Articles by "Manajemen"

Account Assistant Account Officer Account Payable Account Receivable Accounting Accounting Case Study Accounting Certification Accounting Contest Accounting For Manager Accounting Manager Accounting Software Acquisition Admin Administrasi administrative assistant Administrator Advance accounting Aktiva Tetap Akuisisi Akun Akuntan Privat Akuntan Publik AKUNTAN. Akuntansi Akuntansi Biaya Akuntansi Dasar Akuntansi Management Akuntansi Manajemen Dan Biaya Akuntansi Pajak Akuntansi Perusahaan Dagang Akuntansi Perusahaan Jasa Akuntansi Syariah Akuntansi Translasi Akunting Analisis Transaksi Announcement Aplikasi Akuntansi archiving ARTICLES ARTIKEL Asumsi dasar Akuntansi Asuransi Aturan Pencatatan Akuntansi Audit Audit Kinerja Auditing Balance sheet Bank Basic Accounting Bea Cukai Bea Masuk Bidang Akuntansi Bukti Transaksi Buku Besar Calculator Capital Cara Pencatatan Akuntansi Career Cash Cash Flow Cat Certification Checker Checker Gudang COGS Collection Contest Corporate Social Responsibility (CSR) Cost Cost Analysis CPA CPA EXAM Credit Credit Policy Current Asset Custom Custom Clearence Dasar Akuntansi Data Debit Kredit Discount Diskon Distributor Dyeing Ekspor Engineering Etika Profesi & Tata Kelola Korporat Example Expense Export - Import FASB Finance FINANCIAL Financial Advisor Financial Control Finansial Foreign Exchange Rate Form FRAUD Free Download Freebies Fungsi Akuntansi GAAP GAJI Garansi Gift Goodwill Gudang Harga Pokok Penjualan Hotel HPP HRD IFRS Impor Import Import Duty Informasi Akuntansi International Accounting Investasi IT Jasa Jasa Konstruksi Job Vacant JUDUL SKRIPSI AKUNTANSI TERBARU Jurnal Khusus Jurnal Pembalik Jurnal Pembalik Dagang Jurnal Penutup Jurnal Penutup Dagang Jurnal Penyesuaian Jurnal Umum Kas Kas Bank Kas Kecil Kasus Akuntansi Kasus Legal Kasus Pajak Kepala Rekrutment Kertas Kerja Keuangan Knitting Komentar Komputer Konsolidasi Konstruksi Konsultan Laba-Rugi Laboratorium Lain-lain lainnya LANDING COST Laporan akuntansi Laporan Arus Kas Laporan Keuangan Laporan Keuangan Dagang Laporan Keuangan Jasa Laporan Laba Rugi Laporan Perubahan Modal laporan Rugi Laba Layanan Konsumen Lean Accounting Lean Concept Lean Manufacturing Legal Logistik Lowongan Kerja Accounting MA Accounting Macam Transaksi Dagang Management Management Accounting Manager Manajemen Manajemen Keuangan Manajemen Keuangan Manajemen Stratejik Manajer Manajer Administrasi Manfaat Akuntansi Manufaktur Marketing Matching Color Mekanisme Debit Mekanisme Kredit Mencatat Transaksi Merger metode fifo dan lifo Mid Level Miscellaneous Modal Neraca Neraca Lajur Neraca Saldo Neraca Saldo Setelah Penutupan Nerasa Saldo Office Operator Operator Produksi Paint PAJAK pajak pusat.pajak daerah(provinsi dan kabupaten) payroll Pelaporan Korporate Pemasaran Pembelian Pemberitahuan Pemindahbukuan Jurnal Pencatatan Perusahaan Dagang Pendapatan Pengakuan Pendapatan Pengarsipan Pengendalian Pengendalian Keuangan Pengertian Akuntansi PENGERTIAN LAPORAN KEUANGAN pengertian pajak PENGERTIAN PSAK PENGGELAPAN Pengguna Akuntansi Pengkodean Akun Penjualan Perbankan Perlakuan akuntansi Perpajakan Persamaan Dasar Akun Petty Cash Piutang Posting Buku Besar PPH PASAL 21 PPh Pasal 22 PPh Pasal 26 PPn PPn Import Prefesi Akuntansi Prinsip Akuntansi PRINSIP DASAR AKUNTANSI Produksi Profesi Akuntansi Professi Akuntan Profit-Lost Proses Akuntansi Proyek PSAK PSAK TERBARU PURCHASE Purchasing QA QC Quality Assurance Quality Control Quiz Rabat Rajut rangkuman Rebate Recruitment Recruitment Head Rekrutment Retail Retur Return Revenue Review Saldo Normal Sales Sales Representative Sejarah Akuntansi SERIE ARTIKEL Sertifikasi Shareholder Shipping Agent Shipping Charge siklus akuntansi Silus Akuntansi Dagang Sistem sistem akuntansi Sistem Informasi Sistem Informasi & Pengendalian Internal Soal dan Jawaban CPA SPI Spreadsheet Accounting Spreadsheet Gratis Staff Struktur Dasar Akuntansi Supervisor system pengendalian system pengendalian gaji Tax Taxation Teknik Tekstil Template Teori-teori Akuntansi Tinta Tip n Tricks TIPS AND TRICKS Tools Top Level Transaksi Keuangan Tutup Buku Ujian CPA UPAH update situs USAP Utilities Video Tutor Warehouse Warna warranty What Is New
Showing posts with label Manajemen. Show all posts

Jobdesk Finance Supervisor di Perusahaan Jasa Konstruksi Jobdesk Finance Supervisor di Perusahaan Jasa Konstruksi

Pengertian Finance Supervisor

Dalam dunia industri apapun, istilah finance yang mempunyai arti keuangan, selalu mempunyai peranan yang penting. Hal ini dikarenakan posisi yang berkaitan dengan finance merupakan salah satu pilar yang sangat penting bagi perusahaan untuk menunjang kinerja perusahaan dalam segala aspek. Dalam hal ini, salah satu jabatan yang memegang peranan penting dalam bab finance yaitu supervisor finance. Supervisor Finance yaitu seseorang yang bertugas mengawasi dan supervisi posisi dibawahnya di bab finance yang bertanggung jawab atas kelancaran proses kinerja finance di perusahaan. 

Tugas Finance Supervisor di Perusahaan Konstruksi

1. Membuat Laporan Keuangan

Tugas paling utama dari seorang Finance Supervisor yaitu menciptakan laporan keuangan yang tentunya akan dipertanggungjawabkan oleh dirinya sendiri sebagai supervisor dihadapan manajer finance. Meskipun terdapat admin finance atau data entry yang notabene berada dibawahnya secara hierarki. Tetap saja seorang supervisor finance yang akan mempertanggungjawabkan kinerja bawahannya tersebut dihadapan atasannya. Karena itu dibutuhkan seorang supervisor finance mengawasi dan menjamin kualitas kerja bawahannya terutama pada bab laporan keuangan.

2. Melakukan Kontrol Finance

Selain bertugas mengontrol anak buahnya, seorang supervisor finance juga bertugas dalam pengelolaan budgeting dan forecasting dengan berinteraksi secara sinergis dengan divisi-divisi lain yang terkait di dalamnya.

3. Melakukan Fungsi Accounting

Meskipun menjabat sebagai supervisor finance, tetap saja dekat kaitannya dengan akuntansi, maka dari itu salah satu kiprah supervisor finance di perusahaan Jasa Konstruksi yaitu melaksanakan fungsi akunting ibarat menciptakan invoice, merealisasikan utang piutang, dan menciptakan laporan keuangan.

4. Melakukan Treasury Function

Jika anda belum memahami maksud dari treasury function, sanggup diartikan treasury function ini segala kinerja yang berkaitan dengan petty cash (kas kecil perusahaan), kasir, perbankan dan pembayaran lainnya.

5. Melakukan Tax Function

Salah satu kiprah lainnya yang tidak kalah penting bagi seorang supervisor Finance di perusahaan Jasa Konstruksi yaitu melaksanakan tax function yang mencakup perencanaan keuangan dan laporan keuangan. Dalam hal ini perlu diketahui bahwa secara manajemen, kinerja accounting sepenuhnya dipertanggungjawabkan oleh seorang supervisor dan ditandatangani oleh manajer.

Tanggung Jawab Finance Supervisor

Dalam kerjanya, seorang supervisor finance bertanggung jawab untuk ;
1. Memastikan laporan keuangan tersedia
2. Memastikan kinerja para admin dan pegawai lain yang secara hierarki berada dibawahnya benar benar terkordinir dengan baik.
3. Memastikan pendataan terkait isu finance lainnya seperti, invoice, account receivable dan account payable, serta petty cash dan lain-lain tersedia dengan baik.
4. Memastikan divisi finance yang dipimpin berkontribusi dengan baik terhadap perusahaan.

Kualifikasi Supervisor Finance

Dalam proses rekrutmen untuk posisi Supervisor Finance di perusahaan jasa konstruksi, biasanya dibutuhkan kandidat dengan pendidikan minimum Diploma atau Sarjana dari jurusan akuntansi atau pajak, serta mempunyai pengalaman di dunia konstruksi. Diharapkan seorang Supervisor Finance mempunyai pemahaman yang baik mengenai perpajakan. Dalam kerjanya akan sangat menguntungkan kalau anda yaitu seorang yang menyenangi hitungan dan siap bekerja dibawah deadline dan target, serta mempunyai jiwa kepemimpinan. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi misalnya yaitu PT Jangkar Mandiri Propertindo, Pt. Harjaguna Kurnia Mitra, PT. Grand Kartech, PT. SSI Schaefer, dan lain-lain.

Berikut itulah sedikit isu mengenai jobdesk, kiprah dan tanggung jawab supervisor finance di perusahaan jasa konstruksi. Jika dirasa artikel ini bermanfaat silakan di share, dan kalau dirasa terdapat kekurangan atau kesalahan silakan ditambahkan di kolom komentar.

Salam

 Dalam menggerakkan suatu perjuangan berbentuk toko Jobdesk Store Supervisor (Supervisor Toko), Tugas dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Store Supervisor

Dalam menggerakkan suatu perjuangan berbentuk toko, dibutuhkan gaya organisasi yang baik alasannya yakni selain mobilitas kerja di toko yang sangat jauh berbeda dengan kinerja di Manufaktur atau bentuk perjuangan lainnya, kadang kala gampang sekali terjadi kerugian ibarat barang hilang atau rusak alasannya yakni toko senantiasa didatangi oleh orang gres dan harus senantiasa diawasi di setiap harinya.
Di toko toko besar yang dinaungi oleh perusahaan besar, biasanya hierarki yang diterapkan sangat terang dan terorganisir dengan baik. Salah satu Posisi penting yang ada di toko yakni Supervisor Store alias Supervisor Toko. Supervisor Toko ini bisa diartikan seorang atau posisi yang diisi oleh satu orang (biasanya) atau beberapa orang yang bertugas menjadi supervisi dan mengawasi serta mengingatkan para karyawan untuk terus bekerja sesuai ekspektasi perusahaan dan senantiasa menunjukkan layanan yang baik bagi konsumen atau pengunjung toko. Dalam proses kinerja di toko, seorang supervisor toko haruslah mempunyai ketegasan dan jiwa kepemimpinan alasannya yakni seringkali kebijakan perusahaan tidak senada dengan harapan para karyawan. Jika anda berminat untuk mengisi posisi ini, perlu anda ketahui sebenarnya menjadi seorang supervisor di toko anda harus melaksanakan tugas-tugas yang telah saya rangkum dibawah ini ;

B. Tugas Store Supervisor

1. Melayani Konsumen dengan baik

Dalam memastikan layanan terhadap konsumen berjalan dengan maksimal, seorang store supervisor haruslah mengadakan briefing disetiap harinya sebelum memulai pekerjaan dan membahas tentang sasaran penjualan, dan promosi toko. Dalam hal ini seorang supervisor toko harus memastikan sebenarnya setiap karyawan yang berada dibwah naungannya termasuk sales dan admin memahami betul akan standar kerja yang diterapkan supaya tidak terjadi kesalahan baik dikala itu maupun kedepannya.


2. Mengatur Kinerja Sales

Bekerjasama dengan para salesman, seorang supervisor bertugas membantu manager toko meningkatkan penjualan toko supaya pendapatan dan laba toko jadi bertambah. Dalam hal ini, cara yang dilakukan yakni dengan mengawasi ketat dan melaksanakan kontrol terhadap kinerja sales. Hal ini dikarenakan terkadang seorang sales membutuhkan tandem atau support untuk mendongkrak penghasilan mereka. Penjualan sales yang stabil merupakan salah satu ciri bahwa kiprah seorang supervisor gudang terealisasi dengan baik. 

3. Mengatur Toko secara Teknis

Dalam mengatur toko, seorang supervisor toko dibutuhkan bisa menghandle semua acara yang terjadi di toko dari mulai buka hingga tutup toko. Dalam hal ini, aspek aspek yang perlu diperhatikan adalah,

  • Mengatur cara dan mekanisme pembukaan toko
  • Pengelolaan stok barang yang ada di toko yang biasanya memakai sketsa FEFO - (first end first Out = barang yang erat tanggal kadaluarsanya harus diprioritaskan dijual). 
  • Seorang Supervisor Toko juga dibutuhkan bisa mengatur tampilan toko supaya terasa nyaman dan menciptakan konsumen merasa betah.
  • Selain aspek-aspek yang telah disebutkan diatas, seorang supervisor toko haruslah menciptakan laporan keuangan dan laporan penjualan serta laporan pembelanjaan yang terjadi di toko dengan lengkap dan detail supaya tidak terjadi kesalahan dalam proses di tahap selanjutnya.
  • Bekerjasama dengan manajer, seorang supervisor toko harus bisa mengambil keputusan yang cepat terkait pengembangan dan kinerja toko.


C. Tanggung Jawab Supervisor Toko

Dalam kinerjanya seorang supervisor toko bertanggung jawab untuk ;
  1. Memastikan konsumen merasa puas dengan layanan toko
  2. Memastikan penjualan toko mencapai sasaran yang telah ditentukan.
  3. Memastikan para sales mencapai sasaran penjualan ibarat yang diharapkan
  4. Memastikan Stok barang sesuai dengan undangan konsumen
  5. Memastikan Kinerja Toko berjalan dengan lancar.
  6. Memastikan semua pengeluaran dan pemasukan toko dicatat dan dibentuk laporan untuk ditandatangani dan diketahui oleh manajer toko.

D. Kualifikasi Supervisor Toko

Menjadi Supervisor Toko biasanya dibutuhkan pengalaman di bidang yang sama supaya tidak kaku dan sudah memahami produk yang dijual tanpa perlu berguru dari awal lagi. Akan tetapi kalau anda berminat untuk menjadi seorang supervisor toko dengan pengalaman yang minimal, biasanya kriteria yang dijadikan standar oleh perusahaan yakni Seorang laki-laki atau perempuan dengan penampilan menarik dan kemampuan komunikasi yang baik serta mempunyai jiwa kepemimpinan dan siap untuk bekerja dibawah tekanan. Pendidikan yang seringkali dipertimbangkan yakni Diploma 3 dan menguasai manajemen akunting. 

Info tambahan, perusahaan yang mempekerjakan posisi ini yakni perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan umum, ibarat Matahari Mall, Carefour, Alfa Mart, Indomart, Lotte Mart dan lain-lain.

Itulah sedikit pembahasan yang bisa saya sampaikan terkait Jobdesk, Tugas dan Tanggung Jawab seorang supervisor toko. Jika dirasa artikel ini bermanfaat silakan di share, kalau terdapat kekurangan dan kesalahan sehingga perlu ditambahkan atau diperbaiki silakan tambahkan di kolom komentar.

Salam

 posisi recruitment merupakan posisi yang sangat penting Jobdesk Recruitment Head, Tugas dan Tanggung Jawab


A. Sekilas Tentang Recruitment

Dalam sebuah perusahaan, posisi recruitment merupakan posisi yang sangat penting. Hal ini dikarenakan posisi ini merupakan filter awal yang menyaring kualitas dan kapasitas calon karyawan yang akan direkrut dan memulai karir di perusahaan tersebut. Tentunya kita semua telah mengetahui bahwa recruitment berasal dari bahasa inggris yang mempunyai arti merekrut atau mengajak sesorang atau suatu kelompok untuk bergabung dalam suatu organisasi, pekerjaan, himpunan, dan kumpulan lainnya. Karenanya belahan ini memang mempunyai spesialisasi dalam hal perekrutan dan tentunya mempunyai pengetahuan yang luas terhadap perekrutan itu sendiri dimulai dari cara merekrut, cara memilih, cara menilai dan cara mendidik calon karyawan gres yang akan berkarir. Divisi recruitment ini biasanya berada di bawah kordinasi HRD (Human Resource Department). Tapi terkadang pada perusahaan dengan mobilitas karyawan yang tinggi (banyak yang sering keluar masuk) , Divisi Recruitment ini akan mempunyai divisi tersendiri meskipun ranahnya masih berada di bawah administrasi HRD. Hal menyerupai dimaksudkan biar divisi rekrutmen ini mempunyai otoritas yang maksimal dalam proses seleksi dan perekrutan karyawan, sebab tidak bisa dipungkiri, terkadang ada pihak pihak pembangkang yang masih saja melaksanakan nepotisme di perusahaan sehingga banyak bakat berbakat yang terbuang hanya sebab tidak mempunyai link atau kenalan di perusahaan yang beliau lamar.  
Di divisi Recruitment ini biasanya terdapat beberapa posisi yang mengisi, diantaranya ;

- Recruitment Head
- Supervisor Recruitment
- Staff Recruitment
- Recruitment Officer

Dalam proses pelaksanaannya, sebetulnya keempat belahan itu mempunyai jobdesk atau kiprah yang sama, hanya saja mungkin tanggung jawab yang diemban oleh masing-masing posisi itu berbeda beda. Di postingan kali ini hanya Recruitment Head yang akan dibahas, tapi anda bisa mengklik daftar posisi yang di tulis diatas untuk informasi mengenai jabatan lainnya terkait Divisi Recruitment ini. 


B. Pengertian Recruitment Head

Seperti telah dibahas sebelumnya, Recruitment maupun Head berasal dari bahasa Inggris yang mempunyai arti masing-masing, Recruitment ialah perekrutan, mengajak, atau menghimpun seseorang atau golongan untuk ikut berpartisipasi atau bergabung dalam suatu organisasi atau golongan demi mencapai tujuan bersama, sedangkan head bisa diartikan kepala, atau seseorang yang mengepalai. Makara Recruitment Head bisa diartika seseorang yang memimpin dan mengepalai proses penerimaan dan penyaringan karyawan baru. 

C. Tugas Recruitment Head

Dalam pengerjaannya, Recruitment head bertugas untuk;

a. Mengatur dan menyebarkan materi recruitment

Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, seorang Recruitment Head bertugas untuk menyebarkan materi uji dan mengaturnya sedemikian rupa biar terlihat lebih unik serta menawarkan hasil uji yang maksimal demi kelancaran kerja perusahaan. Hal ini bisa dimaksudkan, jikalau dulu mungkin dilakukan tes tangan, maka dengan perkembangan teknologi ketika ini, bisa dilakukan tes secara online atau berbasis internet sehingga lebih efisien dan efektif.


b. Mengontrol, mengatur, dan update rencana tenaga kerja

Seorang Recruitment Head harus elakukan observasi terhadap departemen lain dan menciptakan kegiatan terkait pengadaan karyawan baru, hal ini bertujuan biar tidak terjadi kekosongan karyawan yang bisa menciptakan kinerja perusahaan menjadi terhenti dikarenakan terdapat kekosongan karyawan pada belahan yang vital. Selain mengupdate informasi ini, Recruitment Head juga bertugas untuk mengontrol jumlah tenaga kerja yang akan diterima, bisa dibilang jikalau terdapat kandidat yang multitasking dan sanggup memenuhi kebutuhan perusahaan dengan kemampuannya , maka itu yang diprioritaskan. Hal ini dikarekanan selain bertugas untuk mencari karyawan baru, recruitment head juga harus memikirkan efisiensi dan perampingan budget perusahaan terkait penggajian karyawan.

c. Menyiapkan laporan bulanan dan mingguan

Setelah pekerjaan-pekerjaanna terkait hal itu selesai, seorang recruitment head juga bertuga untuk menciptakan laporan bulanan dan mingguan biar kinerjanya bisa dievaluasi kedepannya. 

d. Mengontrol dan memonitor iklan lowongan

Setelah terdapat informasi akurat mengenai jumlah dan divisi yang membutuhkan karyawan baru,  recruitment head harus menciptakan iklan lowongan kerja, baik itu secara online maupun secara ofline, dengan dibantu oleh staff nya, recruitment head bertugas memonitor iklan lowongan ini dan memperhatikan setiap detail update nya.

e. Berkordinasi dengan biro perekrutan

Jika dirasa perlu, Recruitment Head juga bisa bekerja sama dengan biro perekrutan yang dipercaya untuk melaksanakan jasa perekrutan karyawan baru. Hal ini dimaksudkan biar Divisi recruitment bisa lebih teliti dalam menentukan karyawan baru, pun selain itu, jikalau memang dibutuhkan banyak karyawan gres dalam waktu yang singkat, maka jasa biro rekrutment ini akan sangat bermanfaat bagi perusahaan, terutama bagi divisi rekrutmen di perusahaan terkait. 


f. Mendesain iklan lowongan

Jika informasi mengenai jumlah karyawan gres yang dibutuhkan telah fix, salah satu kiprah yang harus dilakukan oleh seorang Recruitment Head ialah mendesain iklan lowongan kerja yang akan di share di media online maupun offline. Meskipun pada kenyataannya, untuk kiprah ini bisa dibantu oleh staff recruitment atau belahan desain yang benar benar memahami desain.

g. Melakukan seleksi kerja

Setelah proses diatas terealisasi dengan baik, maka kiprah selanjutnya dari Recruitment Head dengan dibantu oleh para bawahannya ialah melaksanakan langkah langkah perekrutan yang bisa dipaparkan sebagaimana di bawah ini;

1. Screening
Screening disini bisa juga diartikan filtering, hanya saja biasanya proses screening yang dilakukan oleh belahan recruitment hanya terbatas pada dokumen dokumen baik itu utama atau pendukung yang diberikan oleh calon kandidat karyawan. Dalam proses screening ini seorang Recruitment Head dibantu oleh bawahannya melaksanakan pengecekan terhadap keabsahan dan keaslian dari dokumen tersebut biar kandidat yang diterima atau lanjut pada proses selanjutnya benar benar menyerupai yang diperlukan oleh perusahaan. Setelah didapat calon kandidat yang memenuhi persyaratan yang diajukan oleh perusahaan, serta bisa dipertanggungjawabkan keaslian dan keabsahan dokumennya, maka divisi recruitmen selanjutnya melaksanakan summary atau pengumpulan data dan menjadikannya satu bundle untuk lalu dijadikan materi pertanyaan dan analisa ketika kandidat tersebut dating untuk melaksanakan interview dengan belahan recruitment.

2. Melakukan pertemuan dengan kandidat
Lanjut pada tahap kedua, sesudah screening dan summary simpulan dilakukan, Recruitment Head akan mengatur kegiatan pertemuan dengan calaon kandidat karyawan untuk melaksanakan interview. 

3. Mengumpulkan review tekait CV dan sertifikast serta testimoni yang dimiliki kandidat
Setelah Interview dilakukan, Recruitment Head dibantu oleh para staff melaksanakan pengumpulan data atas jawaban-jawaban serta testimony dari para kandidat untuk lalu menyerahkan hasil interview tersebut ke Kepala Divisi atau Kepala Departemen lain yang membutuhkan karyawan terkait untuk melaksanakan Interview lanjutan.

D. Tanggung Jawab Recruitment Head

Dalam kerjanya, Seorang Recruitment Head mempunyai Tanggung Jawab Untuk
1. Merekrut Karyawan Baru yang sesuai dengan ekspektasi perusahaan
2. Memastikan Keaslian dan Keabsahan Dokumen menyerupai Ijazah dan Pengalaman Kerja dari calon kandidat bisa dipertanggungjawabkan keabsahannya.
3. Memastikan Kandidat yang diterima merupakan kandidat yang terbaik
4. Memastikan penerimaan karyawan sesuai dengan sasaran yang ditentukan oleh perusahaan
5. Memastikan laporan rekrutmen tersusun rapid an bisa dipertanggungjawabkan setiap bulannya terhadap Manager HRD

E. Kualifikasi Recruitment Head

Dari segi pengalaman, bagi anda yang berminat untuk mengisi posisi ini, seorang recruitment head biasanya dituntut untuk mempunyai pengalaman di bagia HRD, khusunya recruitment Officer atau Petugas Rekrutment selama minimal 5 Tahun, atau bisa juga dipertimbangkan jikalau pernah menjadi manager di bidang rekrutmen atau HRD selama minimal 3 Tahun.  Dari segi pendidikan, biasanya seorang yang berpengalaman dengan background pendidikan Psikologi dengan strata Sarjana (S1) akan sangat disukai, terlebih lagi jikalau anda mempunyai gelar Master (S2)

F. Keterampilan Khusus

Selain Kualifikasi yang disebutkan di atas, seorang Recruitment Head juga diperlukan mempunyai kemampuan untuk berbicara dengan baik, atau mempunyai kemampuan komunikasi diatas rata-rata, mempunyai naluri selektif, mempunyai kemampuan untuk bekerja dengan sasaran dan mempunyai kemampuan untuk berada dibawah tekanan. 

Itulah Jobdesk, kiprah serta tanggung jawab dari Recruitment Head yang bisa dibahas, semoga artikel ini bermanfaat. Jobdesk yang dijabarkan ini, tidak terbatas hanya pada satu bidang perjuangan saja, tapi bisa diterapkan dalam segala aspek/bidang kerja perusahaan seperti, Manufaktur, Jasa, Perhotelan, Teknik, dan lain-lain.


 Dalam menunjang stabilitas dan dan eksistensi perusahaan Jobdesk Account Payable, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Account Payable

Dalam menunjang stabilitas dan dan eksistensi perusahaan, diharapkan dua faktor pendukung utama yaitu proses produksi dan proses jual beli. Hal ini ditujukan supaya terjadi keseimbangan cashflow perusahaan. Dibagian Akunting atau Finance di perusahaan pastinya anda akan sering mendengar istilah Account Payable, Apa pengertian Account Payable ini?. Masih berada dalam ranah akuntansi, Kata Account Payable berasal dari bahasa Inggris yang mempunyai arti Account = Akun, dan Payable = Pembayaran atau pengeluaran, alasannya ialah payable berasal dari kata Pay yang berarti membayar. Bila diartikan secara Harfiah, Account Payable ini mempunyai artian akun atau transaksi yang dibentuk oleh perusahaan untuk dibayar oleh perusahaan, atau dalam kata lain transaksi pengeluaran yang harus dibayarkan oleh perusahaan. Lebih sederhananya lagi Account Payable ini bisa diartikan transaksi pembelian yang dilakukan oleh perusahaan. Sebenarnya tidak ada posisi Accout Payable diperusahaan, tapi lebih tepatnya Account Payable Staff, Staff Akun Payable, Atau Account Payable Officer. Untuk lebih jelasnya mengenai Account Payable Silakan lanjut ke Jobdesk atau Tugas dan tanggung Jawab seorang Account Payable Staff di bawah ini.

B. Tugas Account Payable Staff

Dalam pekerjaannya seorang Account Payable Staff atau Account Payable Officer mempunyai kiprah untuk ;

1. Melakukan kordinasi dengan bab penggalan yang terkait dengan Supply Chain (Warehouse, Produksi, Purchasing, Sales dan vendor)

Di dalam denah perusahaan, setiap proses pembelian selalu melibatkan banyak pihak dari mulai bab purchasing, Maketing dan Sales, serta bab Storing (Gudang), siklus ini biasa disebut Supply Chain alias Rantai Suplai. Seorang admin Account Payable sudah seharusnya benar benar memahami siklus rantai suplai ini, hal ini dikarenakan bab Account Receivable merupakan posisi vital yang harus memastikan eksistensi barang sebelum melaksanakan pembayaran. Kordinasi dengan bab penggalan yang terikat dengan supply chain tentunya akan menciptakan kinerja seorang Account Payable lebih gampang dan lebih cepat.

2. Melakukan Analisa terhadap acara pembelian (Purchase atau Purchasing)

Tidak semua orang seelalu benar, supaya lebih terlihat kredibel dalam bekerja, seorang Staff Account Payable tentunya harus melaksanakan pengecekan ulang terhadap dokumen dokumen pembelian yang ada di bab purchasing. Hal ini dimaksudkan supaya tidak terjadi kesalahan kedepannya. Purchase Order (PO) yang telah disahkan oleh manajer pembelian harus dicek ulang alasannya ialah terkadang metode pembayaran dari suatu produk yang dipesan oleh perusahaan juga berbeda beda.

3. Melakukan Pencatatan terhadap acara pembelian tersebut

Segala sesuatu yang berkaitan dengan proses pembelian dan harus dibayar, maka hal itu harus masuk ke dalam catatan besar seorang Staff Account Payable. Hal ini dimaksudkan, kalau kedepannya terjadi kekeliruan, maka keputusan akan dilihat menurut fakta yang ada 

4. Melakukan Pembayaran terhadap Pembelian yang sudah absah sesuai perjanjian.

Jika semua tahap diatas telah terlewati, kiprah pamungkas dari seorang Account Payable Staff ialah melaksanakan pembayaran. Sebagai catatan, ada tig abentuk pembayaran yaitu :

a. Pembayaran CAD (Cash After Delivery)
Pembayaran jenis ini mempunyai artian, perusahaan (Account Payable) membayar kalau barang sudah diterima oleh perusahaan.

b. Pembayaran CBD (Cash Before Delivery)
Pembayaran jenis ini mempunyai artian, perusahaan (Account Payable) membayar sebelum barang diterima oleh perusahaan.

c. Pembayaran 2 Tahap, Down Payment (DP) dan pelunasan
Untuk jenis pembayaran yang ini perusahaan memperlihatkan Down Payment sebagai tanda jadi pada ketika barang yang dibeli belum tamat dan dilunasi pada ketika barang yang dipesan sudah diterima oleh perusahaan.

5. Membuat laporan dan Neraca pembelian

Setiap mingguan atau bulanan, seorang Account Payable Staff akan menciptakan laporan yang akan ia pertanggungjawabkan terhadap supervisor AR atau Manager AR. 

C. Tanggung Jawab Account Payable Staff

Seorang Accout Payable Staff atau Account Payable Officer bertanggung jawab untuk ;
1. Memastikan keseimbangan cashflow perusahaan, hal ini hanya sanggup dilakukan dengan berkordinasi secara menyeluruh dengan bab dari supply chain atau rantai supply, menyerupai bab sales marketing, Gudang, Bagian Purchasing, Dan Bagian Account Receivable yang merupakan lawan dari Account Payable.
2. Memastikan dokumen dan arsip arsip yang berkaitan dengan pembelian perusahaan (akun yang harus dibayar) dianalisa dan di cek dengan baik.
3. Memastikan segala pembelian yang dilakukan oleh perusahaan dicatat dengan baik.
4. Memastikan pembayaran terhadap barang yang sudah diterima oleh perusahaan atau belum diterima tapi telah dilakukan kesepakatan sebelumnya terealisasi dengan baik sesuai kesepakatan.
5. Memastikan Laporan mingguan dan bulanan terkait pembelian perusahaan dilaporkan pada manajer atau supervisor untuk dipertanggung jawabkan.

D. Kualifikasi Staff Account Payable

Untuk menjadi seorang Account Payable, biasanya dibutuhkan seorang sarjana akuntansi yang berpengalaman di bidangnya minimal 1 tahun. Kandidat dengan strata pendidikan yang lebih rendah juga bisa masuk asalkan mempunyai pengalaman yang sama mumpuni di bidang Account Payable atau Account Receivable, atau minimal pernah bekerja dibagian yang mempunyai keterkaitan dengan Bagian Account Payable menyerupai Bagian Purchasing atau Payroll.

E. Keahlian Khusus

Sebagai seorang yang akan bekerja berafiliasi dengan finance atau keuangan tentunya hal non akademik yang akan sangat diminta oleh perusahaan dari kandidat ialah mempunyai ketelitian yang luar biasa. Karena tanpa disadari bab ini merupakan salah satu bab yang sangat vital dalam menjaga stabilitas cashflow perusahaan. Selain itu, kandidat dengan kemampuan analisa yang baik juga akan sangat diminati untuk mengisi posisi ini, apalagi kalau ditunjang dengan kemampuan berbicara yang baik pula baik dalam bahasa local maupun bahasa abnormal (minimal 1 bahasa abnormal – pasif). Secara non akademis mungkin itu saja keahlian khusus yang biasanya diminta oleh perusahaan untuk mengisi posisi ini. Untuk keahlian lainnya, kalau anda mempunyai kemampuan dalam aplikasi besar perusahaan menyerupai SAP dan aplikasi untuk finance menyerupai Microsoft Excel atau Accelera, tentunya hal itu akan sangat membantu anda.

Sekian postingan mengenai Jobdesk, Tugas dan Tanggung Jawab Account Payable di perusahaan. Jika dirasa artikel ini bermanfaat silakan dishare, kalau terdapat kesalahan atau kekurangan silakan ditambahkan di kolom komentar.

 posisi ni merupakan posisi yang sangat penting di perusahaan Jobdesk Account Receivable, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Account Receivable

Bicara ihwal Account receivable, posisi ni merupakan posisi yang sangat penting di perusahaan. Hal ini dikarenakan, bersama account Payable, posisi inilah yang memilih keseimbangan cashflow dan neraca sebuah perusahaan dimana keduanya memegang peranan sebagai peserta dan pembayar. Tentunya anda tahu bahwa kehidupan sebuah perusahaan bergantung pada pembayaran dan Penerimaan ini. Perlu diketahui, secara sederhana Bagian ini merupakan kebalikan dari Account payable. Kedua istilah posisi ini berasal dari bahasa Inggris. Jika payable mempunyai arti = yang harus dibayar, maka receivable ialah sebaliknya, yang akan diterima dimana receive berasal dari bahasa inggris yang artinya menerima, dan payable berasal dari bahasa Inggris Pay, yang artinya membayar. Posisi ini berada dalam ranah akuntansi dan sangat dekat kaitannya dengan purchasing, storage, dan warehousing. Akan tetapi dikarenakan kurangnya profesionalitas kerja dan demi efisiensi pekerja, terkadang posisi Account Receivable dan Account Payable ini disatukan sehingga berbagai pekerja yang berada di posisi ini merasa kesulitan. Kembali pada Account Receivable, posisi Account receivable ini secara umum mempunyai kiprah untuk menyediakan layanan keuangan, melaksanakan kinerja klerikal dan manajemen untuk memastikan pembayaran yang efisien, sempurna waktu dan akurat di bawah kendalinya oleh klien yang memang mempunyai utang terhadap perusahaan daerah ia bekerja. Utang ini tentunya berasal dari pengunaan jasa atau produk perusahaan daerah ia bekerja oleh klien yang biasanya merupakan perusahaan lain yang memakai jasa dan produk perusahaan daerah ia bekerja.
Untuk lebih lengkapnya silakan lanjut ke pembahasan di bawah ini ;

B. Tugas Account Receivable

1. Melakukan sistem penagihan yang up-to-date

Secara sistematis dan sesuai Standar Operasional Perusahaan, seorang Account Receivable bertugas untuk melaksanakan penagihan terhadap klien yang telang memakai dan memesan jasa atau produk perusahaan daerah ia bekerja. Penagihan yang up to date mempunyai artian, seorang account receivable haruslah mempunyai warta teraktual mengenai klien mana saja yang belum membereskan pembayarannya terhadap perusahaan. Karena kalau terjadi kesalahan, atau salah menagih, misalkan, seorang Account Receivable melaksanakan penagihan terhadap klien yang sudah membayar, tentunya hal ini akan mendatangkan complain dan merusak nama baik perusahaan.

2. Menghasilkan dan mengirimkan faktur

Dalam proses pembelian, Faktur ialah hal yang sangat penting. Jika anda belum memahami apa itu faktur, faktur bisa diartikan secara sederhana menjadi kwitansi pembayaran kalau terjadi dalam kondisi yang lebih pribadi. Tapi di perusahaan kwitansi ini lebih dikenal dengan nama faktur. Faktur ini merupakan lawan dari PO (Purchase Order) yang mempunyai arti Order Pembelian. Kaprikornus sesudah klien mengirimkan PO atau Purchase Order kepada perusahaan kita, seorang Accoutn Receivable bertugas untuk menciptakan dan mengirimkan Faktur sesegera mungkin terhadap klien yang memesan.

3. Menindaklanjuti, mengumpulkan dan mengalokasikan pembayaran

Jika pembayaran sudah dilakukan oleh klien, Account Receivable bertugas untuk melaksanakan tindak lanjut terhadap pembayaran itu, yaitu dengan mengumpulkan dan mengalokasikan pembayaran pembayaran tersebut sesuai dengan kebijakan perusahaan (aturan tiap perusahaan berbeda beda). 
4. Melakukan penagihan, pengumpulan dan pelaporan aktivitas sesuai tenggat waktu tertentu
Jika terdapat Klien yang menunggak, seorang Account Receivable bertugas untuk melaksanakan penagihan terhadap klien tersebut dan melaksanakan perjanjian ulang, atau sederhananya meminta klien menciptakan pernyataan kesiapan pelunasan pada tanggal yang sempurna dan spesifik. Setelah selesai, dilakukan pengumpulan data data tersebut sebagai materi laporan untuk atasan dan sebagai materi penelitian AR Aging.

5. Pantau rincian akun pelanggan untuk non-pembayaran, pembayaran tertunda dan penyimpangan lainnya

Seorang Account Receivable juga bertugas untuk melaksanakan pemantauan terhadap klien baik yang lancer maupun yang mengalami penunggakan atau keterlambatan pembayaran dalam proses pembayaran. Data data yang dihasilkan menjadi sebuah laporan lengkap mengenai track record seorang klien dari awal sampai akhir. Inilah yang disebut AR Aging. Dari sini seorang Account Receivable sanggup menilai kepatuhan seorang klien dilihat dari track recordnya tersebut, kalau dirasa terdapat kesalahan atau keterlambatan yang terlalu banyak dan terlalu sering, bisa dilakukan blacklist terhadap perusahaan yang melaksanakan keterlambatan tersebut.

6. Mengatasi perbedaan pembayaran

Jika terdapat kesalahan dalam jumlah pembayaran yang dilakukan oleh klien, maka sekali lagi seorang Account Receivable bertugas untuk menuntaskan problem ini sampai didapat nilai nominal yang sempurna bagi kedua belah pihak.

C. Tanggung Jawab Account Receivable

Dalam menjalankan tugasnya seorang Account Receivable mempunyai tanggung jawab untuk ;
1. Menghasilkan analisis usia (AR Aging)
2. Review AR aging untuk memastikan kepatuhan
3. Memelihara file dan catatan pelanggan piutang
4. Mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan untuk memproses kuitansi, uang tunai dan lain-lain
5. Memproses pembayaran kartu kredit
6. Menyiapkan deposito bank
7. Menganalisa dan menuntaskan undangan pelanggan
8. Menyesuaikan proses pembayaran
9. Mengembangkan sistem pemulihan dan melaksanakan upaya pengumpulan
10. Melakukan komunikasi dengan pelanggan via telepon, email, surat atau pribadi
11. Membantu Closing Akunting di selesai bulan
12. Mengumpulkan data dan menyiapkan matriks bulanan

D. Kualifikasi Account Receivable

Dalam proses rekrutmen, biasanya sebuah perusahaan akan mengharapkan kandidat dengan Pendidikan minimal Diploma 3, Jurusan Akuntansi dengan pengalaman kerja lebih dari 3 tahun, di bidang Akuntansi umum atau seorang Sarjana Akuntansi dan Magister Akuntansi dengan pengalaman minimal satu tahun di bab Akuntansi Umum. Tentunya Kandidat yang dicari ialah kandidat yang benar-benar mempunyai pengetahuan ihwal piutang dagang, manajemen dan mekanisme kantor, mekanisme pembukuan umum, prinsip akuntansi umum, standar peraturan dan persyaratan kepatuhan serta mempunyai kemampuan untuk mengoperasikan minimal satu aplikasi akunting secara professional misalakn Microsoft Excel, atau Accelera, dan lain lain.

E. Keahlian Khusus

Seorang Account Receivable dibutuhkan mempunyai kemampuan utnuk berpikir secara detail dan akurat, serta mempunyai kemampuan komunikasi mulut dan tertulis yang baik. Selain itu ia juga harus mempunyai kemampuan berorganisasi dan cukup memahami mengenai manajemen warta serta bisa mengatasi problem dengan sempurna dan bisa berada dalam tekanan kerja serta jam kerja yang mungkin saja bisa membuatnya lembur sampai malam hari.
Berikut itulah Jobdesk, Tugas dan Tanggung jawab seorang Account Receivable, Jika dirasa bermanfaat, silakan share artikel ini bagi teman atau kerabat anda yang sedang membutuhkannya, kalau terdapat kesalahan atau kekurangan silakan ditambahkan atau diperbaiki di kolom komentar.
Salam

 Manager Administrasi atau dalam Bahasa Inggris disebut Administration Manager Jobdesk Manajer Administrasi, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Sekilas Tentang Manajer Administrasi

Manager Administrasi atau dalam Bahasa Inggris disebut Administration Manager, merupakan salah satu posisi yang vital dalam suatu perusahaan. Seperti diketahui gotong royong level sekelas Manager yaitu posisi decision maker, atau pembuat keputusan. Kaprikornus tanggung jawab yang di emban oleh pegawai kelas manager ini tentu lebih besar, Tak heran bila honor pegawai sekelas manager sangatlah besar. Pastinya anda tahu bahwa yang disebut dengan manajemen yaitu segala hal yang berkaitan dengan kelengkapan berkas dan pendataan serta persyaratan lainnya demi menunjang suatu proses kerja. Dan manager berasal dari bahasa inggris, manage yang berarti mengatur. Kaprikornus pengertian manajer manajemen secara harfiah mungkin sosok yang melaksanakan pengambilan keputusan atau menciptakan aturan secara terencana terkait kelengkapan, pendataan, dan pemenuhan syarat dari berkas berkas yang mempunyai kegunaan untuk menunjang sebuah proses kerja.

B. Tugas Manajer Administrasi

Melakukan Perencanaan Proses Kerja

Dalam kesehariaannya di perusahaan, Tugas utama seorang manajer manajemen yaitu mlakukan perencanaan dan koordinasi dengan pihak pihak lain di perusahaan terkait mekanisme dan sistem manajemen yang diterapkan serta dan merancang cara untuk merampingkan proses demi efisiensi perusahaan.

Melakukan Perekrutan Pegawai

Selain kiprah utamanya di atas, seorang manajer manajemen juga mempunyai kiprah untuk melaksanakan perekrutan dan training pegawai biar mempunyai kemampuan sesuai dengan yang diperlukan oleh perusahaan. Selain itu Manager Administrasi juga mempunyai kiprah untuk mengatur pembagian tanggung jawab bagi tiap tip pegawai dan pembagian posisi ruang kantor. 

Melakukan Penilaian atas Kinerja Pegawai dan Melakukan Evaluasi

Tugas lainny dari seorang manajer manajemen yaitu melaksanakan penilaian terhadap kinerja pegawai dan melaksanakan penilaian biar terjadi filtering secara alami bagi pegawai yang mempunyai kans untuk maju dan bertahan di perusahaan dengan karyawan yang itdak mempunyai kans. Bisa juga dengan memperlihatkan pengarahan dan pendidikan secara mendalam terhadap karyawan yang mempunyai potensi namun belum menemukan momentum yang tepat.

Memastikan Ketersediaan Data

Dalam dunia kerja dalam ranah industri apapun, data dan inormasi yaitu al yang sangat pentng sebab aneka macam proses kerja perusahaan yang bergantung pada info ini. Manager Administrasi bertugas untuk memastikan ketersediaan arus info ini untuk memfasilitasi operasi bisnis perusahaan lainnya.

Mengelola Dadwal dan Tenggat Waktu

Dalam hal manajemen terkadang ada hambatan yang terjadi kiprah manajer manajemen selanjutnya yaitu melaksanakan pengelolaan agenda processing data ini biar tidak melewati sasaran atau tengat waktu yang ditentukan.

Mengelola akomodasi dan inventoris

Dalam perusahaan, akomodasi dan inventoris yang disediakan oleh perusahaan yaitu poin yang sangat penting. Dalam hal ini, seorang manajer manajemen mempunyai kiprah untuk memantau persediaan perlengkapan kantor dan melaksanakan pembelian akomodasi atau inventoris gres dengan memperhatikan batasan anggaran.

Memantau biaya pengeluaran dan membantu penyusunan anggaran

Bersama dengan manajer dari divisi lainnya, seorangmanajer manajemen saling pundak membahu untuk menekan pengeluaran perusahaan dan memastikan penyusunan anggaran perusahaan kedepannya terorganisir dengan baik dan tidak merugikan perusahaan.

Memastikan operasi manajemen mematuhi kebijakan dan peraturan

Meskipun dibantu oleh para staff yang mempunyai keahlian mumpuni,seorang manajer manajemen mempunyai kiprah untuk melaksanakan penelitian dan pengawasan terhadap pegawainya biar kinerja dan proses pengerjaan manajemen sesuai dengan kebijakan dan aturan perusahaan.

C. Tanggung Jawab Manajer Administrasi.

  • Memastikan Perencanaan Proses Kerja Tersediadan Bisa Dipertanggung jawabkan
  • Memastikan Proses Perekrutan Pegawai Berjalan lancar dan Pegawai yang direkrut sesuai dengan ekspektasi perusahaan.
  • Memastikan Kinerja Pegawai sesuai dengan ekspektasi perusahaan
  • Memastikan Ketersediaan Data
  • Memastikan Pengelolaan Jadwal dan Tenggat Waktu manajemen sesuai dengan yang ditargetkan.
  • Memastikan akomodasi dan inventoris perusahaan terjaga dengan baik.
  • Memastikan biaya pengeluaran dan penyusunan anggaran seefisien mungkin.
  • Memastikan operasi manajemen mematuhi kebijakan dan peraturan

D. Kualifikasi Manajer Aministrasi

Manajer manajemen yang hebat dan diinginkan oleh perusahaan diharuskan mempunyai kemampuan komunikasi dan organisasi yang baik. Kandidat yang berpengalaman dalam mekanisme dan kebijakan departemen manajemen akan menjai kandidat yang ideal untuk mengisi posisi ini. Seorang Manager Administrasi diharapakan secara aktif bisa menemukan cara gres untuk melaksanakan pekerjaan dengan lebih efisien. Tujuannya yaitu untuk memastikan semua aktivitas pendukung dijalankan secara efisien dan efektif sehingga memungkinkan operasi lain berfungsi dengan baik dan sinergis.
Untuk poin lain biasanya akan dicari kandidat yang mempunyai pengalaman sebagai manajer manajemen atau minimal di kelas supervisor serta  mempunyai pemahaman mendalam wacana mekanisme manajemen kantor dan kebijakan departemen dan aturan hukum yang terkait.  Memahami dengan baik prinsip pengelolaan keuangan dan akomodasi kantor juga bisa menjadi poin tambahan.
Secara non teknis lainnya, seorang manajer manajemen diperlukan mempunyai pikiran analitis dengan kemampuan untuk memecahkan problem secara sempurna dan  kemampuan organisasional dan multitasking yang sangat baik. Serta mempunyai jiwa kepemimpinan. Untuk segi pendidikan, seorang kandidat dengan strata pendidikan minimal S1 atau lebih di jurusan manajemen Bisnis akan lebih dipertimbangkan. Jurusn lain dengan pengalaman di bidang yang sama juga bisa mencoba mengisi posisi ini.

Itulah deskripsi singkat mengenai kiprah dan tanggung jawab manajer Administrasi. Jika dirasa artikel ini bermanfaat silakan dishare, bila terdapat kesalahan atau kekurangan, silakan ditambahkan di kolom komentar.
 
Salam

 Tax Serta Peranan Assistant Manager Dalam Posisi Tersebut Jobdesk Accounting & Tax Assistant Manager, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Accounting & Tax Serta Peranan Assistant Manager Dalam Posisi Tersebut

Di dalam dunia kerja, selalu ada posisi dan jabatan yang terperinci semoga integrasi pekerjaan bisa terealisasi dengan baik. Di semua bagian, selalu ada posisi dan hirarki menyerupai contohnya dalam bab akunting yang akan kita bahas ini. Pada kesempatan kali ini kami akan menawarkan anda sedikit klarifikasi mengenai jobdesk, kiprah dan tanggung jawab dari seorang accounting & tax assistant manager. Tapi sebelumnya sudahkah anda memahami arti dari accounting dan tax itu sendiri?

Perlu anda tahu, accounting berasal dari kata account yang merupakan perubahan dari count dan berasal dari bahasa Inggris. Kata ini mempunyai arti menghitung. Kurang lebih accounting yaitu bab yang mengurusi segala penghitungan perusahaan dari mulai produksi, keuangan, stok, dan lain lain. Kaprikornus kata accounting ini tidak hanya disematkan pada bab keuangan saja. Sedangkan kata Tax juga masih berasal dari Bahasa Inggris yang mempunyai arti pajak. Staff accounting & Tax bisa diartikan satu posisi dalam perusahaan yang bertugas menangani penghitungan keuangan perusahaan dan pajak yang menjadi tanggung jawab dari perusahaan. Sedangkan Assistant Manager ini mempunyai kiprah yang cukup signifikan yakni membantu seorang manager accounting dan tax dalam melaksanakan tugasnya.

B. Tugas Accounting & Tax Assitant Manager

Dalam kesehariannya di perusahaan, seorang accounting & tax manager mempunyai kiprah yang tidak jauh berbeda dengan seorang wakil manager, hanya saja assistant menyerupai ini tidak mempunyai kapasitas sebagai decision maker di dalam perusahaan khususnya di bab akunting. Dia hanya mempunyai kapasitas sebagai kepanjangan tangan dari seorang manajer semoga pekerjaan terealisasi dengan baik. Jika dijabarkan lebih lanjut, inilah beberapa kiprah accounting & tax assistant manager :

1. Melakukan kiprah tugas seorang accounting dan tax serta memastikan SOP perusahaan dilaksanakan dengan baik.

Sebagai seorang asiten manager akunting dan pajak, kiprah utama dari Accounting & Tax Assistant Manager yaitu mengerjakan kiprah tugas terkait akuntansi dan pajak yang dibebankan kepadanya oleh seorang manager. Seorang staff accounting & tax memang tidak mempunyai kapasitas untuk menciptakan keputusan, tapi mempunyai wewenang untuk melaksanakan pengecekan terhadap kinerja akuntansi dan pajak di perusahaan daerah ia bekerja.

2. Melakukan koordinasi dengan bawahan dan memastikan kinerja akunting di perusahaan dilaksanakan dengan baik dan memenuhi sasaran serta ekspektasi perusahaan.

Selain melaksanakan kiprah tugas yang dibebankan kepadanya, seorang accounting & tax manager juga mempunyai kiprah untuk melaksanakan koordinasi dengan staff akunting dan staff pajak yang berada di dalam perusahaannya. Dia bertugas melaksanakan pengecekan dan penilaian terhadap kinerja akunting dan memastikan SOP perusahaan terealisasi dengan baik dan tidak terkendala oleh apapun.

3. Membuat Laporan SPT Tahunan dan eksklusif dengan baik serta bisa dipertanggungjawabkan.

Selanjutnya kiprah accounting & tax assistant manager yaitu membantu manager dalam melaksanakan pembuatan Laporan SPT Tahunan dan eksklusif serta memastikan bila laporan tersebut sudah benar benar akurat, valid, dan bisa dipertanggungjawabkan.

4. Melakukan pengecekan laporan pajak bulanan dan melaporkannya kepada manager.

Karena bekerjasama dengan Tax alias pajak, seorang accounting & tax assistant manager juga bertugas untuk melaksanakan pengecekan laporan pajak bulanan yang dibentuk oleh divisi accounting dan memastikan bila data data dalam laporan pajak bulanan tersebut sudah benar/

5. Mengecek laporan keuangan dan melaksanakan validasi sebelum menyerahkannya kepada manager.

Terakhir, seorang accounting & tax assistant manager juga bertugas untuk melaksanakan investigasi laporan keuangan perusahaan dan memastikan informasinya sesuai dengan kondisi lapangan serta bisa dipertanggungjawabkan.

C. Tanggung Jawab Accounting & Tax Assistant Manager

Berdasarkan kiprah tugasnya di atas, bisa ditarik kesimpulan bila Tanggung Jawab seorang Accounting & Tax Assistant Manager yaitu ;

1. Memastikan tugasnya sebagai bab dari accounting dan tax terealisasi dengan baik
2. Memastikan SOP perusahaan dilaksanakan dengan baik
3. Memastikan keberadaan Laporan SPT Tahunan terealisasi dengan baik.
4. Memastikan Laporan Pajak bulanan perusahaan sudah di cek dan diverifikasi dengan baik.
5. Memastikan koordinasi dengan para staff akunting terealisasi dengan baik dan memastikan kondisi kerja berjalan dengan kondusif.
6. Memastikan laporan keuangan yang akan diberikan pada administrasi sudah di cek dan diverifikasi dengan baik.

D. Kualifikasi Accounting & Tax Assistant Manager

Agar pekerjaannya terealisasi dengan maksimal biasanya perusahaan mencari seorang ajun manajer akunting dan pajak dengan kualifikasi sebagai berikut ;

1. Memiliki background pendidikan S1 Akuntansi
2. Memiliki kemampuan akuntansi yang bagus
3. Memiliki pengetahuan yang baik ihwal pajak
4. Memiliki kemampuan mengoperasikan software akuntansi.
5. Memiliki Sertifikat Brevet A & B lebih diutamakan.
6. Memiliki pengalaman kerja di bidang akuntansi dan pajak minimal 3 tahun
7. Memiliki kemampuan interpersonal yang baik
8. Memiliki kemampuan untuk memimpin.
9. Memiliki kemampuan untuk menuntaskan masalah.
10. Ulet dan pekerja keras, bersedia bekerja di bawah tekanan.

Itulah sedikit pembahasan yang bisa kami paparkan mengenai apa saja yang berkaitan dengan jobdesk, kiprah dan tanggung jawab seorang accounting & tax assistant manager di sebuah perusahaan. Jika artikel ini bermanfaat silakan di share kepada rekan rekan anda yang membutuhkan. Jika terdapat kesalahan atau kekurangan, silahkan ditambahkan di kolom komentar.

Salam.

 divisi akunting mempunyai peranan yang sangat penting Jobdesk Accounting & Tax Manager, Tugas dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Accounting & Tax Manager

Di dalam perusahaan apapun, divisi akunting mempunyai peranan yang sangat penting. Tak heran jikalau divisi satu ini senantiasa di prioritaskan. Bahkan ada banyak perusahaan yang hingga merekrut jasa konsultan untuk membereskan duduk masalah di bab satu ini. Ada banyak posisi di dalam divisi akunting. Salah satu yang mempunyai kiprah paling krusial yaitu Accounting & Tax Manager yang memimpin keseluruhan divisi akunting dan pajak. Bila diartikan secara harfiah, posisi accounting & tax manager bisa diartikan sebagai posisi atau seseorang yang mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan pengawasan dan pengembangan yang berkaitan dengan penghitungan keuangan dan pajak perusahaan.

B. Tugas Accounting & Tax Manager

Sebagai seorang accounting & tax manager, ada banyak sekali kiprah tugas yang harus dilakukan oleh posisi ini. Akan tetapi berikut ini telah kami rangkum beberapa kiprah utama yang harus dilakukan oleh seorang manajer akunting dan pajak.

1. Mempersiapkan Laporan Bulanan dan Tahunan

Hal pertama yang menjadi kiprah dari seorang accounting & tax manager yaitu mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan dalam proses pemuatan laporan bulanan dan tahunan yang menjadi tugasnya. Hal ini harus dilakukan secara maksimal agar tidak terjadi hambatan dalam proses pembuatan laporan keuangan dan pajak nantinya. Hal ini juga harus dilakukan pada ketika persiapan pembuatan mothly report dan annual report.

2. Mempersiapkan Daily Budget

Selanjutnya seorang accounting & tax manager juga mempunyai kewajiban untuk mempersiapkan proses pembuatan daily report. Secara teknis mungkin kiprah ini dikerjakan oleh para staff yang berada di bawahnya. Tapi tidak menutup kemungkinan jikalau seorang Manajer akunting dan pajak akan turun tangan pribadi ke dalamnya. 

3. Melakukan validasi transaksi keuangan dan pajak.

Jika proses pembuatan laporan sudah sedang dilaksanakan, seorang Manager mempunyai kiprah untuk melaksanakan validasi atas data data pendukung laporan akuntansi yang sedang dibuat. Validasi ini dilakukan untuk melihat apakah laporan yang dibentuk sesuai dengan faktanya, atau mungkin ada dugaan penggelembungan dana yang merugikan perusahaan, atau hal hal lain yang tidak sesuai dengan hukum dan kebijakan perusahaan.

4. Mengaplikasikan peraturan perpajakan dan keuangan pada perusahaan

Setiap perusahaan mempunyai hukum akuntansi dan perpajakan masing masing. Tentunya sehabis hukum perusahaan tersebut di rekonsiliasikan dengan hukum pajak dari pemerintah. Seorang Accounting & Tax Manager mempunyai kiprah untuk menerapkan hukum mengenai perpajakan dan akuntansi ini di perusahaan daerah ia bekerja.

5. Memantau sistem akuntasi dan perpajakan perusahaan secara internal.

Selain kiprah di atas, seorang accounting & tax manager juga mempunyai kiprah untuk memantau sistem akuntansi dan perpajakan di perusahaan. Setiap kebijakan dan hukum yang sudah diterapkan oleh menajemen harus diterapkan dengan baik agar bisa menghasilkan laporan keuagan yang valid, maksimal dan bisa dipertanggungjawabkan.

6. Mengelola dan Memproses data data keuangan dan pajak perusahaan menjadi sebuah laporan.

Tugas selanjutnya dari seorang manager akunting dan pajak yaitu melaksanakan pengelolaan dan memproses data data keuangan yang sudah dikumpulkan menjadi sebuah laporan akunting dan pajak yang baik.

7. Memahami mekanisme pelaporan OJK (Perusahaan Finansial)

Untuk perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan menyerupai contohnya Finance atau Asuransi, seorang accounting & tax manager mempunyai kiprah untuk melaksanakan pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan sebagai bentuk koordinasi yang baik.

C. Tanggung Jawab Accounting & Tax Manager

Dari kiprah tugas seorang manajer akunting dan pajak di atas, bisa ditarik kesimpulan kalau seseorang dengan posisi menyerupai ini mempunyai tanggung jawab sebagai berikut ;

1. Memastikan ketersediaan laporan keuangan dan pajak bulanan serta tahunan.
2. Memastikan ketersediaan daily budget
3. Memastikan validitas transaksi keuangan dan pajak perusahaan.
4. Memastikan diaplikasikannya peraturan perpajakan dan keuangan pada perusahaan
5. Memastikan terpantaunya sistem akuntansi dan perpajakan dari perusahaan.
6. Memastikan pengelolaan data data keuangan terealisasi dengan baik.
7. Memastikan mekanisme pelaporan OJK terealisasi dengan baik.

D. Kualifikasi Accounting & Tax Manager

Supaya bisa melaksanakan kiprah tugasnya dengan baik, seorang accounting & tax manager dibutuhkan mempunyai kualifikasi sebagai berikut ;

1. Pendidikan minimal S1 Akuntansi dari universitas dengan reputasi yang baik
2. Memiliki pengalaman di bidang akuntansi dan pajak minimal 5 tahun.
3. Memiliki kemampuan dalam mengoperasikan banyak sekali software akuntansi perusahaan.
4. Menguasai mekanisme laporan keuangan dan pajak.
5. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
6. Memiliki sertifikat Brevet A & B
7. Mampu bekerja di bawah tekanan.
8. Bisa mengambil keputusan dengan baik.
9. Memiliki jiwa kepemimpinan.

Itulah sedikit info yang bisa kami paparkan mengenai apa saja yang berkaitan dengan jobdesk, kiprah dan tanggung jawab dari seorang Accounting & Tax Manager. Jika artikel ini bermanfaat silakan di share. Jika terdapat kesalahan atau kekurangan silahkan ditambahkan di kolom komentar.

Salam

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.