Articles by "Informasi Akuntansi"

Account Assistant Account Officer Account Payable Account Receivable Accounting Accounting Case Study Accounting Certification Accounting Contest Accounting For Manager Accounting Manager Accounting Software Acquisition Admin Administrasi administrative assistant Administrator Advance accounting Aktiva Tetap Akuisisi Akun Akuntan Privat Akuntan Publik AKUNTAN. Akuntansi Akuntansi Biaya Akuntansi Dasar Akuntansi Management Akuntansi Manajemen Dan Biaya Akuntansi Pajak Akuntansi Perusahaan Dagang Akuntansi Perusahaan Jasa Akuntansi Syariah Akuntansi Translasi Akunting Analisis Transaksi Announcement Aplikasi Akuntansi archiving ARTICLES ARTIKEL Asumsi dasar Akuntansi Asuransi Aturan Pencatatan Akuntansi Audit Audit Kinerja Auditing Balance sheet Bank Basic Accounting Bea Cukai Bea Masuk Bidang Akuntansi Bukti Transaksi Buku Besar Calculator Capital Cara Pencatatan Akuntansi Career Cash Cash Flow Cat Certification Checker Checker Gudang COGS Collection Contest Corporate Social Responsibility (CSR) Cost Cost Analysis CPA CPA EXAM Credit Credit Policy Current Asset Custom Custom Clearence Dasar Akuntansi Data Debit Kredit Discount Diskon Distributor Dyeing Ekspor Engineering Etika Profesi & Tata Kelola Korporat Example Expense Export - Import FASB Finance FINANCIAL Financial Advisor Financial Control Finansial Foreign Exchange Rate Form FRAUD Free Download Freebies Fungsi Akuntansi GAAP GAJI Garansi Gift Goodwill Gudang Harga Pokok Penjualan Hotel HPP HRD IFRS Impor Import Import Duty Informasi Akuntansi International Accounting Investasi IT Jasa Jasa Konstruksi Job Vacant JUDUL SKRIPSI AKUNTANSI TERBARU Jurnal Khusus Jurnal Pembalik Jurnal Pembalik Dagang Jurnal Penutup Jurnal Penutup Dagang Jurnal Penyesuaian Jurnal Umum Kas Kas Bank Kas Kecil Kasus Akuntansi Kasus Legal Kasus Pajak Kepala Rekrutment Kertas Kerja Keuangan Knitting Komentar Komputer Konsolidasi Konstruksi Konsultan Laba-Rugi Laboratorium Lain-lain lainnya LANDING COST Laporan akuntansi Laporan Arus Kas Laporan Keuangan Laporan Keuangan Dagang Laporan Keuangan Jasa Laporan Laba Rugi Laporan Perubahan Modal laporan Rugi Laba Layanan Konsumen Lean Accounting Lean Concept Lean Manufacturing Legal Logistik Lowongan Kerja Accounting MA Accounting Macam Transaksi Dagang Management Management Accounting Manager Manajemen Manajemen Keuangan Manajemen Keuangan Manajemen Stratejik Manajer Manajer Administrasi Manfaat Akuntansi Manufaktur Marketing Matching Color Mekanisme Debit Mekanisme Kredit Mencatat Transaksi Merger metode fifo dan lifo Mid Level Miscellaneous Modal Neraca Neraca Lajur Neraca Saldo Neraca Saldo Setelah Penutupan Nerasa Saldo Office Operator Operator Produksi Paint PAJAK pajak pusat.pajak daerah(provinsi dan kabupaten) payroll Pelaporan Korporate Pemasaran Pembelian Pemberitahuan Pemindahbukuan Jurnal Pencatatan Perusahaan Dagang Pendapatan Pengakuan Pendapatan Pengarsipan Pengendalian Pengendalian Keuangan Pengertian Akuntansi PENGERTIAN LAPORAN KEUANGAN pengertian pajak PENGERTIAN PSAK PENGGELAPAN Pengguna Akuntansi Pengkodean Akun Penjualan Perbankan Perlakuan akuntansi Perpajakan Persamaan Dasar Akun Petty Cash Piutang Posting Buku Besar PPH PASAL 21 PPh Pasal 22 PPh Pasal 26 PPn PPn Import Prefesi Akuntansi Prinsip Akuntansi PRINSIP DASAR AKUNTANSI Produksi Profesi Akuntansi Professi Akuntan Profit-Lost Proses Akuntansi Proyek PSAK PSAK TERBARU PURCHASE Purchasing QA QC Quality Assurance Quality Control Quiz Rabat Rajut rangkuman Rebate Recruitment Recruitment Head Rekrutment Retail Retur Return Revenue Review Saldo Normal Sales Sales Representative Sejarah Akuntansi SERIE ARTIKEL Sertifikasi Shareholder Shipping Agent Shipping Charge siklus akuntansi Silus Akuntansi Dagang Sistem sistem akuntansi Sistem Informasi Sistem Informasi & Pengendalian Internal Soal dan Jawaban CPA SPI Spreadsheet Accounting Spreadsheet Gratis Staff Struktur Dasar Akuntansi Supervisor system pengendalian system pengendalian gaji Tax Taxation Teknik Tekstil Template Teori-teori Akuntansi Tinta Tip n Tricks TIPS AND TRICKS Tools Top Level Transaksi Keuangan Tutup Buku Ujian CPA UPAH update situs USAP Utilities Video Tutor Warehouse Warna warranty What Is New
Showing posts with label Informasi Akuntansi. Show all posts

Fungsi dan Pemakai Informasi - Seperti telah ditanyakan di atas, apakah fungsi akuntansi itu? Siapakah pemakai jasa isu akuntansi? Dan apa yang akan dibuat oleh sang pemakai jasa dari isu akuntansi? Serta bagaimana sistem akuntansi membantu dalam mengambil keputusan?


Fungsi  dan Pemakai Informasi  Fungsi  dan Pemakai Informasi


berperan bagi banyak sekali pihak dalam menyajikan isu yang diperlukan. Studi wacana sistem akuntansi modern, remaja ini telah menghasilkan wawasan gres mengenai tugas manajer dan akuntansi dalam suatu organisasi, baik organisasi yang berorientasi mencari keuntungan maupun organisasi yang tidak berorientasi mencari laba (nirlaba). Pertanyaan kedua berkaitan dengan kejadian mengenai jenis-jenis keputusan manajemen, baik ditinjau dari dimensi waktu maupun permasalahan yang dihadapi.

Adapun pertanyaan ketiga berkaitan dengan tugas sistem akuntansi sebagai pengolah isu yang dibutuhkan oleh pihak intern organisasi maupun ekstern organisasi. Siapakah yang disebut pihak ekstern dan pihak intern?

Informasi akuntansi dipergunakan oleh pihak ekstern untuk membuat keputusan ekonomi terhadap organisasi. Adapun oleh pihak intern, isu akuntansi dipergunakan untuk membuat keputusan yang harus dipergunakan oleh organisasi. Pemakaian isu akuntansi keuangan tersebut oleh pemakainya sangat beragam, sesuai dengan kepentingan mereka terhadap organisasi/ perusahaan. Siapakah para pemakai isu akuntansi tersebut?

Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dalam buku Standar Keuangan (2002 : 2 – 3) pihak-pihak ekstern yang membutuhkan isu akuntansi, yakni investor, karyawan, pemberi pinjaman, pemasok dan kreditur usaha lainnya, pelanggan, pemerintah, dan masyarakat.


Masing-masing pihak beserta kepentingannya terhadap isu akuntansi dijelaskan berikut ini.

1. Investor
Mengapa investor membutuhkan isu akuntansi? Investor membutuhkan isu akuntansi untuk menentukan keputusan dalam membeli, menahan, atau menjual investasi mereka dalam saham perusahaan. Keputusan investor menyerupai ini biasa terjadi dalam perdagangan efek di bursa efek. Ingatkah Anda mengenai mekanisme perdagangan di bursa efek? Nah, pada ketika itulah isu akuntansi sangat dibutuhkan oleh para investor sebab merekalah yang ikut bertanggung jawab atas maju mundurnya perusahaan.

2. Karyawan
Apa pengaruh isu akuntansi bagi karyawan? Informasi akuntansi ini berfungsi untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memperlihatkan balas jasa, manfaat pensiun, dan kesempatan kerja. Ketika perusahaan dalam kondisi baik maka karyawan akan berkesempatan untuk meminta perbaikan gaji.

3. Pemberi Pinjaman
Apakah syarat utama bagi perusahaan yang ingin mengajukan derma ke bank? Selain agunan tentu pihak bank meminta laporan keuangan perusahaan itu bukan? Nah, bagi pihak bank atau pemberi pinjaman, akuntansi berfungsi untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mengembalikan derma dan bunganya pada ketika jatuh tempo.

4. Pemasok dan Kreditur usaha lain
Sama halnya dengan pihak bank atau pemberi pinjaman, pemasok dan kreditur usaha lainnya juga berkepentingan terhadap isu akuntansi. Melalui laporan keuangan atau isu akuntansi perusahaan terkait, pemasok dapat menilai apakah perusahaan itu bisa membayar utang sempurna waktu pada ketika jatuh tempo.

5. Pelanggan
Pelanggan yang terlibat dalam perjanjian jangka panjang dengan perusahaan akan membutuhkan isu untuk menilai wacana kelangsungan usaha perusahaan. Mengapa? Karena dengan mengetahui isu akuntansi pelanggan tidak akan khawatir kalau suatu ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait dengan perjanjian yang telah disepakati antara pelanggan dan perusahaan.

6. Pemerintah

Informasi memiliki tugas yang sangat besar bagi pemerintah. Berbagai kebijakan pemerintah senantiasa melibatkan isu akuntansi. Apakah itu? Tentu Anda ingat, untuk menyusun anggaran pemerintah berikut segala kebijakan anggaran pun menggunakan dasar isu akuntansi. Jadi, isu akuntansi berkhasiat untuk mengatur acara pemerintah/negara, menetapkan kebijakan pajak, kebijakan ekonomi makro dan mikro serta dasar penyusun statistik pendapatan nasional.

7. Masyarakat
Mengapa isu akuntansi dibutuhkan masyarakat? Secara sederhana, masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan mempunyai kepentingan terhadap kelangsungan hidup perusahaan. Mengapa? Masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan terbiasa untuk menggantungkan keinginan hidupnya pada perusahaan tersebut. Bentuknya menyerupai penyediaan lapangan kerja oleh perusahaan, jaminan keamanan, atau kesejahteraan. Jadi, isu akuntansi berkhasiat bagi masyarakat untuk menilai kecenderungan dan perkembangan perusahaan, terutama dalam kaitannya dengan kontribusi perusahaan terhadap perekonomian nasional.

Selain pihak ekstern tersebut di atas, pihak administrasi perusahaan pun memerlukan isu akuntansi keuangan untuk mengevaluasi banyak sekali kebijakan yang telah diambil dan sebagai salah satu materi dasar dalam perencanaan periode berikutnya.





Sekian materi mengenai Fungsi dan Pemakai Informasi , agar bermanfaat dan terimakasih.

Syarat laporan keuangan - Informasi akuntansi ternyata sangat memiliki kegunaan dan diharapkan aneka macam pihak, baik pihak ekstern maupun pihak intern. Fungsi akuntansi dan pihakpihak yang memerlukannya telah dijelaskan di muka. Untuk memenuhi aneka macam kebutuhan pihak ekstern dan pihak intern tersebut, isu akuntansi haruslah memiliki persyaratan. Apakah persyaratannya?


 Informasi akuntansi ternyata sangat memiliki kegunaan dan diharapkan aneka macam pihak Syarat Laporan Keuangan


Menurut standar akuntansi keuangan (SAK), terdapat empat karakteristik pokok yang membuat laporan keuangan memiliki kegunaan bagi para pemakainya. Karakteristik pokok itu bersifat kualitatif, ialah dapat dipahami, relevan, keandalan, dan dapat diperbandingkan.

1. Dapat Dipahami ( Understandability )
Pernahkah Anda membaca prospektus suatu perusahaan? Prospektus perusahaan ditujukan untuk aneka macam pihak, dengan impian aneka macam pihak memahami kondisi keuangan perusahaan sehingga menjadikan keputusan keuangan. Seperti, membeli saham atau obligasi perusahaan tersebut. Jadi, isu akuntansi mempunyai syarat dapat dipahami, maksudnya, isu yang disajikan harus dapat dipahami oleh aneka macam pihak yang memakai laporan keuangan. Asumsi yang digunakan, ialah pemakai memiliki pengetahuan yang memadai perihal acara ekonomi dan bisnis, akuntansi serta kemauan untuk mempelajari isu dengan ketekunan yang wajar.

2. Relevan ( Relevance )
Mengapa pula isu akuntansi harus relevan? Informasi akuntansi harus sesuai dengan kondisi bergotong-royong perusahaan ketika itu. Contohnya, ketika terjadi penilaian oleh akuntan publik apakah perusahaan masih mampu eksis atau tidak, perusahaan harus menunjukkan data yang bergotong-royong ketika itu. Jadi, maksudnya, isu yang disajikan harus relevan dengan kebutuhan para pemakai dalam mengambil keputusan ekonomi terhadap perusahaan, baik yang bersifat menilai (evaluate) maupun meramalkan (predictive).

3. Keandalan ( Reliability )
Bagaimanakah isu akuntansi memiliki sifat keandalan? Maksudnya, isu yang disajikan harus bebas dari pengertian yang menyesatkan, kesalahan yang material, dan sanggup mendapatkan amanah sebagai perjanjian yang jujur dari keharusannya disajikan (realiable).

4. Dapat Diperbandingkan ( Comparability )
Mengapa isu akuntansi memiliki syarat dapat diperbandingkan? Maksudnya, isu yang disajikan harus dapat diperbandingkan oleh pemakai dari waktu ke waktu. Apakah tujuannya? Dapat diketahui kecenderungan (trend) posisi dan kinerja keuangan perusahaan. Pemakai pun harus dapat membandingkan laporan keuangan antarperusahaan.


Jadi, untuk dapat digunakan oleh aneka macam pihak, penyajian isu akuntansi memiliki persyaratan, ialah dapat dipahami, relevan, dapat diandalkan, dan dapat diperbandingkan. Setelah isu akuntansi dapat disajikan sesuai persyaratan tersebut, timbul pertanyaan baru; apakah aneka macam pihak tersebut memerlukan isu akuntansi yang sama? Untuk lebih jelas, Anda perlu mempelajari berikut ini.

Spesialisasi bidang akuntansi -  Samakah informasi akuntansi yang dibutuhkan oleh pemerintah dengan masyarakat? Investor dengan pemasok? Atau pelanggan dengan bank? Tidak bukan? Seperti telah dikemukakan di muka, informasi akuntansi dibutuhkan oleh pihak ekstern dan pihak intern. Berbagai pihak tersebut tentunya membutuhkan informasi akuntansi yang berbeda sesuai bidang informasi yang diperlukan. Karena itu, bidang-bidang informasi akuntansi berkembang sesuai dengan tingkat kebutuhan para pemakainya. Apa sajakah bidang-bidang akuntansi tersebut? Simak uraian berikut ini!



1. Keuangan ( Financial Accounting )
keuangan atau sering dikatakan akuntansi umum (general accounting) merupakan cabang akuntansi yang secara khusus memusatkan perhatian pada pencatatan transaksi perusahaan dan secara periodik menyajikannya dalam laporan keuangan. keuangan disajikan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima secara umum berdasarkan Standar Keuangan (SAK).

2. Pemeriksaan ( Auditing )
Beberapa waktu lalu dunia perbankan kita disibukkan dengan adanya pemeriksaan kesehatan perbankan. Proses penilaian ini dilakukan oleh tim independen atau sering kita mendengar ia disebut sebagai auditor. Auditor dalam melaksanakan pemeriksaan berdasarkan laporan keuangan masing-masing perbankan. Apakah nama pemeriksaan yang dilakukan oleh auditor ini? Jawabnya ialah auditing. Auditing merupakan cabang akuntansi yang menguji dan memeriksa secara bebas kebenaran laporan keuangan. Proses pemeriksaan terhadap laporan keuangan perusahaan dilakukan untuk meneliti kecermatan dan kewajaran laporan keuangan. Dasar kewajaran laporan keuangan ini ialah objektivitas dan kebebasan pemeriksa (auditor). Auditor sendiri dikelompokkan atas auditor intern (auditor internal) dan auditor ekstern (eksternal auditor). Auditor intern ini biasanya bertanggungjawab di dalam perusahaan. Oleh sebab itu, harus ada keterkaitan antara auditor intern dengan auditor ekstern/akuntan publik. Kejujuran dan kebebasan seorang akuntan publik ini sangat diharapkan oleh pihak pemakai informasi akuntansi. Seorang akuntan publik harus mempertahankan instruksi etik atau norma pemeriksaan akuntan publik. Laporan keuangan yang menyajikan informasi secara wajar, oleh akuntan publik akan dinyatakan bahwa laporan keuangan tersebut disusun sesuai dengan prinsip akuntansi.

3. Biaya ( Cost Accounting )
biaya merupakan cabang khusus dari akuntansi yang menitikberatkan kegiatannya pada pencatatan dan penyajian informasi biaya. Siapakah yang memerlukan informasi akuntansi biaya ini? Informasi biaya ini digunakan oleh manajemen perusahaan sebagai alat untuk melaksanakan perencanaan dan pengendalian biaya serta menentukan harga pokok produksi secara tepat. ini biasanya digunakan pada perusahaan-perusahaan manufaktur yang acara utamanya memproduksi dan menjual barang dagangan.

4. Manajemen ( Management Accounting )
manajemen merupakan cabang dari akuntansi yang secara khusus mengolah dan menyajikan informasi bagi para manajer dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen. manajemen tidak hanya berkaitan dengan informasi masa lalu, tetapi juga mengolah dan menyajikan data-data yang bersifat proyeksi untuk masa yang akan datang.

5. Lembaga Nirlaba ( Non-profit Accounting )
Sekarang ini banyak sekali lembaga-lembaga sosial, di antaranya lembaga penyalur zakat dan lembaga peduli gempa. Untuk apakah akuntansi bagi mereka? Setiap transaksi berupa penerimaan pinjaman dana dan penyaluran dana kepada yang berhak dicatat kemudian dilaporkan secara transparan melalui media. Bidang akuntansi lembaga nirlaba inilah yang mereka perlukan. Jadi, apakah akuntansi lembaga nirlaba itu? lembaga nirlaba merupakan bidang akuntansi yang secara khusus diterapkan pada organisasi-organisasi yang aktivitasnya bertujuan tidak mencari keuntungan, ibarat yayasan sosial dan lembaga pendidikan.

6. Sistem
Setiap perusahaan, dalam kegiatan usahanya memerlukan pencatatan yang baik, teratur, dan berkesinambungan. Pada perusahaan jasa salon misalnya, pencatatan dimulai saat transaksi permintaan pelayanan hingga dengan pembayaran atas selesainya pelayanan jasa. Proses pencatatan beserta pihak yang terlibat inilah yang dinamakan sistem akuntansi. Sistem akuntansi merupakan bidang akuntansi yang menitikberatkan kegiatannya pada pembuatan sistem akuntansi. Sistem akuntansi tersebut, dirancang untuk mengendalikan praktik akuntansi perusahaan secara intern, menciptakan suatu arus laporan keuangan yang efisien, dan menimbulkan informasi yang memiliki kegunaan bagi para pemakai informasi akuntansi.

7. Anggaran
Ingatkah Anda, pada materi di depan telah dijelaskan mengenai cara penyusunan APBN atau APBD? Kegiatan penyusunan anggaran ini melibatkan aneka macam komisi, departemen, dan pihak-pihak yang terkait. Proses penyusunannya melibatkan akuntansi. Apakah akuntansi anggaran itu? anggaran ialah bidang akuntansi yang menitikberatkan kegiatannya pada perencanaan kegiatan perusahaan. Hasil perencanaan ini, menjadi materi perbandingan antara anggaran yang direncanakan dan hasil kerja yang dicapai.

8. Pemerintah ( Government Accounting )
sektor publik dan akuntansi pemerintah merupakan bidang akuntansi yang secara khusus diterapkan pada instansi-instansi pemerintah. Fokus akuntansi sektor publik, di antaranya pengelolaan anggaran, baik anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) maupun anggaran pendapatan belanja tempat (APBD).

Samakah informasi akuntansi yang dibutuhkan oleh pemerintah dengan masyarakat Spesialisasi Bidang 9. Pajak ( Tax Accounting )
Tugas akuntan dalam akuntansi perpajakan, yaitu melaksanakan peraturan perpajakan, perencanaan pajak (tax planning), pelaksanaan manajemen perpajakan, atau mewakili perusahaan sebagai wajib pajak di hadapan kantor pajak.

10. Internasional ( International Accounting )
Ingatkah Anda mengenai perdagangan internasional? Setiap Negara memerlukan akuntansi dalam acara antarnegara ini. Hal-hal yang terkait dalam akuntansi internasional ini telah kita pelajari di depan, ibarat neraca pembayaran, kurs, devisa, dan neraca perdagangan internasional. Jadi, akuntansi internasional berkaitan dengan permasalahan perusahaan yang lingkup aktivitasnya mencakup lebih dari satu negara (multinational business organizations).


Berbagai bidang-bidang akuntansi di atas semakin memperjelas, manakah yang akan Anda sajikan kepada pihak bank, pelanggan, masyarakat, pihak intern/manajemen perusahaan, dan pihak-pihak ekstern yang lain.




Pengertian, Sifat, Kendala Informasi – Adalah pribadi saja kita bahas.


Pengertian Informasi
Informasi tidak sama dengan data, walaupun seringkali dianggap sama. Data ialah suatu rekaman fakta, sedangkan gosip ialah data yang telah diproses dengan cara tertentu sehingga memiliki kegunaan untuk pengambilan keputusan. Penjualan tahun depan diperkirakan naik 10% dari tahun sekarang, ini ialah referensi sebuah informasi, sedangkan faktur penjualan ialah merupakan data atas gosip tersebut. Informasi akuntansi ialah merupakan data akuntansi yang telah diproses dengan cara tertentu sehingga memiliki kegunaan untuk pengambilan keputusan akuntansi.


sebagai sistem informasi
Tujuan utama akuntansi ialah menyajikan gosip kepada para pengguna ekstern (akuntansi keuangan) dan menyajikan gosip kepada para pengguna internal (institusi manajemen). Dengan demikian akuntansi ialah merupakan gosip bagi pihak-pihak terkait di dalam pengambilan keputusan dalam satu kesatuan usaha yang utuh.


Sifat gosip yang bermanfaat
Kualitas gosip sangat menentukan kualitas keputusan yang diambil. Agar keputusan berkualitas diharapkan karakteristik gosip sebagai berikut.
a) Relevan
Informasi harus relevan dengan keputusan yang akan dibuat, oleh alasannya ialah itu keputusan yang berbeda membutuhkan gosip yang berbeda, maka gosip yang disampaikan harus selaras dengan keputusan yang diambil.
b) Ketelitian
Keputusan itu selalu untuk waktu yang akan datang. Masa mendatang ialah masa yang penuh ketidakpastian, sehingga gosip mengenai apa yang akan terjadi di masa mendatang haruslah seteliti mungkin semoga ada nilai gunanya, bila gosip tunggal dianggap kurang teliti, maka gosip perlu dibuat dalam kisaran, misal penjualan dimasa mendatang berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta dengan probabilitas 95%.
c) Tepat waktu
Informasi harus disampaikan sempurna waktu, artinya gosip harus disajikan sebelum ia kehilangan kapasitasnya untuk memengaruhi keputusan, maka gosip harus disajikan sedini mungkin pada dikala keputusan akan diambil.
d) Efektivitas Biaya
Manfaat gosip harus melebihi biaya untuk memperolehnya, gosip tidak ada gunanya bila pengorbanan lebih besar dari manfaatnya.
e) Mudah dipahami
Informasi haruslah disajikan dalam bentuk yang lugas, singkat, terang dan mudah dipahami. Jangan menggunakan istilah-istilah yang justru sulit dipahami.

 sedangkan gosip ialah data yang telah diproses dengan cara tertentu sehingga memiliki kegunaan Pengertian, Sifat, Kendala Informasi


Kendala Kualitas Informasi
Di dalam penyusunan laporan keuangan yang berkualitas, terdapat 4 (empat) kendala yaitu :
a. Cost - benefits
b. Materialism
c. Conservatism
d. Industrial practice

Cost - benefits
Informasi harus memiliki manfaat yang lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan gosip tersebut. Permasalahannya ialah kita sulit mengukur manfaat dan sebuah informasi, namun relatif lebih mudah menghitung biaya yang dikeluarkan untuk mempersiapkan gosip tersebut.
Materialism
hanya menyajikan gosip penting, yaitu gosip yang dapat mensugesti keputusan pengguna.
Conservatism
Merupakan prinsip ke hati-hatian dalam suatu keadaan tidak pasti untuk menghindari optimisme yang berlebihan dan administrasi dan pemilik perusahaan.
Conservatism mempunyai 2 (dua) kaidah pokok, yaitu :
a. Tidak boleh mengantisipasi laba sebelum terjadi, tetapi harus mengakui kerugian yang sangat mungkin terjadi.
Contoh :
Dalam kasus hukum kemungkinan >60% memenangkan sejumlah uang, hal ini tidak boleh dicatat sebagai harta sebelum benar-benar diterima uangnya, sedangkan bila >60% kalah dan harus membayar tambahan, maka kerugian dan kewajiban harus segera dibukukan.
b. Apabila dihadapkan pada 2 atau lebih pilihan metode akuntansi, maka akuntan harus memilih metode yang paling tidak menguntungkan bagi perusahaan.
Contoh:
Pada dikala inflasi (harga meningkat) maka didalam penilaian perusahaan harus menggunakan metode LIFO bukan FIFO. Industri praktis
Masing-masing industri memiliki karakteristik pelaporan yang berbeda, hal ini akan menjadikan kesulitan pengguna membandingkan laporan keuangan perusahaan yang satu dengan yang lainnya.



Sekian materi mengenai Pengertian, Sifat, Kendala Informasi semoga bermanfaat.

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.