Latest Post

Account Assistant Account Officer Account Payable Account Receivable Accounting Accounting Case Study Accounting Certification Accounting Contest Accounting For Manager Accounting Manager Accounting Software Acquisition Admin Administrasi administrative assistant Administrator Advance accounting Aktiva Tetap Akuisisi Akun Akuntan Privat Akuntan Publik AKUNTAN. Akuntansi Akuntansi Biaya Akuntansi Dasar Akuntansi Management Akuntansi Manajemen Dan Biaya Akuntansi Pajak Akuntansi Perusahaan Dagang Akuntansi Perusahaan Jasa Akuntansi Syariah Akuntansi Translasi Akunting Analisis Transaksi Announcement Aplikasi Akuntansi archiving ARTICLES ARTIKEL Asumsi dasar Akuntansi Asuransi Aturan Pencatatan Akuntansi Audit Audit Kinerja Auditing Balance sheet Bank Basic Accounting Bea Cukai Bea Masuk Bidang Akuntansi Bukti Transaksi Buku Besar Calculator Capital Cara Pencatatan Akuntansi Career Cash Cash Flow Cat Certification Checker Checker Gudang COGS Collection Contest Corporate Social Responsibility (CSR) Cost Cost Analysis CPA CPA EXAM Credit Credit Policy Current Asset Custom Custom Clearence Dasar Akuntansi Data Debit Kredit Discount Diskon Distributor Dyeing Ekspor Engineering Etika Profesi & Tata Kelola Korporat Example Expense Export - Import FASB Finance FINANCIAL Financial Advisor Financial Control Finansial Foreign Exchange Rate Form FRAUD Free Download Freebies Fungsi Akuntansi GAAP GAJI Garansi Gift Goodwill Gudang Harga Pokok Penjualan Hotel HPP HRD IFRS Impor Import Import Duty Informasi Akuntansi International Accounting Investasi IT Jasa Jasa Konstruksi Job Vacant JUDUL SKRIPSI AKUNTANSI TERBARU Jurnal Khusus Jurnal Pembalik Jurnal Pembalik Dagang Jurnal Penutup Jurnal Penutup Dagang Jurnal Penyesuaian Jurnal Umum Kas Kas Bank Kas Kecil Kasus Akuntansi Kasus Legal Kasus Pajak Kepala Rekrutment Kertas Kerja Keuangan Knitting Komentar Komputer Konsolidasi Konstruksi Konsultan Laba-Rugi Laboratorium Lain-lain lainnya LANDING COST Laporan akuntansi Laporan Arus Kas Laporan Keuangan Laporan Keuangan Dagang Laporan Keuangan Jasa Laporan Laba Rugi Laporan Perubahan Modal laporan Rugi Laba Layanan Konsumen Lean Accounting Lean Concept Lean Manufacturing Legal Logistik Lowongan Kerja Accounting MA Accounting Macam Transaksi Dagang Management Management Accounting Manager Manajemen Manajemen Keuangan Manajemen Keuangan Manajemen Stratejik Manajer Manajer Administrasi Manfaat Akuntansi Manufaktur Marketing Matching Color Mekanisme Debit Mekanisme Kredit Mencatat Transaksi Merger metode fifo dan lifo Mid Level Miscellaneous Modal Neraca Neraca Lajur Neraca Saldo Neraca Saldo Setelah Penutupan Nerasa Saldo Office Operator Operator Produksi Paint PAJAK pajak pusat.pajak daerah(provinsi dan kabupaten) payroll Pelaporan Korporate Pemasaran Pembelian Pemberitahuan Pemindahbukuan Jurnal Pencatatan Perusahaan Dagang Pendapatan Pengakuan Pendapatan Pengarsipan Pengendalian Pengendalian Keuangan Pengertian Akuntansi PENGERTIAN LAPORAN KEUANGAN pengertian pajak PENGERTIAN PSAK PENGGELAPAN Pengguna Akuntansi Pengkodean Akun Penjualan Perbankan Perlakuan akuntansi Perpajakan Persamaan Dasar Akun Petty Cash Piutang Posting Buku Besar PPH PASAL 21 PPh Pasal 22 PPh Pasal 26 PPn PPn Import Prefesi Akuntansi Prinsip Akuntansi PRINSIP DASAR AKUNTANSI Produksi Profesi Akuntansi Professi Akuntan Profit-Lost Proses Akuntansi Proyek PSAK PSAK TERBARU PURCHASE Purchasing QA QC Quality Assurance Quality Control Quiz Rabat Rajut rangkuman Rebate Recruitment Recruitment Head Rekrutment Retail Retur Return Revenue Review Saldo Normal Sales Sales Representative Sejarah Akuntansi SERIE ARTIKEL Sertifikasi Shareholder Shipping Agent Shipping Charge siklus akuntansi Silus Akuntansi Dagang Sistem sistem akuntansi Sistem Informasi Sistem Informasi & Pengendalian Internal Soal dan Jawaban CPA SPI Spreadsheet Accounting Spreadsheet Gratis Staff Struktur Dasar Akuntansi Supervisor system pengendalian system pengendalian gaji Tax Taxation Teknik Tekstil Template Teori-teori Akuntansi Tinta Tip n Tricks TIPS AND TRICKS Tools Top Level Transaksi Keuangan Tutup Buku Ujian CPA UPAH update situs USAP Utilities Video Tutor Warehouse Warna warranty What Is New


3 Contoh SOP Perusahaan: Internal Audit, Penanganan Produk Kadaluarsa, Komplain dan Cara Membuatnya



Contoh SOP Perusahaan tentang Internal Audit

SOP Perusahaan – Sebagaimana kita ketahui bahwa keberadaan Standar Operasional Prosedur/Standard Operating Procedure (SOP) sangat vital bagi sebuah perusahaan, instansi, atau organisasi. Dan kali ini kami menyajikan 3 (tiga) contoh SOP perusahaan dan cara membuat ketiga SOP tersebut.
Pertama, contoh SOP perusahaan tentang internal audit, yaitu sebuah standar operasional prosedur untuk melakukan audit dan inspeksi serta evaluasi terhadap sistem operasi perusahaan dalam semua aspeknya.
Ketiga, contoh SOP perusahaan tentang komplain, keluhan dan laporan dari pelanggan. Ada pepatah mengatakan bahwa “tak ada yang sempurna di dunia ini”.Kedua, Contoh SOP perusahaan tentang penanganan produk kadaluarsa, sebuah prosedur yang disusun untuk menangani produk kadaluarsa dan mendekati kadaluarsa.
Demikian juga dengan produk dan jasa perusahaan, walaupun sudah direncanakan, dibuat, dan didistribusikan dengan matang, namun terkadang masih ada kekurangannya sehinggi timbul komplain, keluhan dan laporan dari pelanggan. Sehingga perlu dibuat standar operasional prosedur untuk menanganinya.
Bagaimana cara penyusunan SOP perusahaan dan contoh ketiga SOP tersebut? Ikuti terus pembahasannya berikut ini… 

01. SOP Perusahaan Internal Audit

Untuk mempermudah dan sistematis pembahasan tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Internal Audit ini, dibagi menjadi 2 (dua) yaitu: 1) cara membuat atau penyusunan SOP, dan 2) contoh SOP.
Contoh SOP Internal Audit

Cara Membuat SOP Perusahaan Internal Audit

Untuk membuat SOP, pertama kali yang harus disiapkan adalah menentukan format SOP perusahaan.
Kita akan menggunakan format SOP perusahaan yang sederhana tapi cukup powerful, yaitu kombinasi antara bentuk deskripsi dengan flowchart atau form/tabel sebagai tools dan untuk menjelaskan prosedur kerja.
Kita akan membagi format SOP perusahaan yang sudah ditentukan menjadi 4 bagian, yaitu: 1) header, 2) isi utama, 3) disposisi, dan 4) penjelasan prosedur (lampiran).

Header

Seperti pada contoh-contoh SOP perusahaan sebelumnya, misalnya contoh SOP Kepuasan Pelanggan, bagian header adalah identitas SOP perusahaan.
Hal-hal yang biasanya dicantumkan di bagian header antara lain nama dan logo perusahaan/entitas/organisasi/institusi, judul/nama SOP, nomor dokumen, tanggal berlaku, keterangan perbaikan, dan jumlah halaman. 

Bagian utama: Isi

Bagian ini merupakan isi utama dari SOP perusahaan, terdiri dari:
Tujuan Penyusunan SOP Perusahaan
Internal audit bertujuan untuk meng-evaluasi seluruh sistem operasi perusahaan dalam semua aspek yang dapat mempengaruhi mutu produk dan sistem distribusi.
Internal audit bukan hanya untuk mencari kesalahan atau kelemahan yang ada ,tapi lebih utama untuk mencari cara pencegahan dan mengatasi masalah secara efektif.
Prosedur ini bertujuan agar sistem internal audit dapat:
  • Mengevaluasi fasilitas distribusi dan operasinya apakah sesuai dengan pedoman dan menemukan kekurangan yang harus diperbaiki.
  • Melaksanakan internal audit teratur dan sistematis untuk mengevaluasi apakah semua aspek dalam operasi distribusi dan pengawasan mutu memenuhi pedoman yang sudah ditetapkan perusahaan.
Cakupan
Internal audit hendaklah mencakup aspek berikut ini:
  • Manajemen mutu
  • Personalia
  • Bangunan dan Peralatan
  • Dokumentasi
  • Keluhan dan Penarikan Kembali Produk (Recall)
Tanggung Jawab
Tim internal audit dipimpin oleh kepala tim dan bertanggung jawab melaksanakan internal audit perusahaan.
Prosedur
  • Siapkan jadwal dan area yang akan di-audit
  • Tentukan tim yang akan melaksanakan internal audit
  • Siapkan daftar periksa
  • Catat semua temuan pada daftar periksa internal audit
  • Kelompokkan temuan ke dalam tingkat kekritisan
  • Buat laporan temuan dan rekomendasi rencana perbaikan dan tindak lanjut
  • Siapkan daftar dan rencana perbaikan laporan internal audit dalam corrective and preventive action (CAPA).
  • Tentukan time line (waktu yang dibutuhkan dalam pemenuhan CAPA) dan PIC temuan yang menjadi masalah.
  • Bagikan laporan kepada kepala bagian yang bersangkutan.
  • Laporkan semuanya kepada kepala tim untuk dilakukan perbaikan.
  • Cantumkan bukti perbaikan, jika telah dilakukan perbaikan pada laporan internal audit dalam CAPA.
Lampiran:
Format Daftar Periksa Internal Audit (lihat di contoh SOP)
Format Laporan Internal Audit (lihat di contoh SOP) 

Contoh SOP Perusahaan Internal Audit

Halaman #1:
contoh sop internal audit - header.1
contoh sop internal audit - Bagian Utama.1
contoh sop internal audit - disposisi
 Halaman #2:
contoh sop internal audit - header.2
contoh sop internal audit - Bagian Utama.2
 Halaman #3:
contoh sop internal audit - header.3
contoh sop internal audit - lampiran.1
 Halaman #4:
contoh sop internal audit - header.4
contoh sop internal audit - Lampiran.2
 Halaman #5:
contoh sop internal audit - header.5
contoh sop internal audit - Lampiran.3

02. SOP Perusahaan Penanganan Produk Kadaluarsa

Produk yang sudah kadaluarsa perlu ditangani secara baik, maka perlu dibuat standar oprasional prosedur sebagai pedoman pelaksanaan penanganan produk kadaluarsa.
Contoh SOP Perusahaan tentang penanganan produk kadaluarsa

Format SOP Perusahaan Penanganan Produk Kadaluarsa

SOP Penanganan Produk Kadaluarsa susunannya terdiri dari:

Tujuan

Untuk menjelaskan bagaimana menangani obat yang kadaluarsa atau mendekati kadaluarsa.

Bahan/Alat

Data dan kartu stock

Kualifikasi Personil

Karyawan yang ditunjuk

Prosedur

Produk mendekati kadaluarsa:
  • Lakukan stock opname minimal satu kali sebulan
  • Pisahkan produk-produk yang mendekati kadaluarsa. Simpan di bagian depan rak penyimpanan.
  • Catat produk-produk yang mendekati kadaluarsa. Distribusikan ke bagian operasional untuk ditindaklanjuti.
  • Keluarkan produk-produk yang mendekati kadaluarsa terlebih dahulu jika ada penjualan.
Produk kadaluarsa:
  • Pisahkan produk-produk yang kadaluarsa dari stok penjualan dan simpan di ruang karantina, dokumentasikan dan beri tanda “barang Exp. Date”.
  • Catat produk-produk yang kadaluarsa.
  • Buat berita acaranya dan usulkan untuk pemindahan/penghapusan barang rusak.
  • Buat berita acara pengembalian ke produsen, jika produk bisa dikembalikan (bila jenis perusahaan distribusi).

Contoh SOP Perusahaan Penanganan Produk Kadaluarsa

Contoh SOP perusahaan untuk menangani produk kadaluarsa - header
Contoh SOP Perusahaan Penanganan Produk Kadaluarsa- Bagian Utama
SOP Penanganan Produk Kadaluarsa - pengesahan

03. SOP Perusahaan Penanganan Komplain

Komplain pelanggan harus cepat ditanggapi dengan tepat. Penangan komplain pelanggan adalah salah satu jenis pelayanan yang diberikan kepada pelanggan.
Bila pelanggan merasa puas dengan pelayanan perusahaan pada akhirnya akan berpengaruh baik terhadap penjualan dan perusahaan secara keseluruhan.
contoh sop perusahaan tentang penanganan komplain

Format SOP Perusahaan Penanganan Komplain

Elemen-elemen utama dari standar operasional prosedur (SOP) Penangan Klaim adalah sebagai berikut:

Tujuan

Untuk menjelaskan bagaimana laporan keluhan ditangani dengan cepat.

Bahan / Alat

Laporan hasil pemeriksaan

Kualifikasi Personil

Karyawan yang ditunjuk

Prosedur

Sumber komplain dan keluhan:
  1. Komplain danKeluhan dapat berasal dari pelanggan atau pihak lain dari luar atau dari dalam perusahaan
  2. Catat sumber keluhan: nama, alamat, dan keluhan yang disampaikan.

Laporan:

  1. Semua keluhan dan laporan disampaikan secara lisan atau tertulis melalui karyawan atau langsung kebagian yang terkait yaitu gudang, pengiriman, dan pemasaran.
  2. Kejadian yang serius harus segera dilaporkan dalam waktu 24 jam dan tidak boleh ditunda sampai keesokan harinya dengan menggunakan sarana informasi yang paling efektif antara lain: telepon, fax, email
  3. Laporan disampaikan dengan atau tanpa contoh produk.

Penanganan keluhan dan laporan

  1. Klasifikasi keluhan dan laporan berdasarkan jenisnya, misalnya terkait mutu, pelayanan pengiriman atau penjualan.
  2. Keluhan dan laporan dari pelanggan harus ditangani oleh bagian terkait (pemasaran, penjualan, dan gudang).
  3. Bagaian terkait segera mengirim laporan beserta contoh produk/ bila ada ke bagian manajemen / logistik.

Tindak lanjut:

  1. Hasil penelitian dari bagian manajemen mutu agar di bahas bersama dengan divisi pemasaran, bagian penjualan, bagian gudang dan logistik.
  2. Menjawab semua keluhan dan mengambil tindakan pencegahan atau pengamanan lain seperti perbaikan proses distribusi dan bila perlu penarikan kembali produk.

Dokumentasi:

  1. Semua keluhan harus didokumentasikan dan disimpan dengan baik.

Contoh SOP Perusahaan Penanganan Komplain

Perhatikan contoh SOP perusahaan tentang penanganan komplain berikut ini:
Halaman #1:
Contoh sop penanganan komplain-header.1
contoh sop penanganan komplain-isi.1
contoh sop perusahaan penanganan komplain - bagian pengesahan
 Halaman #2:
contoh sop perusahaan penanganan komplain-header.2
sop perusahaan penanganan komplain - isi.2
Inilah 3 contoh SOP Perusahaan untuk Internal Audit, Penanganan Produk Kadaluarsa, dan Penanganan Komplain Beserta Cara Membuatnya.
Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Cara Mudah Menyusun SOP Survey Kepuasan Pelanggan Beserta Contoh Kuesioner Kepuasan Pelanggan




kuesioner survey kepuasan pelanggan

Pernah punya pengalaman tidak memuaskan dengan barang yang anda beli? Atau jasa yang anda gunakan?
Lalu apa yang anda lakukan?
Mengembalikan barang yang sudah dibeli?
Atau minta penggantian atas jasa yang sudah digunakan?
Bagaimana kalau tidak bisa dikembalikan? Atau penyedia jasa tidak mau mengganti atau memberikan diskon tambahan?
“Menyimpan barang tersebut”
“Menggerutu kesal”
Itu beberapa ekspresi kekecewaan terhadap pelayanan yang tidak memuaskan. Apa akibatnya bila kejadian seperti itu sering dan berulangkali terjadi?
“Pembeli semakin berkurang, selanjutnya pendapatan tergerus, dan bila tidak ada tindakan perbaikan, kebangkrutan pun akan segera terjadi”
Oleh karena itu untuk mencegah kejadian itu, pengelola bisnis berlomba-lomba memberikan berbagai program kreatif unutk memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pelanggan.
Pelayanan Kepuasan Pelanggan
Banyak manfaat yang diperoleh dari pelanggan setia, yaitu meningkatkan omset  dan secara tidak langsung mereka akan menjadi tenaga marketing gratis bagi perusahaan penyedia produk dan jasa.
Misalnya ada supermarket yang menghadirkan pelayanan yang ramah dan bisa memberikan solusi pada calon pembeli, artinya mereka harus tahu bagaimana melayani pelanggan dan menguasai product knowledge.
Ada lagi, yang mengharuskan pegawainya untuk menyapa  setiap pelanggan yang datang, seperti di beberapa stasiun pompa bahan bakar, outlet jaringan retail, dan lain sebagainya.
Walaupun seringkali pelayanan mereka ‘hanya’ basa-basi tanpa ketulusan ðŸ™‚
Atau anda mungkin sudah familiar dan memanfaatkan program-program menarik seperti berikut ini:
“Gunakan aplikasi XXX, diskon 30%”
“Beli tiket sekarang, terbang tahun depan”
“Pesanan sampai, baru bayar”
“Jika kiriman tidak sesuai, kembalikan barangnya dan 100% uang dikembalikan”
“Gratis ongkir”
“Gratis konsultasi seumur hidup bagi pembeli SOP Akuntansi Keuangan & Accounting Tools” ðŸ™‚
“Ada yang rusak, diganti 10”
“Beli 2 bayar 1”
“10 sachet, gratis 1”
“Trial 30 hari”
“Gratis tinggal 24 jam sebelum anda beli rumahnya”
Dan seterusnya…
cara-memberikan-layanan-ke-pelanggan
Tujuan dari program-program itu adalah terpenuhinya kesan yang tak terlupakan pada pelanggan, atau sering disebut kepuasan pelanggan.
Akibat selanjutnya adalah pelanggan akan kembali menggunakan produk atau jasa tersebut.
Lalu bagaimana dampak dari kepuasan pelanggan terhadap laju perputaran uang pada sebuah bisnis?
Jika kepuasan pelanggan terpenuhi, mereka akan loyal dan menjadi pelanggan setia.
Dampak berikutnya adalah omset penjualan yang tinggi. Tahu sendiri kan bagaimana bila penjualan meningkat?
Oleh karena itu, kita perlu mempelajari, memonitor dan menilai/survey kepuasan pelanggan secara terus menerus.
Cara memberi pelayanan yang memuaskan pealnggan
Faktor apa saja yang mempengaruhinya? Bagaimana tipe dan karakteristik mereka?
Itulah kenapa kita perlu lebih dalam mengenali dan mengidentifikasi pelanggan dan calon pealnggan, termasuk tipe serta karakteristik mereka.
Dengan mengetahui tipe dan karakteristik pelanggan, kita akan mengetahui apa saja yang menyebabkan kepuasan pelanggan.
Dan salah satu teknik atau metode untuk menilai, mengukur dan mengidentifikasi kepuasan pelanggan adalah dengan survey.
Dan, agar hasil survey tersebut optimal, maka perlu disusun standar operasional prosedur sebagai panduan dalam melakukan survey monitoring kepuasan pelanggan.

01. Format SOP Survey Kepuasan Pelanggan

Mostly format narasi yang dikombinasikan dengan flowchart adalah salah satu favorit saya. Format ini sederhana, sistematis, mudah dipahami, dan powerful.

Header SOP Survey Kepuasan Pelanggan

Bagian header terdiri dari:
  • Identitas perusahaan/organisasi
  • Nama SOP
  • Nomor Dokumen
  • Waktu berlakunya SOP
  • Revisi; apakah ada revisi atau tidak? Berapa kali revisi?
  • Jumlah halaman dokumen
Perhatikan contoh format header SOP Penilaian/Survey Kepuasan Pelanggan:
SOP Kepuasan Pelanggan - Header

Isi SOP Penilaian/Survey Kepuasan Pelanggan

Tujuan:
Standar Operasional Prosedur ini menjelaskan mengenai metode survey kepuasan pelanggan yang dilaksanakan oleh Bagian Sales dan Marketing di PT Berkah Sukses Mulia.
Ruang Lingkup:
Prosedur ini mencakup penetapan jadwal, penanganan dan analisis kepuasan pelanggan di PT Berkah Sukses Mulia.
Definisi:
Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang diisi oleh pelanggan untuk  mengetahui tingkat kepuasan mereka.
Referensi:
ISO, Quality Management System PT Berkah Sukses Mulia
Perhatikan contoh berikut ini:
Contoh SOP Kepuasan Pelanggan

Disposisi SOP Penilaian/Survey Kepuasan Pelanggan

Bagian disposisi terdiri dari:
  • Siapa yang menyiapkan SOP.
  • Siapa yang memeriksa SOP.
  • Siapa yang mengesahkan SOP.
Data lengkap dengan nama, jabatan dan tanda tangan. Perhatikan contoh format lengkapnya sebagai berikut:
SOP Kepuasan Pelanggan - Disposisi

Flowchart dan Penjelasan Prosedur SOP Penilaian/Survey Kepuasan Pelanggan

Perhatikan flowchart dan penjelasan bagian I berikut ini:
Contoh SOP Kepuasan Pelanggan Lengkap
Penjelasan dari diagram alir di atas adalah sebagai berikut:
Tahap 1:
Penanggung Jawab: Direktur & Manager Marketing
Deskripsi: Membuat daftar pelanggan yang akan di-survey
Dokumen terkait: List Customer
Tahap 2:
Penanggung Jawab: Direktur & Manager Marketing
Deskripsi: Pembuatan Schedule Customer Satisfaction mulai dari pendistribusian kuesioner, penerimaan jawaban kuesioner dari pelanggan sampai adanya disposisi oleh direktur.
Dokumen terkait: Schedule Customer Satisfaction
Tahap 3&4:
Penanggung Jawab: Direktur
Deskripsi: Direktur menyetujui Schedule Customer Satisfaction dan jika diperlukan revisi maka harus direvisi kembati. Pelaksanaan survey kepuasan customer dilakukan sekurang-kurangnya 1 ( satu ) tahun sekali.
Dokumen terkait: Schedule Customer Satisfaction
Tahap 5:
Penanggung Jawab: Manager marketing
Deskripsi: Membuat kuesioner kepuasan pelanggan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan oleh direktur.
Dokumen terkait: Angket Survey Kepuasan Pelanggan
Tahap 6&7:
Penanggung Jawab: Direktur
Deskripsi: Menyetujui isi kuesioner kepuasan pelanggan dan memberikan arahan jika diperlukan untuk dilakukan revisi.
Dokumen terkait: Angket Survey Kepuasan Pelanggan.
Tahap 8:
Penanggung Jawab: Staff Marketing
Deskripsi: Mendistribusikan kuesioner kepuasan pelanggan sesuai dengan jadwal survey kepuasan pelanggan melalui Fax, pos, atau Email.
Dokumen terkait: Angket Survey Kepuasan Pelanggan.
Tahap 9:
Penanggung Jawab: Staff Marketing
Deskripsi: Melakukan konfirmasi ke pelanggan apakah kuesioner kepuasan pelanggan telah diterima sebagaimana mestinya.
Dokumen terkait: Angket Survey Kepuasan Pelanggan.

Dan Perhatikan juga flowchart dan penjelasan bagian II berikut ini:
Contoh SOP Kepuasan Pelanggan
Keterangan dari flowchart di atas adalah sebagai berikut:
Tahap 10:
Penanggung Jawab: Staff Marketing
Deskripsi: Menerima Angket Survey Kepuasan Pelanggan yang telah diisi oleh pelanggan sesuai dengan jadwal pelaksanaan survey.
Dokumen terkait: Angket Survey & rekap angket kepuasan pelangan.
Tahap 11&12:
Penanggung Jawab: Manager Marketing
Deskripsi: Menganlisa dan melaporkan hasil survey kepuasan pelanggan kepada direktur.
Dokumen terkait: Analisa Data Monitoring Kepuasan Pelanggan.
Tahap 13&14:
Penanggung Jawab: Direktur
Deskripsi: Memeriksa apakah laporanhasil survey kepuasan pelanggan memerlukan tindak lanjut. Jika tidak, langsung diserahakan ke staf marketing untuk disimpan.
Tahap 15:
Penanggung Jawab: Direktur dan semua bagian
Deskripsi: Jika memerlukan tindak lanjut direktur memberikan disposisi  ke bagian terkait dalam manajemen review untuk menjadi input penyusunan rencana tindakan perbaikan.
Tahap 16:
Penanggung Jawab: Manager marketing
Deskripsi: Manajer marketing memberikan informasi ke pelanggan tentang tindakan perbaikan sesuai hasil management Review.
Cara Menyusun SOP Kepuasan Pelanggan

Dokumen Terkait yang Digunakan dalam SOP Survey Kepuasan Pelanggan

Ada 6 dokumen yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan SOP ini, yaitu:

1. Daftar Pelanggan (List Customer)

Perhatikan contoh form list customer berikut ini:
SOP Kepuasan Pelanggan - Form Daftar Pelanggan

2. Schedule Customer Satisfaction

Ini adalah contoh form Schedule Customer Satisfaction yang bisa digunakan:
SOP Kepuasan Pelanggan - List Customer Form

3. Kuesioner Kepuasan Pelanggan

Perhatikan contoh kuesioner kepuasan pelanggan berikut ini:
Form Kuesioner Pelanggan.1
Form Kuesioner Pelanggan.2
Form Kuesioner Pelanggan.3
Form Kuesioner Pelanggan.4
Form Kuesioner Pelanggan.5
Contoh kuesioner ini bisa anda gunakan, tentunya dengan memodifikasi sesuai dengan kondisi dan jenis bisnis Anda.

4. Analisa Data Monitoring Kepuasan Pelanggan

Contoh form analisa data monitoring kepuasan pelanggan:
- Analisa Data Monitoring Kepuasan Pelanggan

5. List Control Survey Kepuasan Pelanggan

Contoh daftar control survey kepuasan pelanggan:
Kepuasan Pelanggan - list control

6. Rekap Kuesioner Kepuasan Pelanggan

Contoh form rekap kuesioner kepuasan pelanggan:
Rekap Angket Kepuasan Pelanggan


02. Kesimpulan

Dan bila anda sedang mencari referensi standar operasional prosedur (SOP) untuk menilai dan monitoring kepuasan pelanggan, termasuk bagi pemangku public service yang melayani masyarakat seperti puskesmas dan kantor pelayanan perijinan, contoh SOP ini barangkali bisa bermanfaat.
Bila anda ingin tahu cara membuat dan contoh standar operasional prosedur (SOP), anda bisa membaca di sini lengkap mulai dari pengertian SOP dan seluk beluknya, sampai SOP pengelolaan distribusi produk dan keuangan.
Terima kasih

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.