bayarkan

3. Melayani Klaim dari Peserta Asuransi

Jika terdapat suatu keadaan yang menciptakan seorang penerima suransi melaksanakan klaim, seorang financial advisor harus bisa menunjukkan penerangan terhadap konsumen yang melaksanakan klaim biar benar-benar memahami proses dan pertanggungan asuransi yang telah beliau ambil, sesuai dengan hukum yang telah disepakati bersama, dan mengacu pada polis asuransi yang pernah ditandatangani.

C. Tanggung Jawab Financial Advisor

Dalam melaksanakan pekerjaannya seorang Financial Advisor di perusahaan asuransi mempunyai tanggung jawab sebagai berikut ;
1. Meningkatkan penjualan produk asuransi
2. Memastikan seorang yang telah di follow up oleh marketing menjadi nasabah tetap
3. Memastikan klien/peserta asuransi memahami betul proses, pertanggungan dan layanan asuransi yang diambil
4. memastikan klien yang melaksanakan komplain atau klaim merasa puas dan tidak dirugikan.

D. Kualifikasi Financial Advisor di Perusahaan Asuransi

Sebagai seorang yang mempunyai tanggung jawab terkait klien dan layanan jasa, tentunya dibutuhkan seorang finansial advisor yang berpenampilan menarik dan bisa meningkatkan gambaran perusahaan. Kemampuan berkomunikasi yang baik juga sangat dibutuhkan untuk mengisi posisi ini alasannya yaitu pada kenyataannya seorang financial advisor pastinya akan sangat sering bekerjasama baik dengan orang usang maupun orang baru. Jika anda mempunyai pengalaman di bidang perbankan dan asuransi, pastinya hal tersebut akan sangat menguntungkan alasannya yaitu untuk mengisi posisi Financial Advisor, biasanya dibutuhkan seseorang yang mempunyai pengalaman di bidang yang sama. Untuk pendidikan minimal jenjang pendidikan yang biasanya dikualifikasikan untuk posisi financial advisor yaitu Diploma 3. Tapi tidak menutup kemungkinan kalau anda mempunyai jenjang pendidikan lebih rendah dengan pengalaman yang luas. Tentu hal itu akan dipertimbangkan.

Itulah klarifikasi terkait jobdesk, kiprah dan tanggung jawab seorang financial advisor di perusahaan asuransi. kalau dirasa bermanfaat silakan dishare artikel ini, kalau ada yang kurang atau salah silahkan tambahkan di kolom komentar.

Salam

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.